Chery kembali menghidupkan nama QQ lewat QQ3 EV, sebuah hatchback listrik mungil yang diposisikan untuk pasar terjangkau. Model ini langsung menarik perhatian karena membawa desain kompak, fitur modern, dan harga yang tetap agresif di kelas mobil listrik entry level.
Peluncuran QQ3 EV di Cina juga menegaskan arah baru Chery di segmen kendaraan listrik kecil. Dengan respon awal yang kuat, model ini mulai dipantau sebagai penantang potensial untuk BYD Atto 1 dan Geely EX2 jika nanti masuk ke pasar yang lebih luas.
Chery QQ3 EV: Nama Lama, Wajah Baru
QQ3 bukan nama asing bagi Chery karena dulu pernah hadir sebagai small hatchback bermesin bensin. Kini, model itu dihidupkan ulang dalam format kendaraan listrik murni dengan pendekatan desain dan teknologi yang jauh lebih modern.
Secara visual, QQ3 EV masih menampilkan karakter lucu dan ringkas, tetapi tidak terlihat jadul. Kesan mirip Mini Cooper elektrik memang muncul dari bentuk bodi, lampu, dan proporsi keseluruhan, meski Chery memberi sentuhan khas lewat detail yang lebih sederhana dan kontemporer.
Harga dan Varian yang Ditawarkan
Chery resmi meluncurkan QQ3 EV di Cina dengan empat varian. Rentang harga yang dipasarkan berada di 58.900 hingga 78.900 yuan, atau sekitar Rp130 jutaan sampai Rp175 jutaan.
Berikut rincian varian yang tersedia:
- 310 km Love Edition: 58.900 yuan, sekitar Rp130 jutaan
- 310 km Share Edition: 67.900 yuan, sekitar Rp150 jutaan
- 420 km Love Edition: 68.900 yuan, sekitar Rp152 jutaan
- 420 km Share Edition: 78.900 yuan, sekitar Rp175 jutaan
Respons pasar terhadap harga itu terbilang positif. Berdasarkan data resmi, lebih dari 56.000 unit sudah dipesan tidak lama setelah peluncuran.
Desain Eksterior Kompak dan Modern
Chery memakai filosofi desain “square within round” pada QQ3 EV. Artinya, mobil ini menggabungkan bentuk membulat dengan beberapa garis tegas agar tampil lebih modern.
Bagian depan memakai grille tertutup khas mobil listrik. Lampu LED berbentuk huruf “Q” memberi identitas visual yang unik, sementara handle pintu semi tersembunyi dan aksen wheel arch hitam membuat tampilannya terasa lebih rapi.
Dimensi mobil ini juga tergolong kompak untuk kebutuhan urban. Panjangnya 4.195 mm, lebarnya 1.811 mm, tingginya 1.573 mm, dan wheelbase mencapai 2.700 mm.
Mobil ini juga tersedia dalam enam pilihan warna eksterior. Chery menambah opsi cat atap personalisasi agar konsumen bisa memberi sentuhan berbeda pada tampilan mobil.
Kabin Futuristis dan Fitur Digital
Masuk ke dalam kabin, QQ3 EV membawa tema warna hitam dan hijau yang memberi kesan segar. Di tengah dasbor, Chery memasang kokpit pintar AI Lingxi yang menjadi salah satu nilai jual utama mobil ini.
Varian atas menggunakan layar sentuh 15,6 inci resolusi 2.5K dan panel instrumen digital 8,8 inci. Sistem tersebut didukung chip Qualcomm Snapdragon 8155, yang dirancang untuk menjaga respons antarmuka tetap cepat.
Fitur AI juga hadir lewat asisten Carmind AI dengan perintah suara “visible-to-speak”. Dukungan konektivitasnya cukup lengkap karena mobil ini kompatibel dengan Apple CarPlay, Huawei HiCar, dan Carlink.
Selain hiburan dan konektivitas, QQ3 EV juga menawarkan kelengkapan yang jarang ditemui di kelasnya. Fitur seperti jok depan berventilasi dan pemanas, spion pintar, serta kunci digital berbasis Bluetooth ikut disematkan.
Soal kepraktisan, Chery menyiapkan total 38 ruang penyimpanan. Kapasitas itu mencakup bagasi depan 70 liter, bagasi belakang yang bisa berkembang dari 375 liter menjadi 1.450 liter, serta kompartemen tambahan di bawah jok belakang.
Performa Listrik dan Daya Jelajah
QQ3 EV menggunakan motor listrik penggerak roda belakang atau RWD. Ada dua opsi tenaga, yakni 79 PS dan 122 PS, dengan torsi masing-masing 90 Nm dan 115 Nm.
Baterainya tersedia dalam dua kapasitas, yaitu 29,48 kWh dan 41,28 kWh. Dari baterai tersebut, mobil ini menempuh jarak 310 km atau 420 km berdasarkan siklus CLTC.
Pengisian dayanya juga cukup cepat untuk mobil di kelas ini. Dari kondisi baterai 30 persen ke 80 persen, fast charging hanya memerlukan sekitar 16,5 menit.
Ada pula fitur vehicle-to-load atau V2L hingga 6,6 kW. Fitur ini memungkinkan mobil memasok listrik ke perangkat eksternal, sehingga fungsinya lebih fleksibel untuk kebutuhan harian maupun situasi darurat.
ADAS Mulai Masuk Segmen Murah
Chery juga membekali QQ3 EV dengan sistem bantuan berkendara Falcon 500. Fitur ini memakai chip Horizon J6E dan kemampuan komputasi 80 TOPS.
Paket bantuan berkendara itu mencakup highway navigation assist dan parkir otomatis. Kehadiran teknologi seperti ini menunjukkan bahwa fitur ADAS kini mulai masuk ke mobil listrik yang lebih terjangkau.
Secara keseluruhan, QQ3 EV tampil sebagai paket yang cukup solid untuk segmen harga bawah. Mobil ini menawarkan desain menarik, kabin kaya fitur, jarak tempuh kompetitif, dan teknologi yang biasanya lebih sering ditemui pada model yang lebih mahal.
Jika Chery Sales Indonesia benar-benar membawa QQ3 EV ke Indonesia, peluangnya bisa besar karena segmennya beririsan dengan kebutuhan mobil listrik kecil perkotaan. Dengan harga yang tetap masuk akal, model ini berpotensi menjadi pesaing baru bagi BYD Atto 1 dan Geely EX2 di pasar Tanah Air.
Source: www.oto.com