
Xpeng kembali memanaskan pasar SUV premium dengan merilis lebih banyak gambar resmi untuk GX, model andalan terbarunya yang dipamerkan lewat Weibo. Langkah ini memperlihatkan warna eksterior abu-abu dan emas, sekaligus menegaskan bahwa peluncuran resminya tinggal menghitung waktu dalam beberapa bulan ke depan.
Model ini membawa kode internal G01 dan diposisikan sebagai SUV besar berkonfigurasi enam kursi. Dari sisi proporsi, GX tampil dengan karakter yang disebut mirip Range Rover pada profil samping, namun dibangun di atas arsitektur baru milik Xpeng, yaitu SEPA 3.0 atau Smart Electric Platform Architecture 3.0.
Fokus Xpeng pada teknologi dan kemewahan
Xpeng menyebut GX sebagai “technological masterpiece” yang diarahkan untuk era physical AI. Pernyataan itu menunjukkan ambisi perusahaan untuk menjadikan model ini bukan sekadar SUV premium, tetapi juga simbol kapabilitas teknologi terbaru mereka.
Di sisi fitur, GX bakal membawa sejumlah teknologi penting seperti steer-by-wire dan rear-wheel steering. Xpeng juga menggambarkan mobil ini sebagai “super intelligent entity” yang ditujukan untuk memimpin era berikutnya, sebuah narasi yang memperkuat citra merek di segmen kendaraan cerdas.
Ukuran besar dan ruang kabin lapang
Sebagai SUV full-size, GX memiliki panjang 5.265 mm dengan wheelbase 3.115 mm. Ukuran itu menempatkannya di kelas yang lebih besar dari G9, dan ruang kabinnya disebut mewarisi kenyamanan dari X9 MPV.
Dengan konfigurasi enam kursi, GX tampak dirancang untuk konsumen premium yang mencari kombinasi ruang, kenyamanan, dan teknologi. Pendekatan ini juga sesuai dengan tren pasar Tiongkok yang semakin ramai di segmen SUV keluarga mewah berjarak sumbu roda panjang.
Dua opsi tenaga untuk pasar yang berbeda
Berdasarkan dokumen katalog dari Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi Tiongkok atau MIIT yang dirilis pada Februari, GX akan hadir dalam dua versi utama. Xpeng mempertahankan strategi powertrain ganda dengan menyediakan opsi BEV dan EREV.
Rinciannya sebagai berikut:
- BEV: tersedia dalam penggerak roda belakang dan penggerak semua roda.
- EREV: memakai mesin 1,5 liter sebagai range extender dan dipadukan dengan motor ganda.
- Kecepatan puncak: tercatat 200 km/jam.
Kombinasi ini menunjukkan Xpeng ingin menjangkau dua kelompok konsumen sekaligus, yakni pembeli mobil listrik murni dan mereka yang masih menginginkan fleksibilitas jarak tempuh lebih panjang. Strategi tersebut juga penting di pasar premium, di mana kenyamanan penggunaan sering menjadi faktor penentu pembelian.
Target harga dan posisi di atas G9
GX akan ditempatkan di atas SUV G9 yang saat ini dijual dengan harga awal 248.800 yuan hingga 278.800 yuan di China. Untuk GX, sumber referensi menyebut kisaran harga premium di level 400.000 yuan sampai 500.000 yuan.
Posisi harga itu memperjelas bahwa Xpeng ingin masuk lebih dalam ke pasar SUV mewah. Jika G9 sudah menjadi model penting di lini SUV mereka, GX tampaknya disiapkan sebagai lompatan ke kelas yang lebih tinggi dengan desain, ukuran, dan teknologi yang lebih agresif.
Persaingan makin panas di segmen flagship
Peningkatan eksposur GX juga terjadi sehari sebelum Nio dijadwalkan menggelar acara peluncuran teknologi untuk SUV listrik flagship ES9. Model tersebut akan menggantikan ES8 yang saat ini dibanderol mulai 406.800 yuan, sehingga persaingan di segmen premium listrik Tiongkok makin menarik untuk dicermati.
Di tengah rivalitas itu, Xpeng ikut menunjukkan bahwa strategi flagship mereka tidak hanya soal produk baru, tetapi juga soal momentum pasar. Dengan publikasi gambar resmi, spesifikasi awal, dan posisi harga yang agresif, GX kini muncul sebagai salah satu SUV paling penting yang akan dipantau menjelang peluncuran resminya.
Source: cnevpost.com








