Pada awal 2026, Jaecoo mencatat momentum penting di pasar otomotif Indonesia setelah membukukan penjualan retail kendaraan energi baru atau new energy vehicle (NEV) sebanyak 7.927 unit sepanjang kuartal pertama. Capaian itu menjadi sinyal bahwa merek asal China tersebut mulai mendapatkan tempat di tengah persaingan mobil listrik dan hybrid yang semakin ketat di Indonesia.
Pencapaian tersebut juga ditopang oleh performa J5 EV yang disebut sebagai mobil listrik terlaris Jaecoo pada bulan lalu. Direktur Unit Bisnis Jaecoo Indonesia Jim Ma menegaskan antusiasme konsumen terhadap model itu terus meningkat dan menjadi pendorong utama pertumbuhan merek di Tanah Air.
J5 EV Jadi Motor Utama Penjualan
Data internal Jaecoo menunjukkan J5 EV menyumbang 7.643 unit penjualan retail selama tiga bulan pertama tahun ini. Angka itu setara dengan sekitar 96 persen dari total penjualan merek pada periode yang sama, yang memperlihatkan dominasi besar model listrik tersebut dalam portofolio Jaecoo.
Pencapaian itu muncul hanya setahun setelah Jaecoo debut di Indonesia pada awal tahun lalu. Dalam pasar yang padat pemain, terutama di segmen kendaraan listrik, kecepatan Jaecoo membangun permintaan menjadi catatan penting karena merek ini juga berhasil bertahan sebagai salah satu dari 10 merek mobil terlaris di Indonesia pada awal tahun ini.
Produksi Lokal Dipacu untuk Kejar Pengiriman
Tingginya permintaan membuat Jaecoo mengambil langkah lanjutan dengan menggandeng dua perusahaan untuk merakit J5 EV secara lokal. Strategi ini dipakai untuk mempercepat pengiriman unit kepada konsumen sekaligus memperkuat rantai pasok di Indonesia.
Jaecoo menargetkan total pengiriman J5 EV kepada pelanggan hingga akhir bulan ini mencapai 13.000 unit. Target itu menunjukkan perusahaan tidak hanya fokus pada penjualan, tetapi juga pada pemenuhan permintaan yang terus berkembang di pasar domestik.
Promosi Jaecoo Land Digelar di Jakarta Selatan
Sebagai bentuk perayaan atas capaian penjualan tersebut, Jaecoo menggelar kegiatan promosi bertajuk “Jaecoo Land” di kawasan bisnis Kuningan, Jakarta Selatan, pada 11-12 April 2026. Acara ini menampilkan tiga lini kendaraan NEV, yakni J5 EV, J7, dan J8, yang dipasarkan untuk konsumen Indonesia.
Format kegiatan dibuat menyerupai festival agar lebih dekat dengan calon pembeli dan komunitas pengguna. Selain memamerkan produk, Jaecoo juga menyiapkan talkshow bersama komunitas pemilik kendaraan NEV, sesi uji berkendara, serta hiburan musik dan kebugaran.
Menurut Jim Ma, kegiatan itu menjadi ruang untuk memperkuat kedekatan merek dengan komunitas pengguna. Ia menyebut antusiasme terhadap J5 EV sebagai sinyal positif yang tidak hanya berdampak pada penjualan, tetapi juga pada pengenalan merek Jaecoo secara lebih luas di Indonesia.
Produk yang Dipamerkan di Jaecoo Land
Berikut lini kendaraan yang dibawa Jaecoo dalam promosi tersebut:
- J5 EV, mobil listrik andalan yang menjadi penyumbang utama penjualan.
- J7, salah satu model hybrid untuk pasar domestik.
- J8, model hybrid lain yang melengkapi lini NEV Jaecoo di Indonesia.
Pasar NEV Indonesia Makin Ramai
Langkah Jaecoo menggelar promosi besar di Jakarta memperlihatkan bagaimana produsen mobil asal China semakin agresif menggarap pasar Indonesia, terutama di segmen NEV. Di sisi lain, konsumen kini memiliki lebih banyak pilihan kendaraan elektrifikasi dengan rentang harga, teknologi, dan fitur yang semakin beragam.
Pergerakan Jaecoo juga menunjukkan bahwa model listrik dengan harga relatif terjangkau masih punya daya tarik besar di pasar nasional. Dengan penjualan yang kuat pada awal tahun, dukungan produksi lokal, dan promosi yang dikemas lebih interaktif, Jaecoo berupaya menjaga momentum sekaligus memperluas jangkauan konsumen di tengah persaingan kendaraan listrik dan hybrid yang makin dinamis.
