Harga BBM di Indonesia per 14 April masih menunjukkan pola yang relatif stabil di SPBU utama, termasuk Pertamina, Shell, BP, dan Vivo. Tarif yang berlaku di sejumlah jaringan tersebut masih mengacu pada penyesuaian harga sejak awal Maret, sehingga konsumen belum melihat perubahan baru pada awal April.
Kondisi ini membuat daftar harga BBM hari ini tetap menjadi acuan penting bagi pengendara pribadi, pelaku usaha logistik, hingga pengguna kendaraan operasional. Pemerintah juga masih menahan penyesuaian lanjutan untuk menjaga daya beli masyarakat, meski pasar minyak dunia terus bergerak dan bisa memicu perubahan sewaktu-waktu.
Harga BBM Pertamina per 14 April
Pada Pertamina, harga BBM non-subsidi masih berada di level yang sama setelah penyesuaian sebelumnya. Untuk wilayah Jawa, harga Pertalite tercatat Rp10.000 per liter, Biosolar Rp6.800 per liter, Pertamax Rp12.300 per liter, Pertamax Turbo Rp13.100 per liter, Pertamax Green 95 Rp12.900 per liter, Dexlite Rp14.200 per liter, dan Pertamina Dex Rp14.500 per liter.
Di wilayah lain, tarif Pertamina menyesuaikan kondisi distribusi dan wilayah penyaluran. Di Aceh, Pertamax dibanderol Rp12.600, sementara Pertamax Turbo Rp13.350 dan Pertamina Dex Rp14.800 per liter.
Daftar singkat harga Pertamina di beberapa wilayah
- DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur: Pertamax Rp12.300, Dexlite Rp14.200, Pertamina Dex Rp14.500.
- Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau: Pertamax Rp12.900, Pertamax Turbo Rp13.650, Pertamina Dex Rp15.100.
- Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara: Pertamax Rp12.900, Dexlite Rp14.800, Pertamina Dex Rp15.100.
- Papua Barat dan Papua Barat Daya: Pertamax Rp12.600, Biosolar Rp6.800, Dexlite Rp14.500.
Harga BBM Shell, BP, dan Vivo
Shell juga belum mengubah harga sejak penyesuaian awal Maret. Shell Super dijual Rp12.390 per liter, Shell V-Power Rp12.500 per liter, Shell V-Power Nitro+ Rp12.720 per liter, dan Shell V-Power Diesel Rp14.620 per liter.
BP-AKR mencatat tarif yang sama seperti periode sebelumnya. BP 92 berada di Rp12.390 per liter, BP Ultimate Rp12.500 per liter, dan BP Ultimate Diesel Rp14.620 per liter.
Vivo Energy Indonesia juga mempertahankan harga yang belum berubah. Revvo 92 dijual Rp12.390 per liter, Revvo 95 Rp12.930 per liter, dan Diesel Primus Plus Rp14.610 per liter.
Perbandingan tarif BBM non-subsidi hari ini
| Produk | Harga per liter |
|---|---|
| Pertamax | Rp12.300 |
| Shell Super | Rp12.390 |
| BP 92 | Rp12.390 |
| Revvo 92 | Rp12.390 |
| Shell V-Power | Rp12.500 |
| BP Ultimate | Rp12.500 |
| Pertamax Green 95 | Rp12.900 |
| Revvo 95 | Rp12.930 |
| Pertamax Turbo | Rp13.100 |
| Shell V-Power Nitro+ | Rp12.720 |
| Dexlite | Rp14.200 |
| Pertamina Dex | Rp14.500 |
| Shell V-Power Diesel | Rp14.620 |
| BP Ultimate Diesel | Rp14.620 |
| Diesel Primus Plus | Rp14.610 |
Harga yang berdekatan ini menunjukkan persaingan ketat di segmen bensin RON 92 dan RON 95, terutama di wilayah perkotaan besar. Meski demikian, pilihan konsumen biasanya tetap ditentukan oleh ketersediaan SPBU, kebiasaan penggunaan kendaraan, dan kebutuhan aditif atau kualitas bahan bakar di masing-masing mesin.
Mengapa harga belum bergerak
Stabilnya harga BBM hari ini tidak lepas dari kebijakan penyesuaian yang belum dilakukan lagi setelah perubahan terakhir. Pemerintah masih memantau perkembangan harga minyak mentah global, nilai tukar rupiah, dan biaya distribusi sebelum mengambil keputusan baru.
Bagi konsumen, kondisi ini memberi ruang untuk merencanakan pengeluaran bahan bakar dengan lebih pasti. Namun, karena harga energi sangat dinamis, pengendara tetap perlu memantau pengumuman resmi dari masing-masing operator SPBU agar tidak keliru saat mengisi BBM di daerahnya.
