Aulton Siap Masuk Indonesia, Tukar Baterai Mobil Listrik Cuma 100 Detik

Solusi pengisian daya kendaraan listrik di Indonesia diperkirakan akan makin beragam dengan hadirnya teknologi battery swap. Aulton New Energy Ltd Co, perusahaan penyedia layanan tukar baterai asal China, mengonfirmasi rencana masuk ke pasar Indonesia dan menyiapkan operasional awal di Jakarta.

Jika tidak ada kendala, stasiun tukar baterai mobil listrik milik Aulton akan mulai beroperasi pada paruh kedua tahun ini. Steven Qu, General Manager International Business Division Aulton New Energy Ltd Co, mengatakan persiapan terus berjalan agar layanan tersebut bisa diperkenalkan sesuai rencana.

Jakarta jadi titik awal

Qu menyebut stasiun pertama akan dibuka di Jakarta pada akhir Agustus. Ia menyampaikan hal itu saat dikonfirmasi di Guangzhou, China, Rabu (22/4/2026), sembari menegaskan bahwa ekspansi ini masih dalam tahap penyiapan.

Rencana tersebut tidak berdiri sendiri. Aulton akan menggandeng mitra di Indonesia untuk membangun ekosistem pendukung agar layanan battery swap bisa berjalan lebih luas dan lebih terintegrasi.

Meski begitu, perusahaan belum membuka identitas partner strategis yang akan diajak bekerja sama. Qu hanya menegaskan bahwa pengembangan ekosistem tidak bisa dilakukan sendiri dan membutuhkan dukungan pihak lokal.

Teknologi generasi ketujuh

Aulton mengatakan teknologi yang akan dibawa ke Indonesia adalah versi terbaru, yaitu generasi ketujuh. Stasiun penukaran baterai itu juga disebut memiliki desain yang ringkas, dengan luas bangunan sekitar 56 meter persegi.

Ukuran tersebut membuat battery swap station relatif mudah ditempatkan di area perkotaan yang ruangnya terbatas. Konsep ini menjadi salah satu alasan teknologi penukaran baterai dinilai menarik, terutama untuk pasar yang membutuhkan proses pengisian energi yang cepat.

Keunggulan utama battery swap terletak pada waktu layanan yang singkat. Qu menjelaskan bahwa proses dari mobil masuk hingga keluar hanya membutuhkan sekitar 100 detik.

Dengan kata lain, pengguna tidak perlu menunggu lama seperti saat mengisi daya lewat kabel. Waktu itu setara dengan durasi singkat yang mendekati pengisian bahan bakar di SPBU.

Potensi ekosistem kendaraan listrik

Kehadiran battery swap menambah pilihan bagi pengguna mobil listrik di Indonesia. Selama ini, pengisian daya identik dengan charging melalui kabel, sehingga model penukaran baterai membuka opsi baru yang lebih cepat untuk kebutuhan mobilitas harian.

Namun, keberhasilan layanan ini tetap bergantung pada kesiapan ekosistem. Infrastruktur, jaringan mitra, hingga penyesuaian operasional di lapangan akan menentukan seberapa cepat teknologi ini bisa diterima pengguna.

Project Manager International Business Division Aulton, Shawn Xiang, juga menegaskan Jakarta menjadi lokasi rintisan operasional perdana. Ia menyebut rencana pembukaan pada Agustus, sementara kota lain akan menyusul, meski belum diungkap lebih jauh.

Ke depan, kehadiran Aulton di Indonesia berpotensi menjadi salah satu penanda bahwa pasar kendaraan listrik nasional mulai bergerak ke arah layanan yang lebih beragam. Jika rencana berjalan sesuai jadwal, Jakarta akan menjadi panggung awal bagi model pengisian ulang yang mengandalkan pertukaran baterai, bukan sekadar colok kabel.

Source: otomotif.kompas.com

Terkait