Wuling Motors resmi memperkenalkan Eksion sebagai opsi baru bagi konsumen yang masih mempertimbangkan antara mobil listrik murni dan kendaraan hybrid. Model ini hadir sebagai SUV 7-seater pertama di pasar otomotif Indonesia yang menawarkan dua pilihan teknologi penggerak dalam satu lini.
Kehadiran Eksion ditujukan untuk memberi fleksibilitas lebih besar bagi pembeli yang membutuhkan kabin luas, tetapi juga ingin menyesuaikan kendaraan dengan pola mobilitas harian. Dengan pendekatan itu, Wuling menempatkan Eksion sebagai produk yang tidak hanya mengejar efisiensi, tetapi juga kenyamanan dan kepraktisan.
Strategi Wuling di Segmen Kendaraan Ramah Lingkungan
Product Planning Wuling Motors, Aji Ibrahim, menyebut Eksion sebagai langkah strategis perusahaan dalam memperkuat portofolio kendaraan ramah lingkungan. Ia menegaskan bahwa model ini dirancang agar tetap menawarkan ruang kabin yang lapang tanpa mengorbankan performa berkendara.
“Eksion juga menjadi produk kedua Wuling di Indonesia yang mengaplikasikan platform terbaru,” kata Aji. Platform tersebut disebut dirancang untuk menghadirkan keseimbangan antara performa, efisiensi, dan kenyamanan.
Dimensi Besar dan Karakter SUV
Secara ukuran, Eksion tampil sebagai SUV dengan proporsi yang cukup besar untuk kelasnya. Panjang mobil ini mencapai 4.745 mm, lebar 1.850 mm, tinggi 1.755 mm, dan jarak sumbu roda 2.810 mm.
Dimensi tersebut memberi ruang kabin yang mendukung konfigurasi tujuh penumpang dan membantu stabilitas saat melaju. Wuling juga menonjolkan karakter SUV tangguh lewat desain eksterior yang dibuat berbeda pada tiap varian.
Varian PHEV memakai gril bermotif honeycomb dengan lampu utama berpola huruf X. Sementara itu, varian EV tampil dengan wajah depan tertutup tanpa gril, sehingga memberi kesan futuristik yang umum ditemui pada mobil listrik modern.
Kedua varian tetap terlihat premium berkat penggunaan pelek 18 inci dan skema warna bodi two-tone. Kombinasi ini membuat Eksion tidak hanya kuat dari sisi fungsi, tetapi juga punya daya tarik visual yang relevan bagi konsumen urban.
Kabin Lapang dengan Nuansa Modern
Masuk ke bagian dalam, Eksion mengusung tema minimalis yang dipadukan dengan material soft touch. Warna walnut brown dan carbon black pada dasbor memberi nuansa elegan yang mendukung kesan premium di kabin.
Fitur kenyamanan juga menjadi sorotan melalui ventilated seat di baris depan dan pengaturan kursi elektrik. Kehadiran panoramic sunroof memperkuat kesan lapang, terutama untuk mobil keluarga yang mengutamakan kenyamanan perjalanan.
Untuk kebutuhan informasi dan kontrol, Wuling menyematkan layar utama 12,8 inci di bagian tengah dasbor. Di belakang setir berlapis kulit, tersedia panel instrumen digital 8,8 inci yang menampilkan informasi penting kendaraan secara ringkas.
Pilihan PHEV dan EV dalam Satu Model
Di sisi performa, varian PHEV mengandalkan mesin 1.5 liter hybrid yang dipadukan dengan motor listrik dan Dedicated Hybrid Transmission atau DHT. Mesin bensinnya menghasilkan tenaga 105 hp dan torsi 130 Nm, sedangkan motor listriknya menyumbang 195 hp dengan torsi 230 Nm.
Wuling juga membekali varian ini dengan baterai 20,5 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak gabungan lebih dari 1.000 km berdasarkan standar CLTC. Angka tersebut memperlihatkan fokus Eksion PHEV pada efisiensi dan daya jelajah untuk perjalanan jauh.
Sementara itu, varian EV menggunakan baterai 69,2 kWh dengan jarak tempuh hingga 530 km saat terisi penuh. Motor listrik pada tipe ini menghasilkan tenaga 203,9 Tk dan torsi 310 Nm, sehingga memberi karakter berkendara yang lebih langsung khas mobil listrik murni.
Wuling Eksion kemudian menjadi menarik karena menawarkan dua pendekatan elektrifikasi dalam satu model SUV keluarga. Lewat kombinasi desain modern, kabin luas, dan pilihan mesin EV serta PHEV, model ini diposisikan untuk menjawab kebutuhan konsumen yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan tanpa kehilangan fleksibilitas penggunaan sehari-hari.







