2026 Toyota Supra MkV Final Edition, Mobil Bagus yang Terlambat Diapresiasi

Bayangan tentang Toyota Supra MkV masih terasa baru, tetapi varian Final Edition 2026 justru menandai akhir dari generasi yang berjalan sejak 2019. Mobil ini datang sebagai penutup yang seharusnya lebih besar gaungnya, karena ia tetap menawarkan karakter coupe sport dua pintu yang tajam, cepat, dan sangat fokus pada pengemudi.

Masalahnya, Supra generasi ini tidak pernah benar-benar menjadi pembicaraan besar di jalanan. Narasi bahwa mobil ini hanyalah versi lain dari BMW, ditambah fakta bahwa ia diproduksi di Austria dan berbagi platform serta mesin dengan BMW Z4, tampaknya ikut menahan pamornya di pasar.

Desain yang tetap menonjol

Secara visual, ubahan Supra selama tujuh tahun terakhir terbilang minim, tetapi itu bukan kekurangan besar. Bentuknya masih terlihat agresif saat diam, dengan siluet rendah, lekuk tegas, dan buritan lebar yang memperkuat kesan siap melesat.

Detail seperti spoiler bagasi besar dan lampu rem ketiga bergaya motorsport di antara knalpot memberi identitas yang jelas. Dari sudut belakang tiga perempat, proporsinya terasa paling kuat dan paling mudah dikenali sebagai mobil performa.

Kabinter yang rapat dan fungsional

Interior pada unit Final Edition terasa paling rapi di keluarga Supra. Jok dibalut Black Alcantara dan kulit, lalu di belakang kursi tersedia sepasang subwoofer besar, sementara bagasi masih cukup untuk beberapa tas.

Posisi duduknya cukup pas untuk pengemudi tinggi, termasuk sosok setinggi 6’5″ seperti yang disebut dalam ulasan referensi, meski ruang untuk penumpang besar di sebelah masih sangat terbatas. Sistem infotainment juga butuh adaptasi karena bisa dikendalikan lewat sentuhan dan kenop di konsol tengah, tetapi sebagian besar fungsi penting tetap mudah dijangkau.

Performa yang tidak main-main

Di balik kap, Supra Final Edition memakai mesin enam silinder segaris 3.0 liter twin-turbo dengan output 382 hp dan torsi 368 lb-ft. Tenaga itu disalurkan ke roda belakang melalui transmisi otomatis ZF delapan percepatan, yang disebut sang ulasan sebagai unit yang benar-benar cepat dan sanggup mengelola tenaga tanpa kesulitan berarti.

Toyota juga menawarkan transmisi manual enam percepatan, tetapi mobil uji menggunakan transmisi otomatis. Kombinasi mesin dan girboks ini membuat Supra terasa sangat responsif, terutama saat mode Sport+ diaktifkan.

Lebih kaku, lebih serius

Toyota menambahkan penguat struktur pada edisi ini, termasuk strut tie bar senilai $620 pada mobil uji. Kap mesin memperlihatkan banyak komponen yang saling terhubung, dan adaptif damper yang lebih kaku di mode Sport serta Sport+ membuat karakter mobil ini makin terfokus.

Sifat itu memberi keuntungan di jalan berliku, karena Supra merespons cepat dan menjaga arah dengan presisi. Namun, karakter tersebut juga membawa konsekuensi berupa gerakan bodi yang keras dan pantulan yang terasa tajam saat permukaan jalan tidak mulus.

Di jalan berkelok, ban Michelin Pilot Super Sport memberi daya cengkeram tinggi. Rem vented Brembo empat piston juga disebut bekerja kuat tanpa fade selama pengujian di jalan Ozark yang berliku.

Siap menikung, tapi tidak selalu lembut

Pengujian di jalan malam yang sempit dan bergelombang memperlihatkan karakter asli Supra dengan jelas. Mobil ini mampu menyambung tikungan dengan sangat cepat, tetapi lubang atau retakan tajam di aspal bisa memancing koreksi kecil di kemudi karena suspensinya begitu kaku.

Saat melaju lebih cepat, sasis dan suspensi yang ketat membuat mobil tetap kompak. Meski begitu, sifat “shimmy and shakes” di batas kemampuan mobil bisa terasa lebih kasar dari yang diharapkan, terutama bagi pengemudi yang lebih suka rotasi yang lebih halus.

Posisi di pasar dan nilai pakai

Dari sisi peralatan, Supra Final Edition datang cukup lengkap. Fitur standar mencakup heated power seats, sistem audio JBL 12 speaker, layar infotainment 8,8 inci, dan wireless Apple CarPlay.

Mobil uji juga dibekali paket driver assist seharga $1,195 yang berisi dynamic radar cruise control, blind spot monitoring, rear cross-traffic alert, dan parking sensors. Dalam konteks pesaing, Nissan Z menjadi lawan terdekat selain BMW Z4, dengan harga awal di kisaran mid-$40,000 dan tenaga 400 hp dari mesin V6 turbo.

Soal efisiensi, Supra dan Z4 sama-sama mencatat 25 mpg combined dan 29 mpg highway, sementara Supra berada di 22 mpg city. Nissan Z tertinggal di angka 19 mpg city, 28 mpg highway, dan 22 mpg combined.

Pada akhirnya, edisi pamungkas ini dipandang sebagai mobil yang menyenangkan, cepat, dan cukup jujur ketika didorong di batasnya. Justru karena kualitas itu, banyak orang mungkin akan menyesal jika generasi MkV Supra berlalu tanpa perhatian yang semestinya.

Exit mobile version