PWI Kaur Gelar Kebersihan Dan Halal Bihalal, Laporkan Kas Keuangan Di Hadapan 46 Anggota

Persatuan Wartawan Indonesia atau PWI Kabupaten Kaur menggelar kegiatan kebersihan dan halal bihalal di sekretariat mereka yang berlokasi di Jalan Taman Bineka, Kota Bintuhan. Agenda ini juga menjadi momentum untuk melaporkan keuangan kas organisasi kepada para anggota yang hadir.

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat itu diikuti lebih dari 50 persen dari total 46 anggota aktif PWI Kaur. Kehadiran yang cukup besar menunjukkan adanya partisipasi anggota dalam menjaga kebersamaan sekaligus memastikan pengelolaan organisasi berjalan transparan.

Agenda digelar untuk jaga kekompakan anggota

Ketua PWI Kaur, Muhammad Isnaini, S ST, mengatakan kegiatan tersebut memang rutin dilakukan sebagai ruang silaturahmi antaranggota. Ia menegaskan bahwa PWI Kaur tidak hanya mengutamakan kebersihan lingkungan sekretariat, tetapi juga pendataan anggota yang masih aktif agar organisasi tetap tertata.

“Kegiatan biasa kita menggelar silaturahmi kebersihan sesama anggota juga melakukan pendataan anggota yang aktif,” kata Isnaini. Pernyataan itu memperlihatkan bahwa kegiatan internal PWI Kaur tidak sekadar seremonial, melainkan bagian dari pembinaan organisasi.

Laporan kas jadi bagian penting dari agenda

Selain halal bihalal dan kebersihan, PWI Kaur juga melaporkan kondisi keuangan kas organisasi kepada anggota. Langkah ini penting untuk menjaga keterbukaan dalam pengelolaan organisasi profesi agar setiap anggota mengetahui kondisi administrasi dan keuangan secara jelas.

Transparansi seperti ini menjadi bagian dari praktik organisasi yang sehat karena dapat memperkuat kepercayaan antaranggota. Dalam organisasi wartawan, keterbukaan juga selaras dengan nilai profesionalisme yang harus dijaga dalam setiap aktivitas kelembagaan.

PWI Kaur tekankan profesionalisme dan marwah organisasi

Isnaini menyebut kegiatan tersebut sebagai upaya menjaga kekompakan dan komunikasi antaranggota. Ia menambahkan bahwa sebagai organisasi profesi wartawan tertua, PWI memiliki tanggung jawab untuk menjaga marwah organisasi jurnalis yang telah lama menjadi bagian penting dalam dunia pers nasional.

“Kami akan terus berkomitmen untuk menjaga kekompakan dan profesionalisme anggota,” ujar Isnaini. Komitmen itu menjadi penting di tengah tuntutan publik terhadap wartawan yang bekerja secara akurat, berimbang, dan beretika.

Pembina dorong peningkatan kualitas dan kode etik

Pembina PWI Kaur, Nasution, juga menegaskan pentingnya pembinaan anggota agar kualitas wartawan terus meningkat. Menurut dia, organisasi harus menjadi ruang untuk memperkuat kapasitas anggota sekaligus menjaga kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik.

“Kami ingin meningkatkan kualitas anggota dan menjaga kode etik jurnalistik,” kata Nasution. Ia menambahkan, “Kami ingin menjadi organisasi yang kuat dan berintegritas.”

Pernyataan itu memperlihatkan fokus PWI Kaur bukan hanya pada aktivitas kebersamaan, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai dasar jurnalistik. Dalam praktiknya, organisasi seperti PWI menjadi wadah yang penting untuk menjaga standar kerja wartawan tetap berada pada jalur profesional.

Data utama kegiatan PWI Kaur

  1. Lokasi kegiatan: Sekretariat PWI Kaur, Jalan Taman Bineka, Kota Bintuhan.
  2. Bentuk kegiatan: Kebersihan, halal bihalal, pendataan anggota aktif, dan laporan kas keuangan.
  3. Jumlah anggota aktif: 46 orang.
  4. Tingkat kehadiran: Lebih dari 50 persen anggota aktif.

Kegiatan ini menunjukkan bahwa PWI Kaur masih menjaga tradisi pertemuan internal yang menekankan kebersamaan, keterbukaan, dan pembinaan anggota. Dengan agenda seperti ini, organisasi dapat terus memperkuat hubungan antarwartawan sekaligus memastikan tata kelola internal tetap berjalan rapi di tingkat daerah.

Exit mobile version