Auto China 2026 Jadi Panggung Inovasi Chery, Siapkan 25 Pabrik Nol Karbon Hingga 2030

Chery Internasional menyiapkan rangkaian inovasi baru untuk tampil di Auto China dan Chery International Business Summit 2026. Ajang otomotif yang berlangsung pada 22 hingga 28 April itu akan menjadi panggung penting bagi perusahaan untuk menunjukkan arah pengembangan bisnis, teknologi, dan strategi globalnya.

Dalam agenda tersebut, Chery membawa empat pilar utama, yakni Strength, Vision, Warmth, dan Technology. Keempatnya dirancang untuk mempertegas posisi Chery sebagai merek global yang terus mendorong inovasi sekaligus menjaga kedekatan dengan pengguna.

Fokus pada keluarga dan keberlanjutan

Chery menempatkan kebutuhan keluarga modern sebagai salah satu pusat pengembangan produk. Perusahaan menekankan bahwa kendaraan yang aman dan dapat diandalkan menjadi bagian penting dari strategi mereka untuk menjawab kebutuhan pasar.

Semangat “Safety For Family” juga diintegrasikan ke dalam setiap produk. Pendekatan ini membuat inovasi tidak hanya berorientasi pada performa, tetapi juga pada manfaat yang terasa langsung dalam penggunaan harian.

Selain itu, Chery turut memperkuat komitmen terhadap mobilitas rendah karbon. Perusahaan menempatkan keberlanjutan lingkungan sebagai bagian dari arah pengembangan jangka panjang, sejalan dengan transformasi industri otomotif global.

Battery Night dan arah teknologi masa depan

Salah satu sorotan utama dalam rangkaian acara adalah sesi khusus bertajuk Battery Night. Forum ini akan mengulas sistem manajemen energi, teknologi baterai terbaru, dan ekosistem mobilitas berkelanjutan yang tengah disiapkan Chery.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa Chery tidak hanya ingin memperkenalkan produk baru. Perusahaan juga ingin memperlihatkan bagaimana teknologi energi menjadi fondasi penting dalam pengembangan kendaraan masa depan.

Chery juga menargetkan pembangunan 25 pabrik nol karbon di berbagai belahan dunia pada 2030. Target ini menjadi bagian dari upaya membentuk ekosistem energi hijau yang terintegrasi secara global.

Kinerja bisnis dan ekspansi pasar

Di tengah dorongan inovasi itu, Chery mencatat performa bisnis yang positif hingga akhir kuartal pertama 2026. Total penjualan perusahaan mencapai 601.712 unit, menandakan permintaan yang tetap kuat di sejumlah pasar.

Basis pengguna global Chery juga terus bertumbuh dan telah menembus 19,12 juta orang. Dari jumlah itu, 6,23 juta pengguna berasal dari pasar internasional, menunjukkan bahwa ekspansi Chery makin luas di luar pasar domestik.

Perusahaan memperluas langkahnya ke berbagai kawasan, termasuk Timur Tengah, Eropa, hingga pasar Nordik seperti Swedia. Ekspansi ini memperlihatkan bahwa strategi global Chery bergerak seiring dengan penguatan teknologi dan pengembangan produk.

Riset besar dan teknologi CSH

Teknologi tetap menjadi fondasi utama dalam ekspansi Chery. Perusahaan didukung lebih dari 30.000 talenta pengembangan di seluruh dunia, dengan 10.000 di antaranya merupakan tenaga ahli inti.

Lingkup riset Chery mencakup pengembangan kendaraan secara utuh, sistem penggerak, dan solusi energi baru. Dari kerja riset tersebut, salah satu inovasi yang menonjol adalah Chery Super Hybrid atau CSH.

Chery menyebut teknologi CSH mampu mencapai efisiensi termal 44,5 persen. Teknologi ini juga diklaim membuat konsumsi bahan bakar berada di bawah 4,2 liter per 100 kilometer.

Pencapaian itu menegaskan arah pengembangan Chery yang menyeimbangkan performa, efisiensi energi, dan kenyamanan berkendara. Di tengah persaingan industri otomotif yang semakin ketat, Chery tampak berupaya membangun masa depan bisnisnya lewat pameran global, inovasi baterai, dan ekspansi pabrik rendah emisi.

Terkait