Pasar SUV premium Indonesia kembali bersiap menerima pendatang baru dari Tiongkok. Denza B8, model mewah di bawah payung BYD Group, disebut semakin dekat untuk masuk ke Tanah Air setelah tampil di Bangkok International Motor Show dan dijadwalkan menyusul hadir di Malaysia.
Kehadiran SUV ini menarik perhatian karena menggabungkan bodi besar, teknologi plug-in hybrid, dan fitur kenyamanan yang selama ini identik dengan SUV premium Eropa maupun Jepang. Jika benar masuk Indonesia, Denza B8 berpotensi menjadi salah satu model paling agresif di segmen SUV besar berteknologi elektrifikasi.
Posisi Denza B8 di line-up BYD Group
Denza merupakan merek premium milik BYD yang sejak awal ditujukan untuk pasar kelas atas. Denza B8 hadir sebagai rebranding dari Fangchengbao Bao 8, sehingga karakter desain dan teknologinya tetap membawa DNA SUV tangguh dengan orientasi mewah.
Langkah BYD Group membawa model ini ke pasar Asia Tenggara menunjukkan strategi yang makin serius. Setelah tampil di pameran otomotif regional, model tersebut dinilai hanya tinggal menunggu momentum untuk dipasarkan lebih luas, termasuk Indonesia yang kini mulai terbuka pada SUV elektrifikasi berperforma tinggi.
Mesin hybrid bertenaga besar
Di balik tampilan gagahnya, Denza B8 tidak mengandalkan mesin listrik murni. SUV ini memakai teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle atau PHEV dengan mesin 2.0 liter turbo yang dipadukan dengan dua motor listrik, masing-masing di poros depan dan belakang.
Kombinasi tersebut menghasilkan output sistem sebesar 578 PS atau 425 kW, dengan torsi puncak 760 Nm. Akselerasi 0-100 km/jam diklaim tercapai dalam 4,8 detik, angka yang menempatkannya sejajar dengan mobil performa tinggi.
Fakta utama Denza B8
- Mesin 2.0 liter turbo PHEV
- Total tenaga 578 PS atau 425 kW
- Torsi puncak 760 Nm
- Akselerasi 0-100 km/jam dalam 4,8 detik
- Baterai Blade 36,8 kWh
- Jarak tempuh listrik 115 km menurut siklus NEDC
- Jarak tempuh total 905 km
- Pengisian DC hingga 120 kW
- V2L 6,6 kW
- Kapasitas tempat duduk 6 atau 7 orang
Baterai dan daya jelajah jadi nilai jual
Denza B8 dibekali baterai Blade berkapasitas 36,8 kWh yang memungkinkan mobil melaju hingga 115 km dalam mode listrik penuh menurut siklus NEDC. Saat dikombinasikan dengan tangki bensin 91 liter, klaim jarak tempuh totalnya mencapai 905 km.
Kemampuan pengisian dayanya juga cukup kompetitif. Dengan dukungan fast charging DC hingga 120 kW, pengisian dari 30 persen ke 80 persen diklaim hanya memerlukan 16 menit.
Kabin mewah dengan fokus pada penumpang
Masuk ke area interior, Denza B8 menawarkan dua konfigurasi, yaitu 6-seater dan 7-seater. Pada varian enam kursi, baris kedua menggunakan captain seat yang sudah dilengkapi sandaran kaki, pemanas, ventilasi, dan fitur pijat.
Kenyamanan penumpang diperkuat oleh tiga layar besar di dasbor. Panel instrumen digital berukuran 12,3 inci dipadukan dengan layar utama infotainment 17,3 inci dan layar penumpang depan 12,3 inci.
Sistem audio premium Devialet dengan 18 speaker dan daya 800 Watt juga disematkan. Di konsol tengah, tersedia kulkas dua mode panas dan dingin yang bisa dijangkau dari seluruh baris duduk.
Diarahkan untuk kenyamanan sekaligus kemampuan off-road
Berbeda dari SUV premium monokok pada umumnya, Denza B8 dibangun dengan arsitektur body-on-frame yang dikenal lebih rigid. Mobil ini juga memakai suspensi hidrolik DiSus-P yang memungkinkan penyesuaian tinggi kendaraan hingga 140 mm secara otomatis.
Kemampuan jelajahnya dibuat serius untuk medan sulit. Denza B8 diklaim mampu melintasi genangan air hingga kedalaman 890 mm dan dilengkapi pengunci diferensial di depan serta belakang untuk menjaga traksi di permukaan berat.
Aspek keamanan dan harga
Denza B8 telah mengantongi peringkat keselamatan bintang lima dari ANCAP. Struktur bodi berkekuatan tinggi dan integrasi baterai ke sasis melalui sistem Cell-to-Chassis menjadi bagian dari pendekatan keselamatan yang ditawarkan BYD Group.
Di pasar Uni Emirat Arab, Denza B8 Flagship dibanderol 243.900 AED atau sekitar Rp1,07 miliar. Sementara itu, varian tertinggi Denza B8 Executive dijual 250.900 AED atau setara Rp1,10 miliar.
Jika Denza B8 benar masuk Indonesia, model ini akan membawa kombinasi yang jarang ditemui sekaligus, yakni tenaga besar, jarak tempuh panjang, kabin mewah, dan kemampuan off-road yang tetap relevan untuk pasar SUV premium.
