Barcode MyPertamina Hilang Saat Beli Pertalite, Ini Langkah Pendaftaran Ulang yang Wajib Dilakukan

Author: Qoo Media

Sejumlah pengguna BBM subsidi mengeluhkan barcode MyPertamina yang tiba-tiba hilang saat hendak membeli Pertalite atau Solar di SPBU. Kondisi ini membuat transaksi tertahan karena barcode menjadi syarat untuk menunjukkan hak pembelian BBM bersubsidi.

Masalah tersebut muncul bersamaan dengan proses pembaruan dan penyesuaian data konsumen yang dilakukan Pertamina. Langkah ini ditempuh agar penyaluran BBM subsidi bisa lebih tepat sasaran bagi masyarakat yang berhak menerima.

Pertamina Contact Center 135 melalui akun Instagram resminya menyampaikan bahwa pengguna yang mengalami barcode hilang perlu melakukan pendaftaran ulang. Pendaftaran kembali dilakukan lewat situs resmi atau aplikasi MyPertamina dengan data kendaraan yang benar dan sesuai dokumen.

Dokumen yang perlu disiapkan

Sebelum mengulang pendaftaran, konsumen perlu menyiapkan sejumlah foto dokumen agar proses verifikasi berjalan lancar. Seluruh gambar harus terlihat jelas, tidak buram, dan tidak terpotong.

Berikut dokumen yang diminta:

  1. Foto KTP asli yang jelas.
  2. Foto STNK bagian depan dan belakang secara utuh.
  3. Foto kendaraan dari samping yang memperlihatkan nomor polisi dengan detail.

Dokumen yang tidak terbaca dengan baik berpotensi menghambat proses pemeriksaan data. Karena itu, pengunggahan foto perlu dilakukan dengan cermat sejak awal.

Cara aktivasi akun MyPertamina

Pendaftaran ulang dimulai dari situs subsiditepat.mypertamina.id. Pengguna perlu memilih menu Daftar Akun Baru, lalu mengisi nama lengkap, NIK, nomor telepon, dan alamat email aktif.

Setelah itu, pengguna diminta membuat kata sandi dan menunggu tautan aktivasi yang dikirim ke email terdaftar. Tautan tersebut biasanya dikirim dalam waktu maksimal 1×24 jam dan harus diklik sebelum akun bisa dipakai untuk masuk.

Sesudah akun aktif, pengguna dapat login dengan NIK dan kata sandi yang sudah dibuat. Pada tahap ini, sistem akan mengirim kode OTP melalui SMS atau email untuk verifikasi data diri.

Lengkapi data dan unggah foto identitas

Setelah masuk, pengguna perlu melengkapi formulir alamat dan mengunggah foto KTP yang jelas. Sistem kemudian akan memproses data tersebut untuk memastikan kesesuaian identitas pengguna.

Tahap verifikasi ini menjadi bagian penting sebelum barcode bisa muncul kembali. Jika data tidak cocok atau foto tidak memenuhi syarat, proses dapat tertunda.

Daftarkan kendaraan untuk BBM subsidi

Setelah data diri diverifikasi, langkah berikutnya adalah mendaftarkan unit kendaraan melalui menu BBM dan memilih Unit Subsidi. Pengguna wajib mengisi nomor polisi, mengunggah foto STNK asli yang tidak terpotong, serta foto kendaraan yang memperlihatkan seluruh roda.

Sebelum data dikirim, pengguna juga diminta membuat PIN Klaim sebagai pengaman transaksi. Setelah seluruh tahapan selesai, sistem akan memproses pencocokan data kendaraan dan kepemilikan.

Menunggu hasil verifikasi barcode

Proses pencocokan data disebut membutuhkan waktu tunggu hingga maksimal 14 hari kerja sebelum status pendaftaran disetujui. Jika verifikasi berhasil, konsumen akan menerima email konfirmasi dan dapat melihat QR Code setelah memasukkan PIN Klaim.

Barcode tersebut kemudian bisa diunduh dan disimpan kembali untuk dipakai saat membeli BBM subsidi di SPBU Pertamina. Namun, status sebagai pengguna subsidi tetap dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan dan ketentuan terbaru dari pihak berwenang.

Karena itu, konsumen yang barcode MyPertamina-nya hilang perlu memastikan data akun, identitas, dan kendaraan tetap sesuai dengan dokumen resmi. Dengan pendaftaran ulang yang lengkap dan foto yang jelas, peluang verifikasi berjalan lancar akan lebih besar saat barcode dipakai kembali untuk transaksi BBM subsidi.

Terbaru