
Wuling memperkuat posisinya di segmen kendaraan komersial Indonesia dengan membawa dua model andalan yang menargetkan kebutuhan usaha yang berbeda. Di ajang Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo atau GIICOMVEC, merek asal China itu menampilkan Formo Max dan Mitra EV sebagai solusi untuk pelaku bisnis yang mencari kendaraan fungsional, efisien, dan lebih ramah lingkungan.
Kehadiran dua model ini juga menunjukkan strategi Wuling untuk tidak hanya bermain di pasar kendaraan penumpang, tetapi ikut membangun ekosistem mobil niaga di Tanah Air. Formo Max hadir sebagai kendaraan niaga ringan berbahan bakar konvensional, sedangkan Mitra EV masuk sebagai opsi listrik yang disiapkan untuk kebutuhan operasional yang makin beragam.
Formo Max, pionir kendaraan niaga Wuling di Indonesia
Formo Max punya peran penting karena menjadi kendaraan niaga perdana Wuling di Indonesia. Pick up ini pertama kali meluncur pada 2023 dan langsung diposisikan untuk membantu usaha kecil hingga menengah yang membutuhkan kendaraan kerja praktis.
Wuling membawa semangat “Enteng Bikin Untung” untuk Formo Max. Filosofi itu menekankan tiga hal utama, yaitu kapasitas angkut besar, kemudahan penggunaan, dan perawatan yang praktis untuk menunjang aktivitas bisnis harian.
Secara fungsi, Formo Max ditujukan untuk pelaku usaha yang membutuhkan kendaraan serbaguna. Model ini cocok dipakai untuk distribusi barang, kebutuhan logistik ringan, hingga operasional usaha yang menuntut mobil kerja dengan biaya pemakaian yang efisien.
Berikut poin utama yang ditonjolkan pada Formo Max:
- Kapasitas angkut besar untuk mendukung operasional usaha.
- Desain yang mudah digunakan dalam aktivitas harian.
- Perawatan praktis agar lebih mendukung efisiensi bisnis.
- Posisinya sebagai kendaraan niaga pertama Wuling di Indonesia.
Mitra EV, kendaraan komersial listrik pertama Wuling
Jika Formo Max menyasar kebutuhan kendaraan niaga ringan konvensional, Mitra EV hadir sebagai jawaban untuk bisnis yang mulai beralih ke kendaraan listrik. Model ini diperkenalkan pada 2025 sebagai kendaraan komersial listrik pertama Wuling dengan pendekatan yang lebih fleksibel.
Mitra EV mengusung tagline “Satu Rekan, Banyak Solusi” dan tersedia dalam dua pilihan bodi, yakni Minibus dan Blind Van. Dua opsi ini memberi ruang bagi berbagai sektor usaha, mulai dari distribusi barang, layanan logistik, hingga kebutuhan transportasi penumpang bisnis.
Wuling juga menawarkan dua pilihan warna, yaitu Polar White dan Mountain Grey. Pilihan ini memberi kesan profesional dan tetap cocok digunakan untuk armada usaha yang ingin tampil rapi di depan konsumen.
Spesifikasi utama Mitra EV
Mitra EV dirancang untuk efisiensi operasional dan kebutuhan jarak tempuh yang berbeda. Model ini punya dua varian daya jelajah berdasarkan standar CLTC, yang memberi fleksibilitas bagi bisnis dengan pola penggunaan harian maupun perjalanan yang lebih panjang.
Data utama Mitra EV mencakup:
- Long Range dengan jarak tempuh hingga 300 km (CLTC).
- Premium Range dengan jarak tempuh hingga 400 km (CLTC).
- Kapasitas kargo luas hingga 6,5 m3.
- Dukungan pengisian daya cepat.
- Struktur rangka yang kuat.
- Dua sliding door untuk akses yang lebih mudah.
Dengan karakter seperti itu, Mitra EV cocok untuk bisnis yang ingin menekan biaya operasional sekaligus mengadopsi teknologi elektrifikasi. Kehadiran kendaraan listrik komersial seperti ini juga sejalan dengan kebutuhan industri yang makin menuntut efisiensi energi dan citra usaha yang lebih modern.
Mengapa dua model ini penting bagi pasar komersial
Kehadiran Formo Max dan Mitra EV menunjukkan bahwa Wuling membaca pasar komersial Indonesia di dua arah sekaligus. Di satu sisi, masih ada kebutuhan besar terhadap kendaraan niaga berbahan bakar konvensional yang mudah dioperasikan dan terjangkau secara operasional.
Di sisi lain, ada permintaan yang tumbuh untuk kendaraan listrik komersial yang bisa menawarkan efisiensi jangka panjang dan fleksibilitas lebih tinggi. Kombinasi itu membuat Wuling punya portofolio yang lebih lengkap untuk menjangkau pelaku usaha dengan kebutuhan berbeda.
Aditya Triananto selaku Fleet & Commercial Vehicle Sales Manager Wuling Motors menegaskan bahwa keikutsertaan Wuling di GIICOMVEC dimaksudkan untuk menawarkan dua lini kendaraan komersial yang mendukung berbagai kebutuhan usaha di Indonesia. Ia menyebut Formo Max sebagai kendaraan niaga ringan yang praktis dan efisien, sementara Mitra EV diposisikan sebagai solusi kendaraan listrik yang fleksibel untuk berbagai sektor bisnis.
Langkah Wuling itu memperlihatkan kompetisi di segmen kendaraan komersial tidak lagi hanya soal daya angkut, tetapi juga soal efisiensi, teknologi, dan kemampuan kendaraan menyesuaikan kebutuhan usaha yang terus berkembang. Dengan Formo Max dan Mitra EV, Wuling kini punya dua jagoan yang bisa bermain di pasar konvensional dan elektrifikasi sekaligus, sambil tetap mengusung komitmen menghadirkan kendaraan yang fungsional dan adaptif untuk pelaku usaha di Indonesia.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di: oto.detik.com







