Rivian menghadapi situasi serius setelah fasilitasnya di Normal, Illinois, terkena hantaman tornado secara langsung. Namun, berdasarkan keterangan perusahaan, kerusakan itu belum tentu mengganggu rencana besar mereka untuk meluncurkan R2.
Laporan internal perusahaan yang dikutip CNBC menyebut Building 2 mengalami kerusakan dan kini ditutup sementara untuk proses penilaian. Di sisi lain, CEO Rivian RJ Scaringe menegaskan tidak ada korban luka di pabrik tersebut, sebuah kabar yang menjadi titik terang di tengah kerusakan fisik yang terlihat cukup parah.
Kerusakan paling terasa ada di area logistik R2
Data dari National Weather Service menunjukkan badai supercell melintasi wilayah itu pada Jumat malam dan memicu 25 tornado di negara bagian tersebut. Tornado yang menghantam pabrik Rivian mulai terbentuk pukul 9:57 malam, masuk kategori EF1, dan menghasilkan hembusan angin hingga 110 mph atau 177 km/jam.
Tornado itu menempuh jarak 10,3 mil atau 16,6 km dengan lebar sekitar 800 yard atau 2.400 kaki. Pemerintah juga menyebut badai tersebut merusak beberapa bangunan logam, menimbulkan kerusakan pohon yang signifikan, dan membalikkan sebuah truk semi di I-55.
Foto-foto yang beredar di Rivian Forums memperlihatkan bagian dinding luar yang runtuh dan sebagian langit-langit yang ambruk. Di area sekitar juga terlihat puing-puing, sebuah trailer semi yang terbalik, serta kerusakan pada bangunan lain.
Kondisi itu penting karena area yang terdampak disebut berkaitan dengan penyimpanan suku cadang dan logistik untuk R2. Meski begitu, Scaringe memberi sinyal bahwa operasi di beberapa bagian itu bisa kembali berjalan secepatnya dalam pekan ini.
Mengapa R2 tetap jadi sorotan
R2 merupakan model yang sangat penting bagi Rivian karena diposisikan sebagai salah satu produk andalan berikutnya. Secara spesifikasi di atas kertas, kendaraan ini bahkan disebut unggul dari Jeep Recon, sehingga ekspektasi terhadap peluncurannya cukup tinggi.
Varian awal yang disiapkan adalah R2 Performance dengan harga $57,990. Model ini dibekali baterai 87,9 kWh dan sistem penggerak dua motor dengan tenaga 656 hp atau 489 kW / 665 PS serta torsi 609 lb-ft atau 825 Nm.
Dengan konfigurasi tersebut, R2 Performance diklaim mampu berakselerasi dari 0–60 mph dalam 3,6 detik. Jarak tempuhnya juga mencapai hingga 330 mil atau 531 km, angka yang membuat model ini langsung masuk radar calon pembeli kendaraan listrik.
Rivian juga menyiapkan varian lain setelahnya, termasuk R2 Standard Short Range yang dijadwalkan hadir pada akhir 2027. Varian ini diperkirakan dijual sekitar $45,000 dengan jarak tempuh lebih dari 275 mil atau 443 km.
Tanda-tanda gangguan ada, tetapi belum mengarah ke krisis produksi
Kerusakan pada Building 2 memang menimbulkan pertanyaan tentang dampaknya terhadap rantai persiapan R2. Namun, pernyataan perusahaan menunjukkan situasinya masih dalam tahap evaluasi, bukan gangguan produksi jangka panjang yang sudah pasti.
Kabar bahwa tidak ada luka di pabrik juga mengurangi kekhawatiran terbesar dari insiden ini. Dalam konteks manufaktur otomotif, pemulihan area logistik dan penyimpanan suku cadang sering kali menjadi faktor penting agar jadwal kerja kembali normal lebih cepat.
Pada saat yang sama, fakta bahwa Rivian sudah menyoroti kemungkinan operasi di area terdampak pulih minggu ini memberi sinyal bahwa perusahaan masih ingin menjaga ritme pengembangan R2. Meski kerusakan akibat tornado terlihat nyata dan luas, respons awal Rivian menunjukkan bahwa jalur peluncuran model tersebut belum otomatis masuk ke zona bahaya.
