Xpeng kembali menarik perhatian lewat tampilan interior SUV flagship terbarunya, GX, yang mengusung konfigurasi enam penumpang dengan layout 2+2+2. Kabin ini dirancang untuk menonjolkan kenyamanan tiap baris, sekaligus membawa pendekatan modern yang semakin dekat dengan karakter SUV premium listrik masa kini.
Pembaruan interior GX menjadi sorotan karena Xpeng tidak hanya menekankan kemewahan, tetapi juga fungsi dan teknologi. Dari dashboard berlapis layar hingga kursi zero-gravity dan kaca privasi AI-dimming pertama di dunia, SUV ini memperlihatkan arah desain kabin yang semakin futuristis.
Desain kabin yang menonjolkan kesan modern
Masuk ke area depan, dashboard GX tampil bersih dan modern dengan layar tengah berukuran besar yang memiliki bezel ultra-tipis. Panel instrumen digital dan fitur AR-HUD juga hadir untuk memberi informasi berkendara secara lebih ringkas dan mudah dibaca.
Di area kemudi, terdapat dua tombol independen di sisi kiri dan kanan bawah setir. Opsi ini diduga terhubung dengan fungsi bantuan berkendara, meski Xpeng belum menjelaskan detail peran masing-masing tombol tersebut.
Konsol tengah dibuat praktis
Bagian konsol tengah memakai desain “island” yang memisahkan area depan dengan tampilan lebih lapang. Di sini tersedia pengisian daya nirkabel untuk ponsel dan dua cup holder untuk kebutuhan harian.
Ruang penyimpanan di bawah konsol juga dibuat cukup besar. Area itu dapat dipakai untuk menyimpan barang seperti payung hingga tas ransel, sehingga kabin tetap rapi saat digunakan untuk perjalanan jauh.
Fokus pada kenyamanan penumpang
Xpeng memberi perhatian besar pada baris kedua dengan menghadirkan kursi zero-gravity. Kursi ini memakai rel geser ekstra panjang dan sandaran kaki elektrik, yang membuat posisi duduk lebih fleksibel saat perjalanan berlangsung lama.
Baris ketiga juga tidak sekadar menjadi jok tambahan. Xpeng sudah menyematkan sandaran kepala independen dan mekanisme lipat rata, sehingga ruang bagasi bisa disesuaikan saat dibutuhkan.
Fitur penumpang belakang dibuat lebih lengkap
Untuk penumpang baris kedua, Xpeng menyediakan layar hiburan di plafon. Selain itu, ventilasi AC juga terintegrasi di atap, sehingga distribusi udara di kabin belakang bisa terasa lebih merata.
Paket ini memperlihatkan bahwa GX tidak hanya mengejar tampilan mewah, tetapi juga pengalaman duduk yang lebih nyaman bagi enam penumpang. Pendekatan seperti ini menjadi penting di segmen SUV besar yang kerap dipakai untuk penggunaan keluarga maupun perjalanan antarkota.
Teknologi kaca privasi jadi pembeda
Salah satu fitur paling unik pada GX adalah kaca privasi dengan AI-dimming. Xpeng mengklaim teknologi ini menjadi yang pertama di dunia, dengan kemampuan mengubah tingkat kegelapan kaca belakang hanya dalam 0,16 detik.
Fitur tersebut mencakup area baris kedua dan ketiga, sehingga penumpang mendapat privasi lebih baik tanpa perlu perangkat tambahan. Dalam praktiknya, teknologi ini juga dapat membantu mengurangi silau dan memberi suasana kabin yang lebih tenang.
Dimensi besar, sesuai kelas flagship
Secara ukuran, Xpeng GX memiliki panjang 5.265 mm, lebar 1.999 mm, dan tinggi 1.800 mm. Jarak sumbu rodanya mencapai 3.115 mm, angka yang menunjukkan ruang kabin sangat luas untuk sebuah SUV full-size.
Mobil ini juga memakai desain pintu bagasi terpisah atau split tailgate, yang umum ditemukan pada kendaraan besar untuk memudahkan akses ke area belakang. Karakter desain ini ikut mempertegas posisi GX sebagai SUV premium yang tidak hanya mengandalkan tampilan luar.
Rangkuman fitur interior Xpeng GX
- Layout kabin 2+2+2 untuk enam penumpang.
- Dashboard modern dengan layar besar, panel instrumen digital, dan AR-HUD.
- Konsol tengah model island dengan wireless charging dan cup holder.
- Kursi zero-gravity di baris kedua dengan sandaran kaki elektrik.
- Layar hiburan plafon dan ventilasi AC di area belakang.
- Kaca privasi AI-dimming yang berubah gelap dalam 0,16 detik.
Xpeng GX dijadwalkan meluncur pada 15 April dengan estimasi harga di bawah 400.000 yuan atau sekitar Rp900 jutaan. Dengan konfigurasi kabin yang mewah dan banyak fitur canggih, SUV ini diposisikan sebagai rival langsung Aito M9 dan Li Auto L9 di pasar domestik.
Source: otodriver.com






