Omoda O4 Meluncur, SUV Kompak Hybrid Berwajah Futuristis yang Meniru Aura Lamborghini

Omoda O4 melakukan debut internasional di Beijing Autoshow 2026 dan langsung menarik perhatian lewat formatnya sebagai SUV kompak bergaya sporty. Mobil ini tampil sebagai crossover baru dari Omoda yang kabarnya akan disiapkan dalam pilihan penggerak EV dan hybrid.

Di ajang yang digelar di Capital International Exhibition & Convention Center, Beijing, China, mobil ini diperkenalkan bersama tiga model lain di bawah payung Chery Group. Saat tirai penutup dibuka, versi yang dipajang di atas panggung memperlihatkan label OMODA O4 SHS-H pada pelat nomor, menandakan varian hybrid menjadi sorotan utama pada perkenalan perdana itu.

Varian hybrid jadi fokus utama

Belum banyak informasi teknis yang dibuka ke publik soal Omoda O4. Namun, data yang muncul di panggung Beijing menunjukkan bahwa model ini mengusung teknologi hybrid SHS atau Super Hybrid System.

Teknologi itu disebut sebagai andalan Omoda, sementara di Indonesia Chery memakai nama CSH atau Chery Super Hybrid. Pabrikan mengklaim sistem ini dirancang untuk menjaga efisiensi bahan bakar tetap baik tanpa mengorbankan performa.

Sebagai pembanding, Chery C5 yang memakai teknologi CSH di Indonesia diklaim mampu mencatat konsumsi bahan bakar 20,4 km/liter. Mobil tersebut juga disebut bisa berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam 7,7 detik, sehingga memberi gambaran bahwa pendekatan hybrid Omoda tidak hanya mengejar hemat bahan bakar, tetapi juga respons mesin yang tetap kuat.

Desain tajam dan berorientasi ke pengguna muda

Dari sisi tampilan, Omoda O4 hybrid membawa bahasa desain yang tegas dan futuristis. Garis-garis menyiku terlihat dominan di bagian depan, termasuk pada fascia, lampu utama berbentuk segitiga, dan lampu sein atau DRL yang tampil tipis.

Dua garis tegas pada kap mesin memperkuat kesan agresif pada bagian muka. Secara visual, desain ini memberi karakter yang kuat dan sangat berbeda dari SUV kompak konvensional di kelasnya.

Pada bagian samping dan belakang, garis tajam masih menjadi elemen utama yang membentuk identitas mobil. Kesan keseluruhan yang muncul adalah futuristis, dengan karakter yang tampaknya ditujukan untuk menarik minat generasi muda dan pengguna urban yang mencari mobil berpenampilan menonjol.

Meski begitu, Omoda O4 tidak sepenuhnya meninggalkan nuansa SUV. Fender hitam berukuran proporsional memberi kesan fungsional dan tetap menjaga proporsi bodi agar tidak terlihat terlalu ekstrem.

Fitur kabin ikut menonjol

Bagian interior Omoda O4 juga menjadi perhatian karena menampilkan layar vertikal sebagai pusat sistem hiburan. Layout seperti ini memberi kesan modern dan selaras dengan pendekatan desain eksterior yang serba tajam.

Mobil yang dipajang di Beijing Autoshow itu juga dibekali panoramic glass roof. Elemen ini menambah kesan lapang di dalam kabin dan memperkuat nuansa premium pada SUV kompak tersebut.

Satu detail lain yang mencuri perhatian ada pada tombol start yang diberi penutup berwarna merah. Penggunaan elemen itu kembali memunculkan kesan mirip mobil performa tinggi yang kerap memakai detail serupa untuk menonjolkan karakter sporty.

Ada unsur hiburan yang tak biasa

Omoda juga menyertakan joystick game pada unit yang dipamerkan. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa Omoda 04 kemungkinan akan dibekali beberapa gim yang bisa dimainkan penumpang sebagai bagian dari sistem hiburan.

Jika informasi tersebut benar direalisasikan pada versi produksinya, fitur itu akan menjadi pembeda menarik di segmen SUV kompak. Kehadiran hiburan interaktif seperti ini menunjukkan bahwa Omoda ingin membangun identitas produk yang tidak hanya menonjol di desain dan efisiensi, tetapi juga pada pengalaman berkendara dan kebaruan fitur.

Hingga saat ini, Omoda O4 masih menyisakan banyak ruang untuk penjelasan lebih lanjut, terutama soal spesifikasi lengkap dan perbedaan antara varian hybrid serta EV yang disiapkan. Namun dari debut perdananya di Beijing, model ini sudah menunjukkan arah yang jelas sebagai SUV kompak modern dengan kombinasi desain tajam, teknologi hybrid, dan pendekatan fitur yang menyasar pasar muda perkotaan.

Source: oto.detik.com
Exit mobile version