Chery Buka Markas Eropa di Barcelona, Langkah Serius Tak Lagi Sekadar Ekspor

Chery Auto resmi membuka Pusat Operasi Eropa pertamanya di Barcelona, Spanyol, sebagai langkah baru untuk memperkuat jejak bisnis globalnya. Peresmian ini juga dibarengi dengan peluncuran Institut R&D Chery Spanyol, yang menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk mendekat ke pasar, pelanggan, dan ekosistem industri Eropa.

Fasilitas baru ini menjadi kantor pusat regional pertama Chery di luar Tiongkok. Di dalamnya, perusahaan mengintegrasikan fungsi operasional, kepatuhan, koordinasi rantai pasok, keuangan, hingga urusan publik agar pengelolaan bisnis di kawasan Eropa berjalan lebih efektif.

Barcelona jadi basis penting Chery di Eropa

Chairman Chery, Yin Tongyue, mengatakan hub Barcelona dibangun sebagai basis operasional utama untuk memahami kebutuhan pelanggan Eropa dengan lebih baik. Langkah ini menunjukkan bahwa Eropa kini tidak hanya dipandang sebagai pasar penjualan, tetapi juga sebagai pusat inovasi dan pertumbuhan jangka panjang.

Pendekatan tersebut sejalan dengan filosofi lokalisasi yang selama ini dijalankan Chery di berbagai negara. Perusahaan berupaya menyesuaikan diri dengan karakter pasar setempat, bukan sekadar menjual produk secara seragam dari satu wilayah ke wilayah lain.

Kinerja penjualan ikut menguat

Ekspansi ini datang saat kinerja Chery di Eropa menunjukkan tren positif. Saat ini, perusahaan telah beroperasi di 18 negara Eropa dan melayani lebih dari 100.000 pelanggan di kawasan tersebut.

Pada Januari dan Februari 2026, Chery mencatat penjualan 39.000 unit kendaraan di pasar Inggris dan Uni Eropa. Angka itu tumbuh 200% secara tahunan, sementara ekspor kendaraan energi baru atau NEV mencapai 11.500 unit, naik 250% dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Berikut gambaran data penting yang tercantum dalam referensi:

  1. Operasi Chery di Eropa: 18 negara
  2. Pelanggan di Eropa: lebih dari 100.000
  3. Penjualan di Inggris dan Uni Eropa: 39.000 unit
  4. Pertumbuhan penjualan tahunan: 200%
  5. Ekspor NEV: 11.500 unit
  6. Kenaikan ekspor NEV tahunan: 250%

Satu dari setiap lima NEV yang diekspor Chery juga dikirim ke pasar Eropa. Data ini memperlihatkan bahwa kawasan tersebut memegang peran besar dalam strategi elektrifikasi global perusahaan asal Tiongkok itu.

Institut R&D fokus pada elektrifikasi dan keberlanjutan

Institut R&D Chery Spanyol akan menjadi pusat pengembangan untuk elektrifikasi, mobilitas cerdas, dan keberlanjutan. Fasilitas ini juga akan bekerja mengikuti standar Eropa, termasuk perlindungan data, tanggung jawab lingkungan, dan kepatuhan regulasi.

Dengan kehadiran tim riset di Barcelona, Chery ingin mengembangkan kendaraan yang lebih sesuai dengan preferensi konsumen Eropa. Perusahaan juga menargetkan integrasi yang lebih dalam ke rantai nilai industri lokal melalui kolaborasi dengan talenta dan institusi setempat.

Chery menyebut akan membuka lapangan kerja berketerampilan tinggi di bidang teknik, pengembangan produk, inovasi, dan operasional. Pendekatan ini menunjukkan bahwa ekspansi perusahaan tidak hanya berfokus pada penjualan, tetapi juga pada transfer pengetahuan dan penguatan kapasitas lokal.

Model lokalisasi mulai memberi hasil

Di Spanyol, strategi lokalisasi Chery sudah terlihat dari kerja samanya dengan EV Motors pada 2024 untuk menghidupkan kembali merek EBRO. Proyek itu mengaktifkan kembali pabrik yang tidak terpakai di Barcelona dan menciptakan lebih dari 1.000 pekerjaan lokal.

Langkah tersebut dianggap sebagai salah satu contoh kerja sama industri antara Tiongkok dan Spanyol. Chery juga memperluas peran sosialnya melalui kolaborasi dengan International Union for Conservation of Nature atau IUCN untuk memulihkan ekosistem lamun Mediterania.

Secara global, Chery telah menempuh perjalanan panjang sejak mengekspor mobil penumpang pertamanya ke Timur Tengah pada 2001. Kini, perusahaan melayani lebih dari 19 juta pengguna di seluruh dunia, termasuk 6,23 juta pelanggan di luar negeri, dengan operasi di lebih dari 130 negara dan wilayah.

Chery juga disebut sebagai merek mobil Tiongkok pertama yang melampaui 6 juta unit ekspor kumulatif. Pertumbuhan itu memperlihatkan bagaimana strategi berbasis lokalisasi, kolaborasi industri, dan penguatan riset regional mulai menjadi fondasi utama ekspansi global perusahaan di pasar otomotif yang makin kompetitif.

Exit mobile version