Li L9 Livis Meluncur 15 Mei, SUV Flagship Li Auto Andalkan Chip Buatan Sendiri 2.560 TOPS

Li Auto akan resmi meluncurkan SUV flagship terbarunya, Li L9 Livis, pada 15 Mei. Pengiriman kendaraan juga akan dimulai pada hari yang sama, menurut keterangan perusahaan dalam briefing media di ajang Beijing Auto Show.

Model ini pertama kali diperkenalkan ke publik pada 24 April di hari pembukaan Beijing Auto Show. Kehadirannya menandai langkah baru Li Auto di segmen SUV mewah berteknologi tinggi, dengan sejumlah pembaruan pada sistem penggerak cerdas, efisiensi energi, dan sasis.

Posisi baru di lini flagship Li Auto

Li L9 Livis hadir sebagai pengembangan dari keluarga desain khas Li Auto. Model ini diposisikan jauh di atas Li L9 yang saat ini beredar, baik dari sisi teknologi maupun harga.

Li Auto sebelumnya membuka masa pre-order pada Februari dengan banderol 559.800 yuan atau sekitar $81.890. Harga ini lebih tinggi dibandingkan Li L9 versi Pro dan Ultra yang masing-masing ditawarkan mulai 409.800 yuan dan 439.800 yuan.

Perbedaan harga tersebut mencerminkan peningkatan besar pada perangkat keras dan fitur yang ditanamkan. Li Auto menyebut model ini membawa teknologi terbaru perusahaan di bidang kendaraan listrik dan smart driving.

Chip buatan sendiri jadi sorotan utama

Salah satu daya tarik utama Li L9 Livis terletak pada dua chip smart driving M100 buatan internal yang menggunakan proses 5 nanometer. Kombinasi keduanya menghasilkan daya komputasi hingga 2.560 TOPS.

Kapasitas itu disebut jauh melampaui Nvidia Thor-U yang digunakan di pasar arus utama. Dengan dukungan komputasi besar dan empat sensor LiDAR, Li Auto mengatakan mobil ini mampu mengambil keputusan yang lebih presisi dalam kondisi jalan yang kompleks.

Langkah ini juga menunjukkan arah strategi Li Auto untuk mengurangi ketergantungan pada komponen eksternal di area penting seperti bantuan mengemudi cerdas. Pendekatan tersebut memperkuat identitas produk sebagai SUV yang menekankan kendali sistem internal dan integrasi teknologi yang lebih dalam.

Dimensi lebih besar dan efisiensi lebih baik

Secara fisik, Li L9 Livis tampil lebih besar dari pendahulunya. Mobil ini memiliki panjang 5.255 mm, lebar 2.000 mm, tinggi 1.810 mm, dan wheelbase 3.125 mm.

Di sektor penggerak, model ini memakai range extender generasi ketiga 1.5T hasil pengembangan internal Li Auto. Teknologi itu membantu menekan konsumsi bahan bakar menjadi 6,3 liter per 100 kilometer, atau hampir 20% lebih hemat dibandingkan Li L9 saat ini.

Li Auto juga membekali mobil ini dengan baterai 72,7 kWh. Dalam mode listrik murni menurut standar CLTC, jaraknya mencapai 420 kilometer, dan mobil ini mendukung pengisian super cepat 5C.

Dengan tangki penuh dan baterai penuh, jarak tempuh gabungannya diklaim melebihi 1.500 kilometer. Angka ini menempatkan Li L9 Livis sebagai SUV besar yang dirancang untuk kebutuhan perjalanan jauh tanpa sering berhenti mengisi daya.

Suspensi aktif dan sistem chassis drive-by-wire

Di sisi kenyamanan dan kendali, Li L9 Livis memakai sistem suspensi aktif penuh 800 volt. Setiap roda dapat dinaikkan atau diturunkan secara independen, yang membantu meningkatkan stabilitas sekaligus kenyamanan berkendara.

Mobil ini juga menggunakan chassis full drive-by-wire, termasuk steer-by-wire, four-wheel steering, dan sistem pengereman Electro-Mechanical Brake atau EMB. Rangkaian teknologi tersebut dirancang untuk meningkatkan kelincahan, memperbaiki respons kemudi, dan memperkuat aspek keselamatan.

Li Auto menyebut desain redundansi keselamatan diterapkan secara berlapis agar kemampuan pengereman tetap tersedia bahkan dalam kondisi ekstrem. Dalam demonstrasi publik di Beijing Auto Show, Li Xiang, pendiri sekaligus chairman dan CEO Li Auto, juga memperlihatkan fitur anti-pinch pada pintu model ini.

Li Xiang sebelumnya menggambarkan Li L9 Livis sebagai wujud visi Li Auto untuk flagship SUV di era embodied intelligence, dengan tiga terobosan lintas generasi. Dengan peluncuran resmi yang tinggal menghitung waktu, perhatian pasar kini tertuju pada bagaimana teknologi internal buatan Li Auto itu diterima konsumen di segmen premium.

Exit mobile version