Polytron Fox 350 Tumbang di 160 Kg, Turun 20 Kg Langsung Tembus Tanjakan Cinomati!

Polytron Fox 350 kembali menjadi sorotan setelah diuji di tanjakan ekstrem Cinomati dengan dua skenario beban berbeda. Hasilnya menunjukkan batas kemampuan motor listrik ini cukup jelas saat menghadapi jalur panjang dan curam.

Pengujian itu penting karena dilakukan dalam kondisi yang mendekati pemakaian harian. Unit yang dipakai disebut sudah menempuh jarak sekitar 282 kilometer dengan sisa baterai 83 persen, tanpa modifikasi tambahan.

Uji beban berat di tanjakan Cinomati

Fokus utama pengujian ada pada kemampuan menanjak dengan total beban 160 kilogram dan 140 kilogram. Dua mode berkendara, yakni mode D dan mode S, ikut diperhatikan, namun mode S dipilih saat pengujian inti untuk memaksimalkan tenaga.

Pada skenario pertama, total beban sekitar 160 kilogram terdiri dari dua pengendara dan tambahan baterai seberat 18 kilogram. Di bagian awal tanjakan, Polytron Fox 350 masih mampu melaju dengan respons yang dinilai cukup baik.

Motor bahkan dilaporkan masih bisa melewati tikungan tajam pertama tanpa perlu bukaan gas berlebihan. Namun situasi berubah saat masuk ke tanjakan utama yang lebih panjang dan lebih curam.

Tenaga mulai menurun secara bertahap hingga motor tidak sanggup melanjutkan pendakian. Panel instrumen kemudian menampilkan indikator overheat dengan simbol “M”, sehingga pengujian dihentikan untuk mencegah risiko pada komponen, terutama dinamo.

Beban 140 kilogram masih tembus puncak

Setelah didinginkan, unit diuji ulang di jalur yang sama dengan beban dikurangi menjadi sekitar 140 kilogram. Dalam kondisi ini, hanya ada dua pengendara tanpa tambahan baterai.

Hasilnya jauh lebih baik dibanding skenario pertama. Dengan mode S, Polytron Fox 350 mampu melewati tanjakan ekstrem Cinomati hingga ke puncak tanpa berhenti.

Tenaga memang mulai terasa berat menjelang akhir jalur. Meski begitu, motor tetap bisa menyelesaikan tanjakan sebelum indikator overheat kembali muncul setelah mencapai puncak.

Temuan ini memperlihatkan bahwa overheat tidak selalu langsung menghentikan laju motor selama beban masih dalam batas yang lebih ideal. Dari data pengujian tersebut, rentang 130 sampai 140 kilogram terlihat lebih aman untuk tanjakan panjang dan curam.

Fitur pendukung dan catatan teknis

Pengujian juga menyoroti fitur hill assist. Fitur ini disebut bekerja dengan baik karena motor dapat tetap diam saat berhenti di tanjakan tanpa gejala mundur.

Ada pula catatan pada sektor pengereman, terutama rem depan yang dinilai kurang pakem. Hal ini menjadi aspek penting karena jalur menanjak ekstrem selalu berkaitan dengan kebutuhan kontrol saat berhenti maupun saat turun.

Berikut ringkasan hasil uji yang menarik perhatian:

  1. Beban 160 kilogram: motor gagal menuntaskan tanjakan dan mengalami overheat.
  2. Beban 140 kilogram: motor berhasil mencapai puncak, meski overheat muncul setelahnya.
  3. Fitur hill assist: berfungsi normal di tanjakan.
  4. Catatan rem depan: butuh perhatian lebih untuk penggunaan di jalur curam.

Dari pengujian tersebut, Polytron Fox 350 menunjukkan performa menanjak yang cukup kompetitif untuk motor listrik di kelasnya. Namun, hasil uji ini juga menegaskan bahwa beban angkut sangat memengaruhi performa, suhu kerja, dan kemampuan motor saat menghadapi tanjakan ekstrem seperti Cinomati.

Exit mobile version