Gesits makin sering masuk daftar pilihan motor listrik yang dicari konsumen karena menawarkan kombinasi harga, performa, dan identitas sebagai produk lokal. Dukungan potongan subsidi Rp7 juta juga membuat banderolnya jauh lebih menarik bagi pembeli yang memenuhi syarat.
Di tengah naiknya minat pada kendaraan ramah lingkungan, motor listrik buatan dalam negeri ini mendapat sorotan karena tingkat komponen dalam negerinya mencapai 85 persen. Angka itu menegaskan posisi Gesits sebagai salah satu motor listrik lokal yang tidak sekadar hadir, tetapi juga serius bersaing di pasar.
Daya tarik Gesits di pasar motor listrik
Gesits merupakan singkatan dari Garans Electric Scooter ITS. Model ini lahir dari kolaborasi Institut Teknologi Sepuluh Nopember dengan industri nasional dan diproduksi di Cileungsi, Jawa Barat.
Hampir seluruh elemen utamanya disebut berasal dari hasil pengembangan dalam negeri. Mulai dari bodi, motor listrik, sampai perangkat lunak pada dashboard, semuanya menjadi bagian dari kekuatan utama yang ditawarkan merek ini.
Kondisi tersebut membuat Gesits tidak hanya dijual sebagai alat transportasi hemat energi. Motor ini juga diposisikan sebagai pilihan bagi konsumen yang ingin beralih dari bahan bakar fosil tanpa melepas kebanggaan pada produk nasional.
Performa yang disiapkan untuk mobilitas harian
Keraguan terhadap tenaga motor listrik masih sering muncul di kalangan calon pengguna. Namun, Gesits membawa spesifikasi yang cukup kompetitif untuk penggunaan perkotaan.
Motor ini dibekali tenaga 5.000 Watt atau 5 kW. Secara teknis, performanya disebut sebanding dengan motor matic konvensional di kelas 125cc ke atas.
Akselerasinya juga menjadi salah satu nilai jual penting. Dari posisi diam hingga 50 km per jam, Gesits diklaim dapat mencapainya dalam waktu sekitar 5 detik.
Untuk kecepatan puncak, motor ini mampu menembus 70 km per jam. Angka tersebut dinilai cukup ideal untuk kebutuhan harian di jalanan kota yang padat.
Pengguna juga mendapat tiga pilihan mode berkendara. Tersedia mode Eco untuk efisiensi daya, Urban untuk pemakaian normal, dan Sport untuk kebutuhan performa lebih responsif.
Fitur gigi mundur turut disematkan pada motor ini. Kehadiran fitur tersebut membantu manuver saat parkir atau ketika motor harus dipindahkan di ruang sempit.
Baterai, jarak tempuh, dan sistem tukar baterai
Gesits menggunakan baterai Lithium Ion 72 Volt 20 Ah sebagai sumber tenaga. Satu baterai disebut mampu membawa motor menempuh jarak hingga 50 km.
Keunggulan lain terletak pada konfigurasi dua baterai. Motor ini dirancang dapat menampung dua baterai sekaligus secara paralel, sehingga jarak tempuh total bisa mencapai 100 km.
Skema ini memberi fleksibilitas bagi pengguna dengan mobilitas berbeda-beda. Pengendara yang menempuh rute lebih pendek bisa memakai satu baterai, sedangkan kebutuhan perjalanan lebih jauh dapat ditopang dengan dua baterai.
Gesits juga menonjolkan sistem swapping atau tukar baterai. Baterainya dapat dicabut dan diganti dengan mudah, sehingga pengguna tidak selalu harus menunggu pengisian daya selesai.
Waktu charging yang dibutuhkan berada di kisaran 3 hingga 4 jam. Karena itu, sistem baterai lepas-pasang menjadi solusi praktis bagi pengguna yang mengejar efisiensi waktu.
Fitur modern untuk keamanan dan kendali
Dari sisi fitur, Gesits sudah memakai rem cakram pada roda depan dan belakang. Sistem pencahayaan pun telah menggunakan full LED untuk membantu visibilitas saat malam hari.
Panel instrumennya mengandalkan Smart Dashboard digital. Informasi penting ditampilkan secara ringkas, termasuk indikator suhu baterai untuk membantu mencegah kondisi overheat.
Motor ini juga mendukung konektivitas ke aplikasi smartphone. Melalui aplikasi tersebut, pemilik dapat memantau kapasitas baterai secara real-time, melihat histori jarak tempuh, dan menerima notifikasi bila terjadi error pada sistem.
Fitur digital seperti itu menjadi nilai tambah di segmen motor listrik. Konsumen tidak hanya membeli kendaraan, tetapi juga ekosistem pemantauan yang lebih praktis.
Harga terbaru setelah potongan subsidi Rp7 juta
Berdasarkan estimasi harga sebelum subsidi, Gesits hadir dalam beberapa varian. Berikut rinciannya:
- Gesits Raya: sekitar Rp21.000.000
- Gesits Elektrik: sekitar Rp21.900.000
- Gesits G1x: sekitar Rp29.750.000
Dengan potongan subsidi Rp7 juta bagi konsumen yang lolos kualifikasi, harga tiap varian menjadi lebih rendah. Perhitungannya menjadi sebagai berikut:
- Gesits Raya: sekitar Rp14.000.000
- Gesits Elektrik: sekitar Rp14.900.000
- Gesits G1x: sekitar Rp22.750.000
Setelah potongan tersebut, posisi harga Gesits menjadi semakin kompetitif. Banderolnya bahkan mendekati kisaran motor bebek atau motor matic entry-level, sehingga peluang adopsinya di pasar massal makin terbuka.
Bukan hanya harga awal yang menarik perhatian, biaya operasionalnya juga tergolong rendah. Untuk menempuh jarak 100 km, biaya listrik yang disebut dibutuhkan hanya sekitar Rp3.000.
Efisiensi itu membuat Gesits menonjol di tengah mahalnya biaya bahan bakar fosil. Di sisi lain, motor listrik ini juga menawarkan keuntungan nonfinansial karena bebas polusi udara dan suara, serta disebut memberi keuntungan tambahan bagi pengguna di Jakarta lewat aturan bebas ganjil genap.
