Pasar mobil keluarga di Indonesia kedatangan pesaing baru dari Wuling Motors melalui peluncuran SUV 7-seater Eksion di Kota Kasablanca, Jakarta Selatan. Model ini langsung menarik perhatian karena tersedia dalam dua teknologi elektrifikasi sekaligus, yaitu listrik murni atau EV dan plug-in hybrid atau PHEV.
Wuling menempatkan Eksion sebagai SUV yang menyasar keluarga yang mencari kenyamanan, efisiensi, dan perlindungan dalam satu paket. Untuk masa pemesanan awal, harga model ini dibuka mulai Rp389 juta untuk pasar Indonesia.
Fokus pada keluarga dan teknologi elektrifikasi
Marketing Director Wuling Motors, Ricky Christian, menegaskan arah pengembangan model ini lewat pernyataan singkat tentang tujuan produk tersebut. “Eksion hadir untuk memberikan kenyamanan, efisiensi, sekaligus perlindungan bagi keluarga dengan dukungan teknologi EV dan PHEV,” ujarnya.
Pernyataan itu memperlihatkan posisi Eksion sebagai produk yang tidak hanya mengejar tampilan modern, tetapi juga fungsi praktis untuk kebutuhan harian. Kehadiran opsi EV dan PHEV juga memberi pilihan bagi konsumen yang ingin beralih ke kendaraan elektrifikasi dengan karakter penggunaan yang berbeda.
Perbedaan tenaga EV dan PHEV
Pada varian PHEV, Wuling menggunakan mesin 1.5 liter hybrid yang dipadukan dengan motor listrik dan sistem Dedicated Hybrid Transmission atau DHT. Mesin bensinnya menghasilkan tenaga 105 hp, sedangkan motor listriknya menyumbang daya 195 hp.
Kombinasi itu dipadukan dengan baterai 20,5 kWh yang diklaim mampu membuat mobil menempuh jarak gabungan lebih dari 1.000 km berdasarkan pengujian CLTC. Untuk konsumen yang menginginkan jarak tempuh jauh dengan dukungan mesin bensin dan listrik, varian ini menjadi salah satu andalan utama.
Sementara itu, varian EV murni memakai baterai 69,2 kWh. Wuling menyebut jarak tempuhnya bisa mencapai 530 km dalam sekali pengisian daya penuh.
Spesifikasi performa dan pilihan varian
Di sisi performa, motor listrik pada varian EV diklaim mampu menghasilkan tenaga 203,9 Tk dengan torsi puncak 310 Nm. Angka ini menunjukkan bahwa Eksion tidak hanya dibangun sebagai kendaraan keluarga, tetapi juga dirancang agar tetap responsif dalam penggunaan harian.
Wuling juga membuka periode pemesanan khusus untuk 2.000 pembeli pertama. Langkah ini biasanya menjadi strategi awal pabrikan untuk mendorong minat pasar sekaligus memberi insentif bagi konsumen yang ingin lebih cepat mendapatkan unit.
Berikut daftar harga OTR Jakarta untuk Wuling Eksion:
| Varian | Harga |
|---|---|
| Wuling Eksion EV CE | Rp 389.000.000 |
| Wuling Eksion EV EX | Rp 459.000.000 |
| Wuling Eksion PHEV CE | Rp 449.000.000 |
| Wuling Eksion PHV EX | Rp 499.000.000 |
Persaingan di segmen SUV elektrifikasi
Kehadiran Eksion menambah pilihan SUV 7-seater di tengah pasar yang mulai memberi perhatian lebih pada kendaraan elektrifikasi. Dengan dua opsi penggerak, Wuling tampak ingin menjangkau konsumen yang belum sepenuhnya siap beralih ke mobil listrik penuh maupun yang sudah menginginkan efisiensi EV.
Dari sisi harga, rentang Rp389 juta hingga Rp499 juta menempatkan Eksion di area yang cukup kompetitif untuk segmen keluarga modern. Kombinasi kabin tujuh penumpang, teknologi listrik, dan opsi hybrid membuat model ini berpotensi menjadi salah satu produk penting Wuling di Indonesia.
