Garasi Hakim MK Pengganti Anwar Usman Ternyata Tak Mewah, Isinya Cuma Rp756 Juta

Publik menaruh perhatian pada profil Liliek Prisbawono Adi setelah Presiden Prabowo Subianto melantiknya sebagai hakim Mahkamah Konstitusi pengganti Anwar Usman. Salah satu hal yang ikut disorot adalah isi garasinya yang tercantum dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara atau LHKPN.

Berdasarkan data LHKPN terbaru per 15 Januari 2026 yang dikutip dari artikel referensi, total kekayaan Liliek mencapai Rp5.947.856.124. Dari jumlah itu, nilai kendaraan yang tercatat hanya Rp756 juta atau belum menyentuh Rp1 miliar.

Profil kekayaan yang tercatat di LHKPN

Komposisi harta Liliek menunjukkan porsi terbesar ada pada aset tanah dan bangunan. Nilainya mencapai sekitar Rp5,28 miliar, sementara sisanya berasal dari kendaraan, harta bergerak lainnya, dan kas.

Data ini memberi gambaran bahwa kendaraan bukan komponen utama dalam portofolio kekayaannya. Garasi Liliek justru terlihat berisi mobil-mobil yang fungsional, bukan koleksi mewah yang menonjol.

Pelantikan Liliek sebagai hakim MK berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat, 10 April 2026. Dalam prosesi sumpah jabatan itu, ia menyatakan akan menjalankan tugas sebagai hakim konstitusi dengan seadil-adilnya dan memegang teguh UUD 1945.

Isi garasi Liliek Prisbawono

Jika mengacu pada data LHKPN yang dirujuk artikel referensi, terdapat empat mobil di garasi Liliek. Nilai keseluruhannya mencapai Rp756 juta.

  1. Suzuki tahun 2013 — Rp54 juta
  2. Ford Fiesta tahun 2014 — Rp72 juta
  3. Toyota Voxy tahun 2019 — Rp270 juta
  4. Nissan Kicks tahun 2021 — Rp360 juta

Susunan ini menarik karena memperlihatkan kombinasi mobil harian, hatchback, MPV premium menengah, hingga crossover berteknologi elektrifikasi. Pilihan tersebut memberi kesan bahwa aspek utilitas dan kenyamanan lebih diutamakan dibanding citra kemewahan.

Suzuki 2013: opsi praktis untuk mobilitas harian

Jenis Suzuki yang dilaporkan tidak dirinci dalam data LHKPN. Namun, pada kisaran harga tersebut, pasar mobil bekas biasanya mengarah pada model seperti Karimun, Splash, atau Ertiga generasi awal.

Mobil seperti ini umumnya dipilih karena biaya perawatan yang relatif terjangkau. Selain itu, model Suzuki lama dikenal cukup fungsional untuk penggunaan harian dan perjalanan jarak pendek.

Ford Fiesta 2014: hatchback dengan karakter pengemudi

Ford Fiesta menjadi salah satu nama yang cukup menonjol dalam daftar itu. Di pasar otomotif Indonesia, model ini dikenal punya pengendalian yang baik dan rasa berkendara yang lebih tajam dibanding banyak hatchback sekelas pada eranya.

Kehadiran Fiesta menunjukkan preferensi yang tidak sepenuhnya normatif. Mobil ini lebih kerap dipilih oleh pengguna yang menghargai pengalaman berkendara, bukan semata-mata aspek kepraktisan.

Toyota Voxy 2019: ruang lega dan kenyamanan

Toyota Voxy senilai Rp270 juta menjadi kendaraan yang paling masuk akal untuk kebutuhan mobilitas resmi maupun keluarga. MPV ini dikenal luas karena kabinnya lega, akses pintu geser otomatis, serta kenyamanan kursi baris tengah.

Untuk pejabat atau kalangan profesional, Voxy sering dipandang sebagai kendaraan yang efisien namun tetap representatif. Mobil ini juga berada pada segmen yang menekankan kenyamanan penumpang selama perjalanan.

Nissan Kicks 2021: mobil termahal di garasi

Nissan Kicks menjadi mobil dengan nilai tertinggi di daftar kendaraan Liliek, yakni Rp360 juta. Model ini menonjol karena membawa teknologi e-Power yang menggabungkan mesin bensin sebagai generator dan motor listrik sebagai penggerak roda.

Secara teknis, pendekatan itu membuat Kicks sering dikaitkan dengan sensasi berkendara mobil listrik tanpa ketergantungan penuh pada pengisian baterai eksternal. Kehadiran Kicks juga menunjukkan bahwa Liliek memiliki kendaraan yang relatif modern dibanding tiga mobil lainnya.

Apa yang bisa dibaca dari isi garasi ini

Jika dilihat secara keseluruhan, garasi Liliek tidak menunjukkan pola konsumsi kendaraan mewah. Nilainya masih di bawah Rp1 miliar, jauh dari citra koleksi otomotif premium yang kerap melekat pada sejumlah pejabat publik.

Kombinasi keempat mobil itu justru memperlihatkan kebutuhan yang beragam. Ada kendaraan ekonomis untuk penggunaan dasar, hatchback untuk kenyamanan berkendara, MPV untuk mobilitas formal, dan crossover modern dengan teknologi elektrifikasi.

Sorotan terhadap garasi Liliek juga tidak bisa dilepaskan dari posisi barunya di Mahkamah Konstitusi. Sebagai hakim MK yang menggantikan Anwar Usman, transparansi harta melalui LHKPN menjadi salah satu aspek yang akan terus diperhatikan publik bersama rekam jejak dan integritasnya dalam menjalankan tugas konstitusional.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: www.suara.com

Terkait