BYD M6 terus menarik perhatian karena posisinya sebagai salah satu MPV listrik yang banyak diburu konsumen di Indonesia. Minat terhadap unit baru ikut mendorong pencarian harga bekasnya, terutama dari calon pembeli yang ingin masuk ke segmen mobil listrik dengan biaya lebih terukur.
Di pasar mobil bekas, BYD M6 sudah mulai muncul dengan harga yang masih tinggi untuk ukuran kendaraan seken. Berdasarkan pantauan di berbagai platform jual beli mobil daring, unit keluaran 2024 masih dipasang di atas Rp300 juta, sehingga model ini menunjukkan nilai jual kembali yang relatif kuat di tengah tingginya minat pasar.
Harga bekas yang mulai terbentuk
Sebagai pembanding, BYD M6 baru dipasarkan mulai Rp383 juta untuk tipe Standard. Varian Superior dibanderol Rp423 juta, sedangkan tipe tertinggi Superior Captain dijual Rp433 juta.
Selisih harga antara unit baru dan bekas menjadi perhatian utama pembeli yang membandingkan nilai ekonomisnya. Pada mobil listrik bekas, depresiasi memang sering menjadi faktor yang paling dicermati karena penurunan harga bisa terasa besar dalam beberapa tahun pemakaian.
Informasi pasar menunjukkan bahwa penurunan harga mobil bekas di segmen ini bisa mencapai 50 persen dalam kurun tiga hingga empat tahun. Namun, posisi BYD M6 tampak belum mengikuti pola penurunan yang terlalu tajam karena unit yang beredar masih tergolong muda dan permintaan tetap tinggi.
Daftar harga BYD M6 bekas di pasaran
Dari hasil pemantauan di sejumlah platform daring, varian Superior tahun 2024 dengan odometer di atas 20.000 km terlihat ditawarkan pada kisaran Rp320 jutaan. Angka ini menempatkan mobil tersebut masih cukup dekat dengan harga unit barunya.
Untuk unit produksi 2025, rentang harganya juga beragam tergantung kondisi dan jarak tempuh. Ada BYD M6 Superior dengan odometer di atas 40.000 km yang dijual Rp317 juta, sementara unit serupa dengan jarak tempuh sekitar 20.000 km dipasarkan Rp345 juta.
Perbedaan harga itu memperlihatkan bahwa kondisi fisik dan teknis sangat memengaruhi nilai akhir. Semakin rendah jarak tempuh dan semakin baik kondisi mobil, biasanya harga jualnya makin dekat ke banderol unit baru.
Mengapa BYD M6 bekas banyak dicari
BYD M6 masuk kategori MPV listrik yang dirancang untuk kebutuhan keluarga. Mobil ini memiliki panjang 4.710 mm, lebar 1.810 mm, tinggi 1.690 mm, wheelbase 2.800 mm, dan ground clearance 170 mm.
Model standar mengusung konfigurasi tujuh penumpang atau 7-seater. Karakter ini membuatnya relevan untuk konsumen yang mencari kabin lapang, tetapi tetap ingin beralih ke kendaraan listrik.
Dari sisi teknologi, BYD M6 dibekali Blade Battery. Varian standar menggunakan baterai 55,4 kWh dengan jarak tempuh hingga 420 km dalam sekali pengisian penuh.
Fitur pengisian dayanya juga mendukung DC hingga 89 kW dan AC 7 kW. Performa akselerasinya tercatat mampu melaju dari 0-100 km/jam dalam 10,1 detik, angka yang cukup kompetitif untuk kelas MPV listrik keluarga.
Faktor yang perlu dicermati calon pembeli
Minat tinggi terhadap BYD M6 bekas tidak lepas dari reputasi model barunya yang sudah cepat dikenal pasar. Namun, pembeli tetap perlu memperhatikan kombinasi harga, odometer, dan kondisi unit sebelum menentukan pilihan.
Unit dengan kilometernya lebih rendah tentu cenderung bertahan di harga yang lebih tinggi. Sebaliknya, mobil dengan jarak tempuh besar biasanya memberi ruang negosiasi lebih luas, meski tetap bergantung pada kondisi keseluruhan kendaraan.
Dengan harga pasar yang masih berada di atas Rp300 juta untuk beberapa unit, BYD M6 bekas menunjukkan bahwa model ini belum kehilangan daya tariknya. Selama permintaan terhadap MPV listrik keluarga terus tinggi, pergerakan harga bekasnya masih akan menjadi perhatian utama di pasar mobil listrik Indonesia.
