Beralih dari Honda Vario ke motor listrik kini tidak harus mengorbankan selera desain. Sejumlah model hadir dengan bodi skutik yang sekilas mirip Vario, mulai dari garis depan yang agresif hingga posisi berkendara yang tetap cocok untuk mobilitas harian.
Pilihan ini menarik bagi pengguna yang ingin biaya operasional lebih hemat, tetapi masih nyaman dengan tampilan skutik modern. Dari data yang dihimpun dari artikel referensi Suara.com dan informasi produk pabrikan, ada lima motor listrik yang paling sering masuk radar karena desainnya familier dan harga jualnya masih berada di rentang yang dapat dipertimbangkan pembeli skutik harian.
Kenapa motor listrik bergaya Vario banyak dicari
Vario sudah lama dikenal sebagai skutik dengan desain sporty dan praktis untuk penggunaan kota. Karena itu, banyak calon pembeli motor listrik mencari model yang tidak terasa asing saat pertama kali dilihat maupun dikendarai.
Selain faktor desain, pengguna juga menimbang efisiensi energi dan fitur modern. Motor listrik umumnya menawarkan biaya jalan yang lebih rendah dibanding motor bensin, terutama untuk pemakaian rutin jarak dekat hingga menengah di area perkotaan.
5 motor listrik yang sekilas mirip Vario
- VinFast Viper
VinFast Viper masuk sebagai opsi paling terjangkau dalam daftar ini dengan harga sekitar Rp11 jutaan. Model ini ditujukan untuk penggunaan harian di perkotaan dengan fokus pada efisiensi dan kemudahan mobilitas.
Dari spesifikasi yang disebut dalam referensi, motor ini memakai tenaga sekitar 600 watt dan kecepatan puncak di kisaran 39 km per jam. Jarak tempuhnya diklaim bisa mencapai sekitar 156 km dalam sekali pengisian, dengan baterai LFP yang dikenal lebih aman dan tahan lama.
Fitur tambahannya juga cukup relevan untuk kelas harga awal. VinFast Viper sudah membawa smart key dan GPS terintegrasi, dua fitur yang bisa menjadi nilai jual untuk pengguna pemula motor listrik.
- United MX-1200
United MX-1200 dijual di kisaran Rp16,8 jutaan dan menyasar pengguna yang ingin naik satu tingkat dari model komuter dasar. Desainnya ringkas, tetapi tetap modern dan dekat dengan karakter skutik perkotaan yang mudah diterima pasar.
Motor ini dibekali tenaga 1.200 watt dengan kemampuan puncak hingga 2.200 watt. Kecepatan maksimalnya mencapai 65 km per jam, serta tersedia tiga mode berkendara untuk menyesuaikan kebutuhan saat melaju di jalan padat atau ruas yang lebih lengang.
United juga melengkapi model ini dengan keyless system, alarm, lampu full LED, dan bagasi yang cukup luas. Kombinasi ini membuat MX-1200 cocok untuk pengguna yang menginginkan fungsi harian tanpa meninggalkan fitur dasar yang praktis.
- Gesits G1
Gesits G1 menjadi salah satu pilihan lokal yang paling dikenal di segmen motor listrik. Harganya berada di kisaran Rp28 juta sampai Rp30 juta, tergantung varian dan konfigurasi yang dipilih.
Menurut referensi, Gesits merupakan hasil kolaborasi antara Institut Teknologi Sepuluh Nopember dan PT Garansindo. Latar belakang ini kerap menjadi nilai tambah karena pengembangannya diarahkan untuk menyesuaikan kebutuhan pasar Indonesia.
Dari sisi performa, Gesits G1 mengusung motor listrik hingga 5.000 watt. Kecepatan maksimalnya sekitar 70 km per jam, dengan akselerasi 0 sampai 50 km per jam dalam waktu sekitar 5 detik.
Untuk jarak tempuh, satu baterai disebut mampu menempuh sekitar 50 km. Jika memakai dua baterai, daya jelajahnya bisa naik hingga sekitar 100 km, sehingga lebih fleksibel untuk pengguna dengan mobilitas harian yang lebih padat.
- Indomobil e-Motor Sprinto
Indomobil e-Motor Sprinto dibanderol sekitar Rp25 jutaan dan menjadi salah satu model yang paling dekat dengan citra sporty ala Vario. Desain depannya tegas, sementara proporsi bodinya lebih cocok untuk pengguna yang ingin motor listrik dengan tampilan lebih agresif.
Sprinto mengusung tenaga 3.500 watt dan torsi hingga 195 Nm. Kecepatan maksimalnya diklaim berada di rentang 90 sampai 95 km per jam, angka yang tergolong tinggi untuk penggunaan harian di kelas skutik listrik.
Jarak tempuhnya disebut bisa mencapai 110 km memakai baterai lithium-ion. Fitur yang dibawa juga cukup lengkap, seperti panel instrumen touchscreen, lampu LED dengan DRL, serta rem cakram depan-belakang dengan CBS.
- Hinergi Vision 1 Pro
Hinergi Vision 1 Pro dipasarkan mulai sekitar Rp23 juta hingga Rp27 jutaan. Model ini cocok untuk pengguna yang bukan hanya mencari tampilan mirip skutik sporty, tetapi juga mengejar performa yang lebih tinggi.
Referensi menyebut motor ini mampu mencapai kecepatan hingga 120 sampai 140 km per jam. Akselerasinya didukung sistem side motor dengan gearbox otomatis, yang memberi karakter berkendara lebih cepat dan responsif dibanding motor listrik komuter biasa.
Baterainya memakai lithium 72V 45Ah yang dapat ditukar atau swapable. Hinergi juga menyematkan fitur hill assist, rangka tubular, dan kontrol berbasis aplikasi, yang membuatnya menarik bagi pengguna yang ingin teknologi lebih lengkap dalam satu paket.
Hal yang perlu dicek sebelum membeli
Sebelum memutuskan, pembeli sebaiknya tidak hanya terpaku pada desain yang mirip Vario. Ada tiga hal yang lebih penting untuk dibandingan, yaitu kecepatan maksimal, jarak tempuh riil, serta ketersediaan layanan purna jual di kota tempat tinggal.
Calon pengguna juga perlu memastikan jenis baterai dan skema pengisiannya. Motor dengan baterai swapable bisa lebih praktis untuk sebagian orang, sedangkan baterai tanam lebih cocok bagi pengguna yang rutin mengisi daya di rumah.
Di rentang harga belasan hingga puluhan juta rupiah, tiap model menawarkan karakter yang berbeda. VinFast Viper dan United MX-1200 lebih cocok untuk komuter ringan, sementara Gesits G1, Indomobil e-Motor Sprinto, dan Hinergi Vision 1 Pro lebih menarik bagi pengguna yang menginginkan performa lebih tinggi dengan tampilan skutik sporty yang tetap terasa familier.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di: www.suara.com






