
BYD kembali menambah daftar model baru yang tengah disiapkan untuk pasar pikap. Kali ini, fokusnya mengarah pada sebuah double cabin berteknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle atau PHEV yang disebut akan masuk jalur produksi dalam waktu dekat.
Bocoran ini mencuat setelah unit kamuflase pikap anyar BYD terlihat menjalani uji jalan di Cina. Sejumlah laporan menyebut desain bagian depan mobil ini mirip keluarga Dynasty milik BYD, sehingga memunculkan dugaan bahwa model tersebut akan dipasarkan lewat jaringan Dynasty.
Sinyal kuat dari jalur produksi
Kabar mengenai double cabin baru BYD makin menguat setelah Kementerian Industri dan Teknologi Informasi Cina atau MIIT memberi lampu hijau kepada pabrik BYD di Zhengzhou. Fasilitas itu diizinkan memproduksi kendaraan kategori PHEV, yang dianggap sebagai petunjuk bahwa model baru tersebut sudah mendekati tahap akhir pengembangan.
Langkah ini penting karena BYD selama ini agresif memperluas lini kendaraan elektrifikasi di berbagai segmen. Dengan restu regulasi tersebut, peluang peluncuran model baru dalam waktu dekat terlihat semakin besar.
Berbeda dari Shark untuk pasar global
Menariknya, double cabin baru ini disebut menawarkan desain yang berbeda dari BYD Shark yang dipasarkan ke luar negeri. Perbedaan itu mengarah pada dugaan bahwa BYD sedang menyiapkan versi yang lebih spesifik untuk konsumen di Cina.
Sumber yang dikutip CarNewsChina menyebut model ini kemungkinan hadir dengan pendekatan yang lebih terjangkau. Rumor tersebut selaras dengan karakter pasar pikap di Cina, di mana aspek harga dan fungsi praktis masih menjadi pertimbangan utama konsumen.
Kemungkinan jadi model entry level
Model anyar ini juga diduga akan mengisi posisi sebagai versi entry level dari Shark 6. Jika dugaan itu benar, maka BYD tampaknya ingin membangun keluarga pikap dengan beberapa tingkat spesifikasi, mulai dari model yang lebih ekonomis hingga varian yang lebih premium untuk pasar internasional.
Dari bahasa desain yang beredar, pikap ini dinilai memiliki kemiripan dengan BYD Song Plus. Artinya, BYD kemungkinan memanfaatkan identitas desain SUV populer miliknya untuk menghadirkan ute atau double cabin yang lebih familiar di mata pasar.
Fakta penting yang sudah terungkap
Berikut sejumlah poin penting terkait pikap baru BYD yang sudah mengemuka dari laporan terbaru:
- Mobil yang diuji merupakan double cabin baru BYD.
- Model ini diduga memakai teknologi PHEV.
- Desain depannya disebut mirip keluarga Dynasty.
- Mobil ini berbeda dari Shark untuk pasar ekspor.
- Pabrik BYD di Zhengzhou sudah mendapat izin memproduksi kendaraan PHEV.
- Gambar paten pikap ini sebelumnya sudah bocor ke publik.
- Model tersebut diperkirakan menjadi versi entry level dari Shark 6.
Pasar pikap Cina masih kecil, tetapi tumbuh
Pasar pikap di Cina memang belum sebesar segmen SUV atau sedan. Namun permintaan terus bergerak naik, terutama dari kebutuhan komersial dan minat terhadap kendaraan bergaya lifestyle.
Di tengah kondisi itu, BYD tampak ingin mengambil peluang yang masih terbuka lebar. Saat ini, BYD disebut berada di peringkat ketujuh penjualan pikap dengan capaian 39.466 unit, dan seluruh angka itu berasal dari pasar luar negeri.
Bocoran paten memperkuat arah pengembangan
Petunjuk lain datang dari dokumen paten yang lebih dulu muncul ke publik. Pada akhir tahun lalu, gambar eksterior pikap BYD tercatat di Uni Eropa melalui EU Intellectual Property Office, yang memperlihatkan bahwa proyek ini sudah disiapkan cukup lama.
Pendaftaran paten semacam itu biasanya menjadi salah satu indikator bahwa sebuah model sedang dipoles untuk jalur produksi. Dalam kasus BYD, rangkaian uji jalan, izin produksi, dan kemunculan gambar paten sama-sama mengarah pada satu kemungkinan: peluncuran resmi tinggal menunggu waktu.
Source: otomotif.katadata.co.id








