
Ketua Umum PERIKHSA Bambang Soesatyo atau Bamsoet mengukuhkan kepengurusan komunitas Jeep PERIKHSA 4×4 di Parle Senayan, Jakarta. Komunitas ini menghimpun pemilik Jeep 4×4 sekaligus anggota dengan Izin Khusus Senjata Api Bela Diri (IKHSA), dan diarahkan menjadi wadah yang tidak hanya menyalurkan hobi otomotif, tetapi juga memperkuat disiplin dan solidaritas.
Pengukuhan itu juga diposisikan sebagai langkah untuk memberi nilai baru pada komunitas off road di Indonesia. Bamsoet menilai hobi ekstrem seperti berkendara off road perlu disertai tanggung jawab, etika, dan kontribusi social yang lebih luas.
Sinergi hobi otomotif dan disiplin
Dalam acara Halal Bihalal PERIKHSA dan Pengukuhan Pengurus PERIKHSA 4×4 COMMUNITY di Parle Senayan, Bamsoet menekankan bahwa aktivitas off road tidak boleh dipandang sekadar sebagai hiburan. Ia menyebut kegiatan itu melatih ketangguhan, sementara kepemilikan senjata api bela diri menuntut disiplin tinggi dan kepatuhan pada aturan.
“Off road melatih ketangguhan, sementara kepemilikan senjata api bela diri menuntut disiplin tinggi,” kata Bamsoet dalam keterangannya. Ia menambahkan, keduanya harus berjalan dalam koridor etika dan profesionalisme agar komunitas punya manfaat yang lebih luas.
Pesan itu sejalan dengan semangat PERIKHSA sebagai organisasi induk yang memegang standar ketat dalam kepemilikan senjata api bela diri. Standar tersebut mencakup seleksi psikologi, pemeriksaan kesehatan, dan pelatihan penggunaan yang bertanggung jawab.
Komunitas otomotif dengan agenda yang lebih luas
Bamsoet menilai kehadiran PERIKHSA 4×4 COMMUNITY membawa dimensi baru dalam dunia komunitas otomotif nasional. Menurut dia, perkembangan komunitas off road dalam satu dekade terakhir membuka ruang untuk menghadirkan orientasi yang tidak berhenti pada kegiatan berkendara semata.
Ia menyebut komunitas ini perlu menunjukkan bahwa hobi ekstrem bisa menjadi sarana pembentukan karakter dan penguatan solidaritas. Dari sana, aktivitas komunitas diharapkan juga memberi kontribusi nyata bagi masyarakat serta mendukung penguatan nilai kebangsaan.
Pandangan itu juga memperlihatkan upaya mendorong industri otomotif melalui tumbuhnya ekosistem komunitas yang aktif. Kehadiran komunitas Jeep 4×4 memberi ruang pertemuan antarpenggemar kendaraan tangguh, sekaligus menciptakan jejaring sosial yang lebih solid di dalam olahraga otomotif.
Deretan tokoh hadir dalam pengukuhan
Acara pengukuhan pengurus PERIKHSA 4×4 COMMUNITY dihadiri sejumlah tokoh. Mereka antara lain Ketua Dewan Pembina yang juga mantan Panglima TNI Marsekal TNI (P) Hadi Tjahjanto, Aboe Bakar Al Habsy, Ketua Dewan Penasehat Komjen Pol (Purn.) Nanan Soekarna, serta Wakil Dewan Penasehat Hercules Rosario Marshal dan Sonny Harsono.
Hadir pula Presiden PERIKHSA 4×4 Malik Bawazier, Presiden PERIKHSA Riders Aldwin Rahadian, dan para pengurus PERIKHSA 4×4 lainnya. Kehadiran mereka menandai dukungan internal yang kuat terhadap pembentukan struktur organisasi komunitas yang lebih rapi dan terarah.
Bamsoet juga menyoroti bahwa pemilik IKHSA termasuk warga negara yang terlatih dan harus siap berada di garda terdepan bersama masyarakat lain jika menghadapi ancaman dari luar yang merongrong kedaulatan negara. Pernyataan itu menegaskan bahwa komunitas di bawah PERIKHSA tidak hanya dibangun sebagai ruang hobi, tetapi juga sebagai wadah pembinaan sikap tanggung jawab.
Brotherhood sebagai modal sosial
Selain menekankan disiplin, Bamsoet mendorong penguatan semangat brotherhood lintas komunitas. Ia menilai solidaritas yang tumbuh di lingkungan otomotif dan olahraga menembak dapat menjadi modal sosial penting dalam menjaga persatuan bangsa.
Menurut Bamsoet, spirit kebersamaan yang hadir di PERIKHSA, termasuk dalam PERIKHSA 4×4 COMMUNITY, dapat berfungsi sebagai perekat antaranggotanya. Dalam konteks yang lebih luas, solidaritas itu juga bisa dipakai untuk membangun karakter kebangsaan yang kuat dan berorientasi pada kepentingan bersama.
Dengan format baru yang menggabungkan hobi Jeep 4×4, disiplin berorganisasi, dan komitmen pada nilai nasional, komunitas ini diproyeksikan menjadi contoh bagaimana komunitas otomotif bisa bergerak lebih jauh dari sekadar ajang kumpul penggemar kendaraan. PERIKHSA 4×4 kini hadir sebagai wadah yang menempatkan hobi, tanggung jawab, dan persaudaraan dalam satu gerak yang sama.
Source: oto.detik.com








