Laba FIFGroup Tembus Rp 4,63 Triliun, Margin Sehat Dan Pembiayaan Ikut Menguat

Author: Qoo Media

PT Federal International Finance (FIFGroup) mencatat kinerja positif pada tahun buku 2025 dengan laba bersih mencapai Rp 4,63 triliun. Angka ini tumbuh 4,92 persen secara year-on-year dan memperlihatkan bahwa bisnis pembiayaan perusahaan masih bergerak dalam jalur pertumbuhan yang stabil.

Kinerja tersebut juga didukung oleh penyaluran pembiayaan yang naik menjadi Rp 49,45 triliun. Di saat yang sama, kualitas aset tetap terjaga karena Non-Performing Finance (NPF) berada di level 0,20 persen, yang masuk kategori sangat sehat menurut standar regulator.

Laba dan pembiayaan sama-sama naik

Pencapaian laba bersih dan penyaluran pembiayaan ini menjadi sorotan utama dalam hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan pada 2026. FIFGroup menunjukkan bahwa pertumbuhan tidak hanya datang dari sisi pendapatan, tetapi juga dari kemampuan menjaga kualitas portofolio pembiayaan.

Presiden Direktur FIFGroup Indra Gunawan menilai kinerja solid tersebut menjadi pijakan penting bagi perusahaan. Ia menegaskan bahwa capaian ini tidak sekadar mencerminkan angka keuangan, melainkan juga kemampuan perusahaan tetap relevan dalam membantu masyarakat meraih tujuan mereka.

Pernyataan itu sejalan dengan posisi FIFGroup sebagai anak usaha Astra dan bagian dari Astra Financial. Perusahaan menempatkan layanan pembiayaan bukan hanya sebagai produk bisnis, tetapi juga sebagai sarana yang mendukung kebutuhan masyarakat dalam berbagai tahap kehidupan.

Fokus keberlanjutan ikut diperkuat

Sejalan dengan arah pertumbuhan jangka panjang, FIFGroup terus memperkuat prinsip keberlanjutan lewat inisiatif ESG. Upaya ini dijalankan dalam kerangka FIFGROUP 2030 Sustainability Aspirations yang bertumpu pada tiga pilar utama, yaitu portfolio, people, dan public contribution.

Pada pilar portfolio, perusahaan mencatat pembiayaan berkelanjutan sebesar Rp747,40 miliar hingga akhir 2025. FIFGroup juga memperkuat pendanaan hijau melalui ESG Loan senilai USD50 juta, yang menunjukkan komitmen perusahaan pada pembiayaan yang lebih bertanggung jawab.

Langkah tersebut penting karena industri pembiayaan kini menghadapi tuntutan yang makin besar untuk menyeimbangkan pertumbuhan bisnis dan prinsip keberlanjutan. FIFGroup menempatkan pendekatan ini sebagai bagian dari strategi jangka panjang, bukan program tambahan semata.

Pemberdayaan karyawan dan kontribusi sosial

Pada pilar people, FIFGroup menyebut perusahaan terus membangun lingkungan kerja yang aman, sehat, dan inklusif. Salah satu wujudnya terlihat dari pemberdayaan karyawan disabilitas yang mencapai 234 orang pada 2025, atau naik 9,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Perhatian pada aspek ketenagakerjaan ini memperlihatkan bahwa kinerja perusahaan juga ditopang oleh pengelolaan sumber daya manusia yang lebih inklusif. Dalam konteks bisnis pembiayaan, kualitas layanan kerap bergantung pada kesiapan internal perusahaan dalam menjaga budaya kerja yang sehat.

Di sisi public contribution, FIFGroup menjalankan sejumlah program sosial melalui empat pilar utama. Pada program FIFGROUP Sehat, perusahaan mengumpulkan lebih dari 24 ribu kantong darah sebagai bagian dari aksi kemanusiaan.

Melalui FIFGROUP Pintar, program literasi keuangan MENYALA menjangkau 31.746 siswa dan 5.405 guru. Capaian itu tumbuh 118 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan menunjukkan perluasan manfaat program ke sektor pendidikan.

Dorong UMKM dan lingkungan

Program FIFGroup Sejahtera diarahkan untuk mendukung pemberdayaan UMKM melalui dana bergulir sebesar Rp1,56 miliar. Sementara itu, FIFGROUP Lestari diwujudkan lewat penanaman 30.000 pohon, atau naik sekitar 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Rangkaian program tersebut memperlihatkan bahwa FIFGroup tetap menempatkan kontribusi sosial dan lingkungan sebagai bagian dari strategi bisnis. Momentum perayaan hari jadi ke-37 tahun yang jatuh pada 1 Mei 2026 juga menjadi penanda perjalanan perusahaan yang terus ingin bertumbuh bersama masyarakat.

Source: www.liputan6.com
Terbaru