SPKLU Pertamina menjadi salah satu infrastruktur penting bagi pengguna kendaraan listrik di Indonesia yang membutuhkan pengisian daya praktis di lokasi yang mudah dijangkau. Fasilitas ini hadir di area SPBU Pertamina dan dirancang untuk memberi pengalaman pengisian yang lebih terintegrasi, terutama bagi pengemudi yang menginginkan layanan cepat saat perjalanan jarak dekat maupun jauh.
Bagi pemilik mobil listrik dan motor listrik, keberadaan SPKLU di SPBU memberi nilai tambah karena pengisian tidak lagi harus dicari di lokasi khusus yang terbatas. Pengguna juga bisa memanfaatkan fasilitas pendukung seperti Bright Store, toilet, dan musholla sambil menunggu proses charging selesai.
Apa itu SPKLU Pertamina
SPKLU Pertamina adalah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum yang dioperasikan PT Pertamina Patra Niaga. Fasilitas ini ditempatkan di SPBU Pertamina agar pengguna kendaraan listrik bisa mengisi daya di titik yang sudah familiar dan tersebar di banyak kota.
Pertamina mengembangkan SPKLU dengan teknologi fast charging dan ultra-fast charging melalui kerja sama dengan mitra seperti Voltron dan Exelly Elektrik. Langkah ini sejalan dengan target Net Zero Emission Indonesia 2060 dan upaya memperluas ekosistem kendaraan listrik di dalam negeri.
Keunggulan yang dicari pengguna EV
SPKLU Pertamina menawarkan lokasi yang strategis, terutama di kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan wilayah lain yang menjadi jalur mobilitas tinggi. Keberadaan SPKLU di SPBU juga memudahkan pengendara yang menempuh perjalanan harian atau perjalanan antarkota.
Fasilitas pendukung di SPBU membuat waktu tunggu terasa lebih efisien. Pengguna bisa berbelanja ringan, beristirahat, atau menggunakan layanan lain yang tersedia di lokasi yang sama.
Cara menggunakan SPKLU Pertamina lewat MyPertamina
Pengisian daya di SPKLU Pertamina terhubung dengan aplikasi MyPertamina untuk memudahkan pencarian lokasi dan pembayaran. Sistem ini membantu pengguna melihat ketersediaan charger tanpa harus datang terlebih dahulu ke lokasi.
Berikut langkah penggunaannya:
- Unduh dan login ke aplikasi MyPertamina yang sudah diperbarui.
- Pilih menu EV Charging untuk melihat peta SPKLU terdekat.
- Cek status ketersediaan charger dan pilih lokasi yang sesuai.
- Jika perlu, lakukan booking lokasi dan pilih tipe socket seperti AC, DC, CCS2, atau CHAdeMO.
- Setelah tiba di lokasi, sambungkan kabel charger ke kendaraan sesuai tipe port.
- Lakukan pembayaran melalui aplikasi dengan LinkAja atau saldo MyPertamina.
Lokasi SPKLU Pertamina yang banyak dicari
Pertamina terus menambah titik pengisian di sejumlah SPBU strategis. Beberapa lokasi yang disebut dalam data referensi antara lain SPBU MT Haryono, Fatmawati, Lenteng Agung, dan Kuningan di Jakarta, serta SPBU Dago di Bandung.
Selain itu, SPKLU juga hadir di beberapa rest area tol Trans Jawa dan SPBU COCO tertentu. Untuk memastikan lokasi aktif dan status charger terbaru, pengguna disarankan memeriksa langsung melalui aplikasi MyPertamina atau situs resmi Pertamina Patra Niaga.
Biaya pengisian dan promo yang perlu diperhatikan
Tarif resmi SPKLU Pertamina mengikuti regulasi ESDM dan berada di kisaran Rp2.475 per kWh, termasuk biaya layanan. Dengan skema ini, pengisian fast charging selama 30 menit yang setara sekitar 23 kWh dapat mencapai Rp58.000.
Selain tarif dasar, beberapa lokasi juga menawarkan promo tertentu yang dapat berubah sewaktu-waktu. Contohnya, bonus belanja Bright Store Rp10.000 di lokasi tertentu seperti SPBU Dago Bandung, serta diskon khusus pada hari Rabu atau paket bundling dengan pembelian BBM.
Mengapa SPKLU Pertamina relevan untuk pengguna kendaraan listrik
Ketersediaan SPKLU di SPBU membantu mempercepat adopsi kendaraan listrik karena menawarkan akses yang lebih luas dan praktis. Pengguna EV bisa mengisi daya sambil tetap menjalankan aktivitas harian tanpa perlu mencari fasilitas khusus yang mungkin belum tersedia di banyak tempat.
Dari sisi mobilitas, keberadaan SPKLU di jalur utama dan dekat pusat aktivitas membuat perjalanan jarak jauh terasa lebih tenang. Sistem digital melalui MyPertamina juga membantu efisiensi, karena proses pencarian, pemesanan, dan pembayaran bisa dilakukan dalam satu aplikasi.
Source: auto2000.co.id






