Volkswagen kembali menegaskan ambisinya di pasar kendaraan listrik China lewat dua model baru yang disiapkan khusus untuk kebutuhan lokal. Dua model itu adalah crossover listrik ID. Aura T6 dan sedan ID. Unyx 09, yang sama-sama masuk dalam strategi besar perusahaan untuk memperkuat lini kendaraan energi baru atau NEV.
Langkah ini muncul saat Volkswagen mendorong peluncuran lebih dari 20 model NEV dalam waktu dekat. Fokus pada pasar China terlihat jelas karena kedua kendaraan tersebut lahir dari pengembangan yang melibatkan entitas berbeda di bawah payung VW di negara itu.
ID. Aura T6 membawa arsitektur baru
ID. Aura T6 dikembangkan melalui kolaborasi FAW-Volkswagen dengan arsitektur listrik dan elektronik CEA hasil kerja sama Volkswagen dan Xpeng. Model ini juga menjadi kendaraan pertama Volkswagen yang memakai arsitektur CEA, yang diklaim dapat memangkas jumlah unit kontrol elektronik hingga 30 persen.
Teknologi itu membuka ruang untuk integrasi kokpit berbasis kecerdasan buatan, pembaruan perangkat lunak over-the-air atau OTA, serta fitur bantuan berkendara yang disesuaikan dengan kondisi pasar China. VW juga membekali model ini dengan sistem bantuan berbasis LiDAR dari Carizon, perusahaan patungan Volkswagen Group dan Horizon Robotics.
Secara visual, ID. Aura T6 tampil sebagai crossover menengah dengan lima kursi dan karakter yang memadukan unsur SUV serta MPV. Siluetnya menonjol lewat overhang pendek, atap landai, dan gagang pintu semi-tersembunyi.
Bagian depan mobil ini memakai lampu utama terpisah dengan strip lampu siang hari yang disebut terinspirasi dari ID.3 Neo. Volkswagen menyebut model ini sebagai BEV atau mobil listrik murni berbasis baterai, meski rincian dimensi dan spesifikasi teknis belum diumumkan.
Seri Aura disiapkan lebih fleksibel
Volkswagen memberi sinyal bahwa keluarga Aura tidak akan berhenti di satu format penggerak. Seri ini nantinya akan mencakup BEV, plug-in hybrid, hingga range extender, sehingga memberi ruang bagi perusahaan untuk menjangkau preferensi konsumen yang berbeda.
Kehadiran ID. Aura T6 juga menunjukkan bagaimana VW mencoba menyesuaikan produk global dengan kebutuhan pasar lokal. Pendekatan ini penting karena persaingan kendaraan listrik di China semakin ketat dan bergerak cepat.
ID. Unyx 09 diposisikan sebagai sedan unggulan
Di jalur berbeda, ID. Unyx 09 datang dari Volkswagen Anhui dan ditempatkan sebagai sedan andalan fasilitas tersebut. Desainnya mengikuti bahasa visual yang selaras dengan ID. Unyx 08, yang sudah lebih dulu dikenalkan.
Model ini menampilkan lampu depan terpisah dengan dua DRL memanjang yang posisinya berdekatan. Garis hitam dari spatbor ke pintu memberi efek visual bodi yang lebih panjang dan memperkuat kesan elegan.
Dengan panjang lebih dari lima meter, ID. Unyx 09 mengusung pintu berpegangan tersembunyi, bentuk sepatbor yang halus, sensor Face ID di pilar B, serta emblem yang dapat menyala. Elemen lain yang menonjol adalah garis atap yang ramping, lampu depan yang menyatu dengan bumper, dan lampu belakang tipis.
Fitur bantuan berkendara jadi nilai jual utama
Volkswagen juga menyematkan sistem bantuan berkendara level 2 pada ID. Unyx 09. Sistem ini mendukung Navigate On Autopilot atau NOA untuk penggunaan di jalan kota maupun tol.
Meski detail lengkapnya belum dibuka, model ini diperkirakan mengikuti konfigurasi ID. Unyx 08. Model sebelumnya menawarkan dua pilihan baterai LFP berkapasitas 82 kWh dan 95 kWh, dengan opsi penggerak roda belakang atau semua roda.
Tenaga yang tersedia berada di kisaran 230 kW atau 308 hp hingga 370 kW atau 496 hp. Jika mengacu pada arah pengembangan itu, ID. Unyx 09 berpotensi menjadi model penting dalam strategi elektrifikasi Volkswagen di China.
Langkah pengenalan dua model baru ini juga tidak lepas dari tekanan performa penjualan VW di China. Penjualan perusahaan tercatat 386.284 unit dan turun 15,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sehingga pembaruan produk menjadi salah satu cara untuk memperkuat posisi di pasar terbesar kendaraan listrik dunia itu.
