Motor listrik murah di IIMS menjadi sorotan karena menawarkan harga mulai Rp20 jutaan dengan spesifikasi yang makin relevan untuk mobilitas harian. Tiga model yang paling banyak menarik perhatian adalah Alpha Entry Next Gen, Indomobil Sprinto, dan Honda Icon A.
Di kelas harga terjangkau, ketiganya hadir dengan pendekatan berbeda. Ada yang mengunggulkan jarak tempuh, ada yang fokus pada akselerasi dan kenyamanan, serta ada pula yang mengandalkan nama besar merek dan efisiensi penggunaan di kawasan urban.
Pilihan motor listrik murah yang ramai dibahas
Ajang Indonesia International Motor Show di JIExpo Kemayoran menghadirkan banyak model listrik untuk pasar perkotaan. Segmen ini penting karena konsumen kini tidak hanya melihat harga beli, tetapi juga biaya kepemilikan, waktu pengisian, dan kepraktisan harian.
Berdasarkan data dari artikel referensi, Alpha Entry Next Gen tampil sebagai salah satu opsi entry-level yang paling menonjol. Model ini membawa tenaga maksimal 4,5 kW atau setara 6,1 PS, dengan kecepatan puncak hingga 80 km/jam.
Jarak tempuh Alpha Entry Next Gen diklaim mencapai 140 km dalam sekali pengisian. Angka itu membuatnya menarik bagi pengguna yang mencari motor listrik murah dengan cakupan perjalanan lebih panjang untuk aktivitas kota hingga pinggiran.
Untuk pengisian daya, Alpha menyediakan dua mode. Pengisian normal memerlukan sekitar 4 sampai 7 jam dari 0 sampai 100 persen, sedangkan mode cepat bisa mengisi dari 10 ke 50 persen dalam waktu kurang dari 25 menit.
Sistem baterainya juga fleksibel. Konsumen dapat memilih skema sewa baterai sekitar Rp15.500 atau membeli baterai langsung di kisaran Rp30 jutaan, dengan kapasitas bagasi sekitar 7 liter untuk barang kecil.
Sprinto unggul di rasa berkendara
Indomobil Sprinto menawarkan karakter yang berbeda. Motor ini dibekali tenaga 3,5 kW dan mampu berakselerasi dari 0–50 km/jam dalam 6,4 detik, sebuah catatan yang cukup kompetitif di kelas harga terjangkau.
Jarak tempuh Sprinto mencapai 110 km dalam sekali pengisian baterai. Waktu isi ulang standar dari kosong hingga penuh berada di kisaran 6 jam, sementara bagasinya disebut lebih besar dari Alpha, yakni sekitar 10 liter.
Harga Sprinto di wilayah Jabodetabek berada di kisaran Rp27 jutaan. Nilai jual utamanya ada pada baterai yang sudah menjadi milik pembeli, sehingga konsumen tidak perlu masuk ke skema sewa.
Hasil uji lintasan dalam artikel referensi juga menyoroti kestabilan Sprinto. Suspensinya disebut empuk saat melewati jalur berliku, dan respons gas terasa ringan untuk penggunaan harian.
Perbandingan singkat spesifikasi utama
- Alpha Entry Next Gen
- Tenaga: 4,5 kW
- Kecepatan maksimum: 80 km/jam
- Jarak tempuh: hingga 140 km
- Isi daya normal: 4–7 jam
- Fast charging: 10–50 persen kurang dari 25 menit
- Indomobil Sprinto
- Tenaga: 3,5 kW
- Akselerasi: 0–50 km/jam dalam 6,4 detik
- Jarak tempuh: hingga 110 km
- Isi daya: sekitar 6 jam
- Harga: sekitar Rp27 jutaan
- Honda Icon A
- Masuk dalam daftar motor listrik murah yang mencuri perhatian di IIMS
- Relevan untuk konsumen yang mencari opsi dari merek mapan
- Posisi pasarnya mengarah ke kebutuhan komuter perkotaan
Kehadiran Honda Icon A ikut memperluas pilihan di kelas motor listrik murah. Meski data rinci pada referensi tidak dijabarkan selengkap dua model lain, kemunculannya menunjukkan bahwa persaingan di segmen Rp20 jutaan semakin padat dan memberi konsumen lebih banyak alternatif sesuai kebutuhan jarak tempuh, fitur, dan skema kepemilikan baterai.
