Honda Super-One terbaru menarik perhatian karena tampilannya sangat dekat dengan mobil balap kecil, namun karakter teknisnya tetap sederhana. Paket aksesori Mugen membuat hatchback listrik ini terlihat jauh lebih agresif, tetapi tenaga motor listrik di balik bodinya tidak ikut berubah.
Model ini pada dasarnya memanfaatkan daya tarik mobil listrik bergaya retro yang sedang naik daun. Honda Super-One sudah membawa nuansa Honda City Turbo II era 1980-an, lalu Mugen menambahkan detail motorsport agar tampilannya makin tegas dan lebih siap tampil di sirkuit meski statusnya masih mobil jalan raya.
Eksterior dibuat jauh lebih ekstrem
Mugen memberi Super-One paket bodi yang langsung mengubah kesan visual mobil ini. Di bagian depan, ada black chin spoiler dan kap mesin dengan ventilasi, sementara sisi samping mendapat vented wide fender extensions yang dipasang di atas lengkungan roda yang juga sudah melebar.
Perubahan itu membuat Super-One terlihat lebih rendah dan lebih padat. Karakter tersebut diperkuat oleh spion dengan cap carbon, side skirt yang lebih dalam, serta pelek forged aluminum 16 inci dengan desain lima palang.
Detail belakang ikut dikejar aura balap
Bagian buritan juga mendapat sentuhan serius dari Mugen. Sebuah roof spoiler berukuran besar dipasang untuk menegaskan kesan kompetisi, lalu bumper belakang diberi extension yang lebih tajam agar proporsi mobil tampak lebih agresif.
Perubahan visual ini penting karena Honda Super-One sendiri memang sudah didesain dengan bahasa bentuk yang sporty sejak awal. Mugen kemudian mendorong pendekatan itu lebih jauh, sehingga mobil listrik kecil ini nyaris terlihat seperti prototype homologasi versi jalan raya.
Interior mendapat sentuhan track-oriented
Kabinnya tidak dibiarkan tetap standar. Kursi depan diganti memakai semi-bucket dari Recaro, yang langsung memberi nuansa lebih fokus ke pengemudi dan penumpang depan.
Selain itu, Mugen menambahkan aksesori seperti karpet khusus, alas bagasi, scuff plates, dan pelindung trim pintu dengan logo Mugen. Emblem serupa juga muncul pada lingkar setir two-spoke, sementara daftar aksesori lain mencakup kaca spion hydrophobic dan window visors.
Poin utama justru ada pada sasis
Di bawah permukaan, Mugen menawarkan Performance Dampers hasil pengembangan bersama Yamaha. Komponen ini diklaim mampu memperbaiki handling sekaligus mengurangi getaran saat mobil dipakai di jalan.
Hal itu sejalan dengan setelan Super-One yang memang lebih agresif ketimbang N-One e: sebagai basisnya. Honda menyebut mobil ini memakai suspensi yang diturunkan dan track yang lebih lebar, sehingga fondasi dinamisnya sudah diarahkan ke rasa berkendara yang lebih mantap.
Tenaga tetap tidak ikut naik
Meski tampil seperti mobil performa, sektor penggerak tidak mendapat ubahan. Super-One tetap memakai satu motor listrik dengan output 94 hp dalam Boost Mode, atau setara 70 kW dan 95 PS.
Angka itu tidak besar untuk ukuran mobil yang tampil sekencang ini, tetapi Honda mencoba menambah sensasi dengan Active Sound Control. Sistem ini memunculkan suara mesin tiruan dan simulasi perpindahan gigi melalui speaker untuk memberi rasa berkendara yang lebih teatrikal.
Perubahan utama Super-One Mugen
- Black chin spoiler di depan.
- Kap mesin berventilasi.
- Vented wide fender extensions.
- Carbon mirror caps.
- Side skirt lebih tebal.
- Pelek forged aluminum 16 inci.
- Roof spoiler besar di belakang.
- Recaro semi-bucket seat di depan.
- Performance Dampers dari Yamaha.
Peluncuran masih menunggu harga resmi
Mugen belum mengumumkan harga untuk paket upgrade ini karena seluruh komponen masih dalam tahap pengembangan. Penjualan di Jepang dijadwalkan dimulai pada akhir Mei, dengan rencana ekspansi ke Inggris, Eropa, Australia, Selandia Baru, dan sejumlah pasar Asia lainnya.
Kehadiran Super-One juga membuka peluang format lain di masa depan. Jika penggemar menerima konsep kecil bergaya balap ini dengan baik, model tersebut punya potensi kuat untuk dipakai dalam ajang one-make series karena desainnya memang sudah mengarah ke karakter mobil fun-to-drive yang ringan, ringkas, dan ekspresif.
