Geely Galaxy Pamer A7 EV Sedan, Langkah Putus Asa Kejar Penjualan BEV?

Geely Galaxy kembali memperluas lini kendaraan listrik murninya lewat teaser sedan A7 EV, model yang disiapkan untuk melengkapi keluarga A7 dan memperkuat posisi merek di segmen BEV. Mobil ini dijadwalkan meluncur pada akhir bulan ini, dengan target utama membantu Geely memperbaiki kinerja penjualan kendaraan listrik baterai yang belakangan melambat.

Peluncuran A7 EV juga memperlihatkan strategi Geely yang makin agresif di pasar sedan listrik keluarga. Di tengah persaingan yang ketat, model ini diposisikan bukan sekadar sebagai varian baru, tetapi sebagai produk penting untuk menjaga momentum Galaxy di tengah tekanan pasar yang berubah cepat.

Dimensi besar untuk kelas sedan keluarga

Berdasarkan data registrasi sebelumnya, Geely Galaxy A7 EV memiliki panjang 4.935 mm, lebar 1.905 mm, tinggi 1.500 mm, dan jarak sumbu roda 2.845 mm. Ukuran ini membuatnya lebih panjang dan lebih tinggi dibanding versi hybrid A7 yang lebih dulu hadir, meski wheelbase-nya tetap sama.

Menurut Geely Galaxy, desain A7 EV ditujukan untuk menetapkan tolok ukur baru bagi sedan keluarga listrik murni di kelas menengah. Pendekatan ini penting karena konsumen di segmen tersebut biasanya menimbang keseimbangan antara kabin lega, efisiensi energi, dan harga yang masih masuk akal.

Rangkaian teknis: jarak tempuh, baterai, dan pengisian cepat

Geely menyebut A7 EV mampu menempuh lebih dari 550 kilometer dalam siklus uji CLTC. Konsumsi energinya diklaim hanya 11,4 kWh per 100 kilometer, angka yang menunjukkan fokus kuat pada efisiensi operasional.

  1. Jarak tempuh listrik murni: lebih dari 550 km CLTC
  2. Konsumsi energi: 11,4 kWh per 100 km
  3. Waktu isi ulang cepat: sekitar 20 menit
  4. Platform: GEA atau Global Intelligent New Energy Architecture
  5. Baterai: Golden Battery

Mobil ini dibangun di atas arsitektur GEA milik Geely dan memakai Golden Battery. Geely Galaxy juga menyebut baterainya dapat diisi cepat dalam waktu sekitar 20 menit, yang menjadi salah satu nilai jual utama untuk konsumen perkotaan yang membutuhkan waktu pengisian singkat.

Kabinnya dibekali sistem terbaru Flyme Auto 2

Di sisi interior, A7 EV membawa sistem kendali pintar generasi baru Flyme Auto 2. Sistem ini dipasangkan dengan layar definisi tinggi berukuran 14,6 inci yang menjadi pusat kontrol utama di kabin.

Fitur ini penting karena pasar sedan listrik kini tidak hanya menilai spesifikasi jarak tempuh. Pengguna juga memperhatikan pengalaman digital, kemudahan konektivitas, serta antarmuka yang responsif saat berkendara harian.

Tekanan penjualan mendorong perluasan lini BEV

Langkah Geely Galaxy menghadirkan A7 EV datang pada momen yang cukup menantang. Data yang dirilis awal bulan ini menunjukkan penjualan BEV Geely Auto pada Maret berada di 70.557 unit, turun sekitar 18% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, penjualan PHEV justru mencapai 56.762 unit dan melonjak 70% dibanding tahun lalu. Di tingkat sub-merek, Geely Galaxy membukukan 82.744 unit pada Maret, turun 8,09% secara tahunan, yang berarti penurunan itu terjadi selama tiga bulan berturut-turut.

Posisi harga masih belum diumumkan

Geely belum mengumumkan harga resmi A7 EV. Meski begitu, pasar memperkirakan banderol awalnya akan mendekati A7 PHEV, dengan sasaran segmen sekitar 100.000 yuan.

Ekspektasi itu muncul karena A7 versi hybrid yang meluncur pada Agustus 2025 dijual mulai 89.800 yuan, atau sekitar $13.160, dan berhasil mengumpulkan lebih dari 10.000 pesanan pasti dalam satu hari setelah debut pasar. Jika A7 EV mengikuti pola yang sama, model ini berpotensi menjadi salah satu penopang utama untuk memperkuat daya saing Geely Galaxy di pasar sedan listrik keluarga yang semakin padat.

Source: cnevpost.com

Berita Terkait

Back to top button