Mantan Desainer BMW Rancang GAC Aion N60, SUV Listrik Baru Siap Meluncur Dengan LiDAR

GAC Aion kembali menarik perhatian pasar SUV listrik dengan menghadirkan N60, model kompak yang segera masuk tahap pre-sale di Tiongkok. Kehadiran mobil ini disebut sebagai langkah agresif pabrikan dalam memperluas lini kendaraan listrik, sekaligus memperkuat posisinya di segmen SUV EV yang makin kompetitif.

Model ini disiapkan untuk membuka pemesanan awal pada 16 April setelah lebih dulu menerima blind order. Perkiraan harganya berada di bawah 150.000 yuan atau sekitar 350 juta, dengan bekal fitur yang biasanya ditemukan pada mobil listrik kelas lebih tinggi.

Desain Eksterior yang Lebih Matang

Secara visual, N60 membawa bahasa desain modern yang masih punya kedekatan dengan Aion Y Plus, tetapi tampil dengan karakter yang lebih rapi dan tegas. Bagian depan memakai lampu utama berbentuk kotak, garis lampu horizontal menyambung, DRL LED ganda, serta logo iluminasi yang memperkuat kesan futuristis.

Penyempurnaan desain ini juga terlihat pada proporsi bodi yang lebih seimbang. Jika dibandingkan dengan Aion Y Plus, N60 tampak lebih matang dan lebih siap menyasar konsumen keluarga muda maupun pengguna urban yang mencari SUV listrik kompak.

Karya desain eksterior ini disebut berasal dari Benoit Jacob, mantan desainer BMW yang pernah terlibat dalam proyek BMW i3 dan i8. Nama tersebut memberi bobot tambahan pada N60 karena pengalaman Jacob di dunia mobil listrik premium sudah teruji.

Dimensi dan Karakter SUV Kompak

Secara ukuran, N60 masuk kategori SUV EV kompak dengan panjang 4.615 mm, lebar 1.860–1.883 mm, tinggi 1.673 mm, dan wheelbase 2.775 mm. Dimensi itu membuat mobil ini tetap praktis untuk penggunaan harian, namun masih cukup lapang untuk perjalanan keluarga.

Pilihan warna eksterior juga disiapkan cukup beragam, mulai dari star ring silver hingga sea glow grey. Ragam warna ini memberi ruang personalisasi lebih luas bagi konsumen yang ingin menonjolkan karakter berbeda pada kendaraan listrik mereka.

Kabin Berbalut Teknologi dan Kenyamanan

Masuk ke interior, N60 menawarkan suasana premium dengan tiga tema kabin yang dapat dipilih. Di bagian tengah dasbor, tersedia layar sentuh 15,6 inci beresolusi 2.5K yang menjadi pusat kendali utama berbagai fungsi kendaraan.

Sistem hiburan mengandalkan platform ADiGO 6.0, dengan dukungan integrasi kecerdasan buatan melalui ekosistem Huawei Nebula Space. Fitur ini juga mendukung perintah suara, kemudian kompatibel dengan perangkat Apple dan Android.

Untuk kenyamanan, N60 dilengkapi panoramic sunroof seluas 2,38 meter persegi dengan tirai elektrik. Kapasitas bagasi mencapai 447 liter dan dapat diperluas hingga 1.947 liter saat kursi dilipat, sehingga lebih fleksibel untuk kebutuhan harian maupun perjalanan jauh.

Fitur yang Menonjol di Kabin

  1. Kursi co-driver zero gravity.
  2. Pemanas, ventilasi, pijat, dan memori untuk jok depan.
  3. Total 35 ruang penyimpanan di kabin.
  4. Jok belakang dengan sandaran fleksibel 117 hingga 137 derajat.

Konfigurasi ini membuat N60 terlihat tidak hanya fokus pada teknologi digital, tetapi juga pada kenyamanan penumpang. Pendekatan semacam ini penting di segmen SUV listrik kompak yang kini makin ramai di pasar Tiongkok.

Sistem Keselamatan dan Bantuan Berkendara

Pada sektor asistensi, GAC Aion membekali N60 dengan radar gelombang milimeter 4D dan LiDAR sebagai standar di semua varian. Sistem itu terhubung dengan AI end-to-end yang dikembangkan dari teknologi otonom Level 4 milik WeRide.

Kombinasi perangkat tersebut memungkinkan mobil menjalankan beragam fitur bantuan berkendara cerdas, termasuk parkir otomatis. Fitur seperti ini biasanya menjadi nilai jual penting karena konsumen EV kini makin menaruh perhatian pada keselamatan aktif dan kemudahan berkendara.

Performa, Baterai, dan Jarak Tempuh

N60 memakai magazine battery berbasis LFP dengan tiga opsi kapasitas, yakni 47,829 kWh, 57,433 kWh, dan 69,753 kWh. Tenaga puncaknya diklaim mencapai 165 kW atau setara 221 PS, dengan efisiensi konsumsi energi tercatat 11,7 kWh per 100 km.

Baterai terbesar disebut mampu membawa mobil menempuh jarak hingga 610 km dalam sekali pengisian penuh. GAC Aion juga telah mendaftarkan varian dengan teknologi battery swapping, yang berpotensi memberi opsi penggantian baterai lebih cepat dan praktis.

Suspensi belakang independen five-link turut dipasang untuk menjaga kenyamanan dan stabilitas. Dengan paket teknis seperti itu, N60 diposisikan sebagai kandidat kuat penerus Aion Y Plus, meski kehadirannya di pasar Indonesia masih belum mendapat kepastian.

Source: carvaganza.com
Exit mobile version