Harga BBM di Indonesia per 17 April 2026 masih bergerak stabil di banyak SPBU besar. Pertamina, Shell, BP, dan Vivo sama-sama belum mengubah tarif dari penyesuaian yang sudah berlaku sejak awal Maret 2026.
Kondisi ini membuat daftar harga yang berlaku hari ini masih menjadi acuan utama bagi konsumen yang ingin membandingkan pilihan bahan bakar. Di tengah fluktuasi harga minyak dunia, pemerintah dan badan usaha masih memantau perkembangan energi internasional sambil menjaga agar daya beli masyarakat tetap terjaga.
Pertamina: harga belum berubah sejak awal Maret
Pada jaringan Pertamina, harga BBM non-subsidi yang sempat naik pada 1 Maret 2026 masih dipertahankan sampai pertengahan April. Untuk wilayah Jawa, Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter.
Sementara itu, Pertamax tercatat Rp12.300 per liter, Pertamax Turbo Rp13.100 per liter, dan Pertamax Green 95 Rp12.900 per liter. Adapun untuk diesel, Dexlite berada di Rp14.200 per liter dan Pertamina Dex Rp14.500 per liter.
Daftar harga ini juga masih berlaku di wilayah Jawa dan Bali serta sejumlah daerah lain dengan penyesuaian tertentu. Di Aceh, Pertamax berada di Rp12.600 per liter dan Pertamax Turbo Rp13.350 per liter, sedangkan di Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau, Pertamax tercatat Rp12.900 per liter.
Perbedaan juga terlihat di kawasan FTZ seperti Sabang dan Batam. Di Sabang, Pertamax dipatok Rp11.550 per liter, sementara di Batam harga Pertamax tercatat Rp11.750 per liter dan Pertamax Turbo Rp12.400 per liter.
Shell, BP, dan Vivo ikut bertahan di harga lama
Shell Indonesia juga belum mengubah harga sejak penyesuaian awal Maret 2026. Shell Super dijual Rp12.390 per liter, Shell V-Power Rp12.500 per liter, dan Shell V-Power Nitro+ Rp12.720 per liter.
Untuk varian diesel, Shell V-Power Diesel tercatat Rp14.620 per liter. Harga ini menunjukkan bahwa Shell masih mengikuti skema tarif yang sama tanpa revisi baru sampai 17 April 2026.
Di jaringan BP-AKR, harga BBM juga masih mengacu pada penyesuaian yang sama. BP 92 dipatok Rp12.390 per liter, BP Ultimate Rp12.500 per liter, dan BP Ultimate Diesel Rp14.620 per liter.
Vivo Energy Indonesia menampilkan pola yang serupa. Revvo 92 dijual Rp12.390 per liter, Revvo 95 Rp12.930 per liter, dan Diesel Primus Plus Rp14.610 per liter.
Gambaran harga di luar Jawa
Pertamina juga mempertahankan skema harga yang berbeda di sejumlah wilayah di Indonesia. Di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara, misalnya, Pertamax tercatat Rp12.900 per liter dan Pertamax Turbo Rp13.650 per liter.
Di Sulawesi, harga Pertamax masih Rp12.600 per liter dengan Pertamax Turbo Rp13.350 per liter. Sementara di Maluku dan Papua, harga Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter.
Di Papua Barat dan Papua Barat Daya, harga Pertamax tercatat Rp12.600 per liter dan Pertamax Dex tetap Rp14.500 per liter. Pola harga yang berbeda antardaerah ini menunjukkan bahwa tarif BBM masih disesuaikan dengan wilayah layanan masing-masing badan usaha.
Secara umum, daftar harga hari ini menunjukkan belum ada perubahan baru dari Pertamina, Shell, BP, maupun Vivo. Seluruh SPBU utama masih memakai harga yang sama seperti hasil penyesuaian awal Maret 2026, sehingga konsumen belum menghadapi revisi tarif tambahan hingga 17 April 2026.
