
JAECOO J5 EV mencatat performa kuat di pasar kendaraan listrik Indonesia pada awal tahun ini. Model SUV listrik tersebut menjadi mobil listrik terlaris pada Maret, setelah penjualannya terus naik sejak awal tahun dan mendorong JAECOO mempercepat distribusi ke konsumen.
Berdasarkan data retail GAIKINDO, J5 EV terjual 1.942 unit pada Januari, lalu naik menjadi 2.926 unit pada Februari, dan berada di level 2.775 unit pada Maret. Permintaan yang tinggi ini membuat JAECOO menargetkan 13.000 unit sudah diterima konsumen hingga akhir April, sekaligus menegaskan strategi penjualan yang semakin agresif di pasar Indonesia.
Penjualan J5 EV Menguat di Kuartal Pertama
Kinerja J5 EV menunjukkan minat pasar yang solid terhadap kendaraan listrik yang menawarkan value kompetitif. Dalam konteks persaingan yang makin ketat, pencapaian ini menjadi sinyal bahwa JAECOO berhasil menarik perhatian pembeli SUV elektrifikasi di Tanah Air.
“Antusiasme terhadap J5 EV terus menunjukkan tren yang sangat positif dan menjadi pendorong utama pertumbuhan kami di Indonesia,” ujar Jim Ma, Business Unit Director JAECOO Indonesia. Pernyataan itu sejalan dengan langkah perusahaan yang tidak hanya mengandalkan penjualan, tetapi juga memperkuat pengalaman merek lewat kegiatan offline.
JAECOO LAND 2026 Jadi Etalase Brand
Untuk merayakan pencapaian J5 EV, JAECOO Indonesia menggelar JAECOO LAND 2026 di One Satrio, Jakarta Selatan. Acara yang berlangsung selama dua hari itu dirancang sebagai pameran gaya hidup, bukan sekadar ajang display mobil.
Konsep L.A.N.D, yang merupakan singkatan dari Lifestyle, Adventure, Nature, dan Discovery, dipakai untuk menghadirkan kedekatan merek dengan konsumen urban. Pengunjung bisa menikmati bazaar kreatif dengan puluhan tenant, pertunjukan musik, talkshow, hingga aktivitas kebugaran seperti yoga, pilates, dan zumba bersama instruktur profesional.
Selain itu, JAECOO juga menyediakan area bermain anak, fasilitas untuk hewan peliharaan, serta sesi test drive. Lini kendaraan yang bisa dicoba mencakup J5 EV, J7 SHS-P, dan J8 SHS-P ARDIS.
Strategi Elektrifikasi JAECOO
J5 EV menjadi penting karena masuk ke segmen kendaraan listrik murni yang kini berkembang cepat di Indonesia. Dengan harga yang dipasarkan di kisaran Rp 249 – 299 juta, model ini berada pada posisi yang menyasar konsumen yang mulai beralih dari mobil bensin ke kendaraan elektrifikasi.
Berikut faktor yang membuat JAECOO J5 EV menonjol di pasar saat ini:
- Penjualan retail yang terus tumbuh dalam tiga bulan berturut-turut.
- Posisi sebagai mobil listrik terlaris pada Maret.
- Dukungan strategi distribusi yang lebih cepat.
- Kehadiran jaringan dealer yang makin luas.
- Aktivitas merek yang menggabungkan produk, teknologi, dan gaya hidup.
Kinerja Global Ikut Mengangkat Posisi Indonesia
Pertumbuhan JAECOO di Indonesia juga menjadi bagian dari ekspansi global yang sedang menguat. Hingga saat ini, merek tersebut telah menjangkau lebih dari 960.000 pelanggan di 64 negara dan bergerak mendekati pencapaian 1 juta unit secara global.
Secara global, penjualan JAECOO pada Maret mencapai 61.254 unit. Dari jumlah itu, kendaraan energi baru menyumbang 39.716 unit, yang menunjukkan bahwa elektrifikasi menjadi motor utama pertumbuhan merek ini di berbagai pasar.
Di Inggris, JAECOO juga membukukan penjualan lebih dari 12.000 unit dengan pangsa pasar di atas 3%. Model J7 bahkan mencatat kontribusi lebih dari 10.000 unit, memperlihatkan bahwa strategi produk JAECOO berjalan di banyak kawasan sekaligus.
Indonesia Jadi Pusat Pertumbuhan Baru
Di pasar domestik, JAECOO mencatat total penjualan retail 7.927 unit untuk lini kendaraan energi baru sepanjang Januari-Maret. Angka ini memperlihatkan bahwa Indonesia bukan hanya pasar potensial, tetapi juga salah satu kontributor penting dalam ekspansi regional dan global perusahaan.
Untuk mendukung permintaan yang meningkat, JAECOO saat ini memiliki 32 dealer aktif, termasuk tambahan terbaru di Jakarta Barat. Perusahaan berencana menambah 25 dealer baru sehingga total outlet ditargetkan mencapai 80 lokasi hingga akhir tahun, langkah yang diperkirakan akan memperkuat layanan purna jual dan mempermudah distribusi unit ke konsumen di berbagai daerah.









