Review VinFast VF e34, Bantingannya Selembut Sofa tapi Fitur Sepenting Ini Malah Hilang!

VinFast VF e34 hadir sebagai SUV listrik yang cepat mencuri perhatian karena menawarkan desain modern dan karakter berkendara yang menonjol di aspek kenyamanan. Mobil ini dinilai menarik bagi calon pengguna yang mencari kendaraan listrik bergaya futuristik, tetapi tetap perlu dicermati karena ada sejumlah fitur dasar yang justru absen.

Dari informasi yang beredar dalam ulasan berbasis pengalaman langsung, VF e34 memperlihatkan kombinasi yang cukup unik antara tampilan premium, kabin lega, dan suspensi yang sangat empuk. Di sisi lain, ada kekurangan yang terasa mengejutkan untuk mobil dengan citra modern, mulai dari smart keyless entry yang tidak tersedia hingga rem parkir yang masih manual.

Desain luar tampil kuat, tetapi belakang belum seimpresif depan

Bagian depan menjadi salah satu nilai jual utama VinFast VF e34. Wajah mobil ini mengusung LED bar memanjang, logo huruf V di tengah, lampu projector LED, serta sensor depan yang mempertegas kesan futuristik.

Nuansa sporty juga muncul dari penggunaan velg ring 18 dengan finishing piano black. Kombinasi itu dipadukan dengan ban profil 215/45, sehingga tampilan VF e34 terlihat gagah dan memberi kesan SUV premium di kelasnya.

Di sisi samping, mobil ini sudah dibekali auto folding mirror dan kamera 360 derajat. Fitur-fitur tersebut memberi nilai praktis ketika parkir atau melintasi area sempit.

Namun, kesan modern itu sedikit terganggu karena pengguna masih harus membuka pintu memakai remote secara manual. Ketiadaan smart keyless entry menjadi catatan penting, apalagi mobil ini sudah memakai start-stop button.

Bagian belakang justru dinilai tidak sekuat desain depannya. Tidak adanya LED bar aktif di belakang membuat tampilan malam hari terasa kurang maksimal dan menurunkan konsistensi desain secara keseluruhan.

Kabin lega dengan kenyamanan yang jadi sorotan

Masuk ke interior, VF e34 menawarkan kabin bernuansa hitam dengan sentuhan chrome. Tata ruangnya terasa lapang dan memberi atmosfer yang cukup modern untuk sebuah SUV listrik kompak.

Jok berbahan kain menjadi salah satu elemen yang paling sering disorot karena dinilai sangat nyaman. Dalam ulasan referensi, kenyamanan jok ini bahkan disebut menyerupai sofa rumah, sebuah gambaran yang menegaskan fokus mobil ini pada kenyamanan harian.

Ruang kaki di baris kedua juga disebut sangat lega. Kondisi itu membuat VF e34 cocok dipakai untuk perjalanan jarak jauh atau penggunaan keluarga yang membutuhkan ruang kabin lebih longgar.

Meski begitu, bukan berarti interiornya tanpa catatan. Kursi belakang belum dilengkapi armrest, sedangkan posisi port USB dinilai kurang ergonomis bagi penumpang.

Bantingan jadi salah satu keunggulan terbesar

Dari sisi rasa berkendara, suspensi VinFast VF e34 menjadi aspek yang paling menonjol. Mobil ini disebut memiliki bantingan yang sangat empuk, bahkan dianggap sebagai salah satu yang terbaik di kelasnya.

Saat melewati jalan bergelombang atau polisi tidur, kabin tetap terasa halus tanpa hentakan yang mengganggu. Karakter ini membuat VF e34 menonjol bagi pengguna yang lebih memprioritaskan kenyamanan dibanding sensasi berkendara yang terlalu kaku.

VF e34 juga menyediakan tiga mode berkendara, yakni Eco, Comfort, dan Sport. Setiap mode memberi karakter yang berbeda sesuai kebutuhan pengemudi.

Mode Eco menghadirkan regenerative braking yang terasa sangat kuat. Dalam pemakaian tertentu, kondisi ini memungkinkan pengalaman one pedal driving yang umumnya disukai pengguna kendaraan listrik.

Mode Comfort ditempatkan sebagai pilihan yang paling seimbang. Pengemudi mendapatkan kombinasi performa dan kenyamanan yang lebih netral untuk penggunaan sehari-hari.

Sementara itu, mode Sport memberi respons akselerasi yang lebih agresif. Tarikan awal terasa sigap dan lebih bertenaga, sehingga pengalaman berkendara terasa lebih dinamis ketika dibutuhkan.

Fitur penunjang visibilitas dan pengisian daya cepat

Selain kenyamanan suspensi, VF e34 juga dibantu fitur yang mendukung rasa aman saat berkendara. Kamera 360 derajat dan blind spot monitoring disebut sangat membantu, terutama ketika mobil harus melewati jalan sempit atau area dengan visibilitas terbatas.

Visibilitas dari dalam kabin juga dinilai cukup luas. Faktor ini ikut meningkatkan rasa percaya diri pengemudi, khususnya saat bermanuver di lingkungan padat.

Untuk sumber tenaga, VF e34 memakai baterai 41,9 kWh. Mobil ini mendukung pengisian cepat DC CCS2 dan dalam pengujian disebut mampu mencapai daya pengisian hingga 70,6 kW.

Dengan kondisi optimal, pengisian dari baterai rendah hingga penuh diklaim bisa dilakukan sekitar 30 menit. Angka ini menjadi nilai tambah bagi pengguna yang menempatkan efisiensi waktu sebagai faktor penting dalam memilih mobil listrik.

Kekurangan yang tidak bisa diabaikan

Di balik paket desain dan kenyamanan yang kuat, VF e34 tetap menyisakan beberapa kekurangan yang cukup terasa. Salah satu yang paling menonjol adalah penggunaan rem parkir manual, yang dinilai kurang praktis untuk mobil modern di segmen ini.

Mobil ini juga belum memiliki auto hold. Padahal fitur tersebut penting untuk meningkatkan kenyamanan saat menghadapi kemacetan atau berhenti berulang di lalu lintas padat.

Catatan lain datang dari absennya triple turn signal. Fitur ini sebenarnya sudah cukup lazim ditemui pada banyak mobil modern, sehingga ketiadaannya terasa kontras dengan citra futuristik yang dibawa VF e34.

Karena itu, VinFast VF e34 tampil sebagai SUV listrik dengan dua wajah yang cukup jelas. Di satu sisi, mobil ini unggul dalam desain depan, kabin yang nyaman, ruang belakang lega, pengisian cepat, dan bantingan yang sangat halus, tetapi di sisi lain masih menyisakan kekurangan fitur yang justru mudah ditemui pada mobil modern lain di kelasnya.

Terkait