Pasar SUV kompak listrik di Indonesia makin ramai dengan hadirnya model-model asal Cina yang menawarkan fitur modern, jarak tempuh praktis, dan harga yang semakin kompetitif. Di bawah Rp 450 juta, ada empat nama yang menonjol karena membawa kombinasi teknologi baterai, keselamatan aktif, dan kabin yang dirancang untuk kebutuhan harian.
Menariknya, keempat SUV ini tidak hanya bersaing di harga, tetapi juga pada performa, kelengkapan fitur, dan efisiensi pengisian daya. Bagi konsumen yang mencari mobil listrik keluarga atau kendaraan kompak untuk mobilitas perkotaan, daftar berikut bisa menjadi acuan awal yang relevan.
1. BYD Atto 3 Advanced
BYD Atto 3 Advanced hadir sebagai salah satu opsi paling dikenal di segmen SUV listrik kompak. Mobil ini mengandalkan baterai LFP Blade dengan kapasitas 49,92 kWh serta motor listrik PMSM yang menghasilkan tenaga 204 PS dan torsi 310 Nm.
Performa tersebut membuat Atto 3 Advanced mampu melesat dari 0 hingga 100 km/jam dalam 7,3 detik. Untuk urusan isi daya, mobil ini mendukung pengisian cepat DC hingga 88 kW, dengan waktu isi dari 30 persen ke 80 persen dalam 29 menit.
Kabinnya dibekali layar sentuh 15,6 inci yang bisa diputar horizontal maupun vertikal. Sistem infotainment ini sudah mendukung Apple CarPlay, Android Auto, Bluetooth, navigasi, dan voice assistant berbahasa Inggris.
BYD juga melengkapi Atto 3 dengan panoramic sunroof, jok kulit sintetis, AC dual zone, 6 speaker, serta fitur pengisian daya nirkabel. Di sisi keselamatan, mobil ini membawa 7 SRS airbag, kamera 360 derajat, sensor parkir depan-belakang, dan sejumlah fitur ADAS dasar seperti AEB, ACC, LDW, LKA, BSD, serta RCTA.
2. Jaecoo J5 EV
Jaecoo J5 EV menjadi salah satu model paling agresif di sisi harga karena dibanderol Rp 249,9 juta hingga Rp 299,9 juta. SUV ini memakai baterai LFP 60,9 kWh dan motor listrik 155 kW atau setara 210 PS dengan torsi 288 Nm.
Keunggulan praktisnya ada pada fast charging DC sampai 130 kW yang memungkinkan pengisian dari 30 persen ke 80 persen hanya dalam 28 menit. J5 EV juga mencatat jarak tempuh hingga 460 km berdasarkan NEDC, sehingga cukup menarik untuk penggunaan harian dan perjalanan antarkota ringan.
Perbandingan singkat empat SUV listrik Cina
| Model | Harga | Daya/Torsi | Baterai | Fast Charging | Jarak Tempuh |
|---|---|---|---|---|---|
| BYD Atto 3 Advanced | Rp 405 juta | 204 PS / 310 Nm | 49,92 kWh | 88 kW | – |
| Jaecoo J5 EV | Rp 249,9 juta – Rp 299,9 juta | 210 PS / 288 Nm | 60,9 kWh | 130 kW | 460 km |
| Polytron G3 Series | Rp 461,5 juta – Rp 505,5 juta | 204 PS / 320 Nm | 51,91 kWh | – | 402 km |
| Geely EX5 | Rp 465 juta – Rp 515 juta | 214 hp / 320 Nm | 60,22 kWh | – | 490–495 km |
Bagian kabin J5 EV juga cukup kompetitif. Mobil ini memakai layar sentuh 13,2 inci vertikal, mendukung Apple CarPlay dan Android Auto nirkabel, serta wireless charging 50W dengan pendingin.
Fitur kenyamanan lainnya mencakup AC dual zone, ventilasi udara belakang, port USB tipe A dan C, serta kursi depan berventilasi. Untuk keselamatan, J5 EV premium sudah memakai ADAS Level 2+ dengan 17 menu bantuan berkendara dan kamera 540 derajat.
3. Polytron G3 Series
Polytron G3 Series masuk daftar karena berada di kisaran Rp 461,5 juta hingga Rp 505,5 juta dan menawarkan paket fitur yang cukup lengkap. Model ini memakai baterai 51,91 kWh dengan tenaga 204 PS dan torsi 320 Nm.
Jarak tempuh klaim pabrikan mencapai 402 km dalam kondisi penuh, sementara akselerasi 0–100 km/jam membutuhkan 9,6 detik. Meski tidak secepat beberapa rival, G3 Series tetap menarik karena membawa ADAS Level 2 dan sistem infotainment yang fungsional.
Kabinnya mengandalkan layar sentuh 12,8 inci, Apple CarPlay, Android Auto, Bluetooth, wireless charging, kamera 360, dan integrasi layar instrumen digital. Fitur keselamatannya juga cukup lengkap, termasuk Adaptive Cruise Control, Autonomous Emergency Braking, Blind Spot Detection, Lane Departure Warning, Rear Cross Traffic Alert, dan Auto Parking Assistant.
4. Geely EX5
Geely EX5 dipasarkan pada rentang Rp 465 juta hingga Rp 515 juta dan hadir dalam dua varian, Pro dan Max. Keduanya dibekali Short Blade Battery LFP 60,22 kWh, motor PMSM bertenaga 160 kW atau 214 hp, serta torsi 320 Nm.
Dalam pengujian NEDC, varian Pro diklaim mampu menempuh 495 km, sementara Max mencapai 490 km. Akselerasinya dari 0 hingga 100 km/jam ada di angka 6,9 detik, membuatnya menjadi salah satu yang paling cepatt di kelompok ini.
EX5 membawa layar sentuh 15,4 inci, panel instrumen LCD 10,2 inci, dan head-up display. Sistem audionya juga menonjol karena memakai Flyme Sound dengan 16 speaker premium dan empat mode suara, sementara kursi depan sudah dilengkapi ventilasi, pemanas, dan pijat delapan titik.
Geely menambah kemudahan lewat Remote App Mobile Control yang memungkinkan pemantauan kendaraan, pelacakan posisi, hingga penjadwalan pengisian daya dari jarak jauh. Dari sisi keselamatan, EX5 memiliki 6 airbag, ABS, EBD, TCS, VSC, dan ADAS Level 2 dengan 13 fitur bantuan berkendara.
Di tengah persaingan SUV listrik kompak, keempat model ini menunjukkan arah baru pasar otomotif listrik di Indonesia. BYD Atto 3 unggul di reputasi dan fitur matang, Jaecoo J5 EV menekan harga dengan spesifikasi menarik, Polytron G3 Series menawarkan paket lokal dengan fitur lengkap, sedangkan Geely EX5 tampil kuat di performa dan jarak tempuh.
Source: carvaganza.com






