5 City Car Bekas di Bawah Rp100 Juta yang Masih Waras Dibeli 2026, Irit dan Anti Rewel

Pasar city car bekas masih menjadi pilihan rasional pada 2026, terutama saat harga mobil baru terus naik. Dengan dana di bawah Rp100 juta, pembeli masih bisa menemukan mobil kompak yang irit, mudah dipakai di kota, dan biaya servisnya relatif aman untuk pemakaian harian.

Segmen ini dicari karena cocok untuk jalan sempit, parkir terbatas, dan mobilitas rutin seperti kerja, antar jemput, atau kebutuhan keluarga kecil. Mengacu pada data harga pasar bekas dari artikel referensi Suara.com, ada lima model yang paling layak dilirik karena kombinasi harga, efisiensi bahan bakar, serta reputasi keandalannya.

Apa yang dicari dari city car bekas di 2026

Pembeli city car bekas umumnya tidak hanya mengejar harga murah. Mereka juga mempertimbangkan konsumsi BBM, kemudahan mendapat suku cadang, riwayat servis, serta risiko perbaikan besar setelah mobil dibeli.

Dalam konteks itu, model dengan mesin kecil 1.0L sampai 1.2L masih paling masuk akal. Kapasitas ini cukup untuk lalu lintas perkotaan dan biasanya lebih bersahabat untuk biaya operasional bulanan.

5 city car bekas di bawah Rp100 juta yang paling layak beli

  1. Honda Brio Satya 2013
    Brio Satya generasi awal tetap kuat di pasar mobil bekas karena mesin 1.2L i-VTEC dikenal responsif dan halus. Untuk penggunaan kota, karakter setir dan radius putarnya juga membantu saat bermanuver di jalan sempit.

Menurut referensi, unit tahun 2013–2014 dijual di kisaran Rp78 juta sampai Rp90 jutaan. Nilai tarik utamanya ada pada rasa berkendara yang lebih hidup dibanding beberapa rival LCGC, meski kabinnya tergolong sederhana.

  1. Toyota Agya 2014
    Toyota Agya jadi pilihan aman bagi pembeli pertama yang ingin mobil praktis dan tidak rumit dalam perawatan. Mesin 1.0L tiga silindernya memang bukan yang paling bertenaga, tetapi cukup untuk mobilitas harian di dalam kota.

Di pasar bekas 2026, Agya keluaran 2014–2016 disebut berada di kisaran Rp85 juta sampai Rp99 jutaan. Keunggulan pentingnya adalah jaringan bengkel luas, suku cadang mudah dicari, dan nilai jual kembali yang cenderung stabil.

  1. Daihatsu Ayla 2015
    Ayla sering dianggap opsi paling ekonomis di kelasnya karena harga bekasnya biasanya lebih rendah dari Agya. Padahal, basis teknis keduanya sangat dekat sehingga biaya kepemilikan Ayla juga tetap menarik untuk pengguna beranggaran ketat.

Artikel referensi menyebut unit tahun 2014–2016 umumnya dipasarkan di kisaran Rp70 juta sampai Rp90 jutaan. Konsumsi BBM-nya bisa mencapai sekitar 20 km per liter dalam kondisi tertentu, sementara biaya servis relatif murah karena banyak bengkel umum yang bisa menanganinya.

  1. Nissan March 2013
    Bagi pembeli yang ingin city car non-LCGC dengan rasa berkendara lebih nyaman, Nissan March patut dipertimbangkan. Kabinnya dikenal cukup senyap untuk kelasnya dan mesin 1.2L menawarkan respons yang halus saat dipakai di lalu lintas padat.

Harga bekas March keluaran 2012–2014 pada 2026 berada di kisaran Rp70 juta sampai Rp90 jutaan. Kekurangannya, jaringan servis dan ketersediaan parts tidak seluas Toyota atau Daihatsu, sehingga calon pembeli perlu lebih teliti saat mengecek kondisi unit.

  1. Honda Jazz 2008
    Meski lebih tua, Honda Jazz tetap punya pasar kuat karena terkenal awet dan kabinnya praktis. Hatchback ini cocok untuk pembeli yang menginginkan ruang lebih fleksibel tanpa harus keluar dari batas dana Rp100 juta.

Untuk unit tahun 2007–2009, harga bekasnya berada di kisaran Rp65 juta sampai Rp98 jutaan. Namun, Jazz bukan pilihan paling hemat bahan bakar di daftar ini, sehingga cocok untuk pembeli yang lebih mementingkan kenyamanan, performa, dan reputasi durability Honda.

Perbandingan singkat

ModelTahunKisaran harga 2026Karakter utama
Honda Brio Satya2013–2014Rp78–90 jutaResponsif, lincah, desain masih modern
Toyota Agya2014–2016Rp85–99 jutaPraktis, mudah dirawat, resale stabil
Daihatsu Ayla2014–2016Rp70–90 jutaPaling ekonomis, irit, servis murah
Nissan March2012–2014Rp70–90 jutaNyaman, kabin senyap, non-LCGC
Honda Jazz2007–2009Rp65–98 jutaKabin praktis, awet, performa baik

Poin yang wajib dicek sebelum membeli

  1. Cek riwayat servis berkala dan pastikan odometer masuk akal.
    Riwayat perawatan sering lebih penting daripada usia mobil semata.

  2. Periksa kaki-kaki, kopling, transmisi, dan AC.
    Komponen ini paling sering memakan biaya jika kondisinya sudah lemah.

  3. Pastikan tidak ada bekas tabrakan besar atau banjir.
    Harga murah akan jadi jebakan jika struktur bodi dan kelistrikan bermasalah.

  4. Lakukan inspeksi di bengkel independen atau bengkel resmi.
    Langkah ini penting untuk menekan risiko biaya tak terduga setelah transaksi.

Di antara lima nama itu, Ayla dan Agya paling kuat untuk mengejar efisiensi biaya, sementara Brio Satya dan March menawarkan rasa berkendara yang lebih menyenangkan. Jika pembeli menginginkan hatchback bekas yang tetap punya citra kuat dan kabin fleksibel, Jazz lawas masih relevan pada 2026 selama kondisi mesin, transmisi, dan riwayat perawatannya benar-benar terjaga.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: www.suara.com

Terkait