Changan Golden Shield Battery, Tahan 600 Ribu Km dan Cas 30-80 Persen Cuma 10 Menit

Changan Automobile mulai menegaskan ambisinya di industri kendaraan listrik lewat pengembangan baterai sendiri yang diberi nama Golden Shield. Baterai ini diperkenalkan pada Guangzhou International Auto Show ke-21 yang berlangsung November 2023 sebagai bagian dari strategi perusahaan untuk menjawab kebutuhan utama pengguna mobil listrik.

Fokus pengembangannya tidak hanya pada kapasitas simpan daya, tetapi juga pada keamanan, efisiensi pengisian, dan ketahanan jangka panjang. Changan menempatkan desain baterai dan kendaraan dalam satu kesatuan agar performa mobil listrik bisa lebih stabil dalam berbagai kondisi pemakaian.

Ketahanan yang Diklaim Tahan Jarak Jauh

Salah satu keunggulan utama Golden Shield Battery ada pada daya tahannya. Changan menyebut baterai ini tetap stabil meski kendaraan telah menempuh jarak hingga 600.000 km.

Perusahaan juga mengklaim umur pakai sel baterainya bisa melampaui 5.000 siklus. Klaim tersebut didukung teknologi pelapisan katoda dengan stabilitas tinggi yang dirancang untuk menjaga performa baterai lebih lama.

Pemantauan Cerdas Berbasis AI

Changan menyematkan sistem manajemen baterai berbasis kecerdasan buatan untuk memantau kondisi baterai secara terus-menerus. Sistem ini diklaim mampu membaca kondisi baterai dengan tingkat kesalahan kurang dari 3 persen.

Selain itu, terdapat lebih dari 20 sistem diagnosis berbasis AI Vehicle-Cloud yang memakai machine learning. Teknologi ini membantu mendeteksi potensi masalah lebih dini dan memperkuat perlindungan selama baterai digunakan.

Fokus Besar pada Keamanan

Aspek keamanan menjadi salah satu poin yang paling ditekankan Changan dalam pengembangan Golden Shield. Pabrikan ini menyebut baterainya sudah digunakan pada lebih dari satu juta kendaraan tanpa insiden overheating.

Changan juga mengklaim tingkat cacat produksinya berhasil ditekan hingga level parts per billion atau PPB. Di sisi lain, sistem proteksi ganda dipasang untuk mengurangi risiko thermal runaway yang kerap menjadi perhatian pada kendaraan listrik.

Efisiensi Struktur dan Ruang Kabin

Teknologi Cell-to-Vehicle atau CTV membuat baterai ini terintegrasi langsung ke struktur kendaraan. Changan menyebut efisiensi integrasi tersebut mencapai 86 persen, sehingga pemanfaatan ruang dapat berjalan lebih optimal.

Baterai ini juga dilindungi Honeycomb Aluminium Shield yang diklaim memiliki tingkat keamanan tiga kali lebih tinggi dibanding standar perlindungan kolong kendaraan C-IASI. Integrasi ini turut memberi dampak pada ruang kabin, termasuk tambahan ruang kepala hingga 11,9 mm.

Pengisian Daya Lebih Cepat

Dari sisi pengisian, Changan memperkenalkan teknologi high-frequency pulse heating yang disebut sebagai yang pertama di dunia untuk membantu pemanasan baterai. Teknologi ini ditujukan agar baterai lebih siap menerima daya, termasuk dalam kondisi suhu rendah.

Hasilnya, pengisian dari 30 persen ke 80 persen diklaim dapat selesai dalam 10 menit. Dalam suhu ekstrem hingga -30 derajat Celcius, pengisian dari 0 persen ke 80 persen tetap bisa dilakukan dengan waktu sekitar 40 menit.

Golden Shield Battery menunjukkan bagaimana Changan mencoba menggabungkan ketahanan, keamanan, dan efisiensi dalam satu paket teknologi baterai. Dengan klaim performance yang kuat di kondisi normal maupun suhu rendah, baterai ini menjadi salah satu langkah penting Changan untuk memperkuat posisinya di pasar kendaraan listrik.

Source: otodriver.com

Berita Terkait

Back to top button