BYD Han EV Baru Meluncur, Charging 5 Menit Tembus 70%!

BYD Han EV terbaru kembali menjadi sorotan karena membawa peningkatan besar pada baterai dan sistem pengisian dayanya. Sedan listrik premium ini kini menawarkan kombinasi jarak tempuh jauh, pengisian super cepat, dan fitur bantuan berkendara yang lebih matang untuk menjawab persaingan pasar mobil listrik yang semakin ketat.

Pembaruannya tidak hanya menyentuh tampilan atau perlengkapan kabin, tetapi langsung masuk ke jantung kendaraan listrik, yaitu baterai dan efisiensi charging. Bagi calon konsumen EV, dua aspek ini sering menjadi pertimbangan utama karena sangat memengaruhi kenyamanan pemakaian harian maupun perjalanan jarak jauh.

Baterai Blade 2.0 Jadi Andalan Utama

BYD membekali Han EV terbaru dengan baterai Blade 2.0 berkapasitas 69,07 kWh. Teknologi berbasis LFP ini dikenal lebih aman, lebih tahan lama, dan lebih efisien dibandingkan baterai konvensional di kelasnya.

Dengan paket baterai tersebut, Han EV diklaim mampu menempuh jarak hingga 705 km berdasarkan standar CLTC. Angka itu membuatnya tetap kompetitif di segmen sedan listrik premium, terutama bagi pengguna yang membutuhkan jarak tempuh panjang dalam satu kali pengisian.

Keunggulan baterai ini juga terlihat dari karakteristiknya yang lebih siap menghadapi kondisi berat. Teknologi LFP biasanya menawarkan stabilitas termal yang baik, sehingga lebih tahan terhadap suhu ekstrem dan mendukung umur pakai yang lebih panjang.

Pengisian 5 Menit Bisa Tembus 70 Persen

Pembaruan paling mencuri perhatian dari Han EV terbaru ada pada teknologi flash charging. BYD mengklaim mobil ini bisa mengisi daya dari 10 persen ke 70 persen hanya dalam 5 menit, lalu naik dari 10 persen ke 97 persen dalam 9 menit.

Dalam kondisi suhu ekstrem minus 30 derajat Celsius, waktu pengisian disebut hanya terpaut lebih lama sekitar 3 menit. Klaim ini menunjukkan bahwa sistem pengisian BYD tidak hanya cepat saat kondisi ideal, tetapi juga tetap efisien ketika cuaca sangat dingin.

Jika dihitung secara kasar, daya pengisian rata-rata bisa mencapai sekitar 400 kW. Namun, seperti umum terjadi pada kendaraan listrik, kecepatan pengisian akan melambat saat kapasitas baterai mendekati penuh demi menjaga keamanan sel baterai.

Fitur Keselamatan DiPilot Sudah Jadi Standar

Selain baterai dan charging, BYD Han EV terbaru juga dibekali sistem bantuan berkendara DiPilot atau God’s Eye sebagai fitur standar. Sistem ini mengandalkan kamera berbasis penglihatan tanpa bantuan LiDAR, sehingga kemungkinan setara dengan DiPilot 100 atau God’s Eye-C.

Meski tidak memakai LiDAR, paket ini tetap membawa sejumlah fungsi penting untuk membantu pengemudi di perjalanan. Fitur yang tersedia mencakup adaptive cruise control, lane keeping assist, dan automatic emergency braking.

Kehadiran fitur-fitur tersebut membuat Han EV tidak hanya fokus pada performa listrik, tetapi juga pada keselamatan aktif. Pendekatan ini penting karena pasar mobil listrik kini menilai nilai sebuah kendaraan dari kombinasi efisiensi, teknologi, dan keamanan.

Kenyamanan Dukung Karakter Sedan Premium

Di sektor kenyamanan, Han EV tetap memakai suspensi depan McPherson strut dan suspensi belakang multilink 5-arm. Kombinasi ini lazim dipakai pada model premium karena mampu menjaga stabilitas sekaligus kenyamanan saat melaju di berbagai kondisi jalan.

Seluruh varian juga sudah mendapat active suspension dengan tingkat kekerasan yang bisa disesuaikan. BYD bahkan menyediakan opsi suspensi elektromagnetik untuk memberi pengalaman berkendara yang lebih halus dan mewah.

Berikut ringkasan teknologi utama pada BYD Han EV terbaru:

  1. Baterai Blade 2.0 69,07 kWh
  2. Jarak tempuh hingga 705 km standar CLTC
  3. Flash charging 10 persen ke 70 persen dalam 5 menit
  4. Sistem bantuan berkendara DiPilot standar
  5. Suspensi aktif dengan opsi elektromagnetik

Harga Diperkirakan Masuk Kelas Premium Kompetitif

BYD memang belum mengumumkan harga resmi untuk Han EV terbaru ini. Namun, estimasi awal menempatkannya di sekitar 200.000 yuan atau sekitar Rp502 jutaan.

Sebagai pembanding, model sebelumnya dijual pada rentang 179.800–218.800 yuan. Rentang harga ini menunjukkan bahwa Han EV tetap berada di jalur sedan listrik premium yang menyasar konsumen dengan kebutuhan teknologi tinggi dan jarak tempuh panjang.

Di pasar China, model Han EV sebelumnya tercatat membukukan distribusi sekitar 3.661 unit pada Maret 2026. Angka itu memperlihatkan bahwa persaingan di segmen mobil listrik semakin sengit, terutama dengan banyaknya pemain baru dan pergeseran preferensi konsumen.

Dengan baterai generasi baru, pengisian super cepat, dan fitur keselamatan yang sudah menjadi standar, BYD Han EV terbaru punya modal kuat untuk kembali memperkuat posisinya di pasar sedan listrik premium. Tantangan terbesarnya kini ada pada seberapa cepat teknologi ini bisa diterima konsumen yang makin menuntut efisiensi, kecepatan isi daya, dan nilai guna yang seimbang dalam penggunaan harian.

Exit mobile version