Leapmotor Kian Percaya Diri, Pesanan Baru Dan Eropa Dorong Target 1 Juta Pengiriman

Leapmotor menaruh keyakinan besar pada lonjakan pesanan model baru dan percepatan kapasitas produksi untuk mengejar target pengiriman 1 juta unit per tahun. Pabrikan kendaraan listrik asal China itu menilai performa penjualan pada April cukup kuat untuk mempertahankan ambisi tersebut sepanjang tahun.

Keyakinan itu muncul setelah pengiriman Leapmotor sempat pulih menjadi 50.029 unit pada Maret. Total pengiriman kuartal pertama pun mencapai 110.155 unit, naik 25,82% secara tahunan setelah perusahaan melewati periode musiman yang lemah di awal tahun.

Model baru jadi penopang utama

Founder, chairman, dan CEO Leapmotor, Zhu Jiangming, menyebut permintaan untuk model A10 dan D19 melampaui ekspektasi internal. Permintaan yang kuat ini memberi visibilitas lebih baik terhadap penjualan penuh tahun ini dan memperkuat posisi perusahaan untuk menjaga laju pengiriman.

A10 mulai masuk mode produksi dua shift pada akhir April. Langkah itu mendorong kapasitas harian menjadi lebih dari 1.000 unit, menurut senior vice president Leapmotor, Cao Li.

Cao mengatakan produksi bulanan A10 diperkirakan melampaui 26.000 unit pada Mei. Pada Juni, kapasitasnya diproyeksikan naik lagi ke kisaran 30.000 hingga 36.000 unit.

D19 juga berada dalam fase peningkatan produksi yang cepat. SUV yang menyasar pasar lebih premium itu tidak hanya mencatat pesanan di atas ekspektasi, tetapi juga menunjukkan transaksi aktual yang banyak berada di atas 250.000 yuan atau sekitar $36.620.

Strategi produk makin luas

Leapmotor kini memiliki portofolio yang terbagi ke dalam empat seri utama, yakni A, B, C, dan D. Seri A menyasar pasar level bawah, sedangkan seri D diposisikan untuk mendorong peningkatan citra merek.

Seri B dan C tetap menjadi fondasi penjualan yang stabil agar skala ekonomi perusahaan tetap terjaga. Struktur ini menunjukkan bahwa Leapmotor tidak hanya mengejar volume, tetapi juga berupaya membangun jenjang produk dari segmen massal hingga lebih tinggi.

Di Beijing Auto Show, perusahaan juga meluncurkan Lafa 5 Ultra. Hatchback kompak ini dibanderol mulai dari 118.800 yuan hingga 124.800 yuan.

Lafa 5 Ultra memiliki panjang 4.490 mm, lebar 1.880 mm, tinggi 1.510 mm, dan wheelbase 2.735 mm. Mobil ini memakai motor listrik dengan keluaran maksimum 180 kW dan mampu berakselerasi dari 0 ke 100 km/jam dalam 5,9 detik.

Model tersebut menawarkan dua opsi jarak tempuh, masing-masing 500 km dan 600 km. Fitur bantu mengemudinya juga lengkap, dengan 27 perangkat persepsi termasuk LiDAR serta chip Qualcomm Snapdragon 8650 yang memiliki daya komputasi 200 TOPS.

Ekspor dan Eropa jadi fokus ekspansi

Selain kapasitas produksi, Leapmotor juga menjadikan kualitas layanan sebagai bagian inti strategi. Perusahaan menetapkan metrik kepuasan pengguna sebagai indikator kinerja utama yang ditinjau setiap bulan oleh tim eksekutif.

Fokus ini penting agar pertumbuhan tetap stabil ketika skala pengiriman membesar. Di saat yang sama, Leapmotor melihat pasar luar negeri sebagai mesin pertumbuhan berikutnya.

Zhu mengatakan Eropa telah menjadi kawasan terpenting bagi Leapmotor di luar negeri. Jerman dan Inggris berada di posisi teratas dalam penjualan, sementara kinerja kawasan itu jauh melampaui wilayah lain.

Saat ini, penjualan luar negeri menyumbang lebih dari 36% total penjualan Leapmotor. Perusahaan menargetkan porsi itu meningkat bertahap hingga pasar luar negeri menyumbang 60%.

Zhu menegaskan Leapmotor baru bisa disebut benar-benar global ketika kontribusi penjualan luar negeri mencapai 60%. Target itu akan menjadi tolok ukur utama perusahaan dalam beberapa tahun ke depan.

Leapmotor juga berencana memulai produksi lokal di Spanyol pada kuartal keempat 2026 melalui model perakitan Completely Knock Down atau CKD. Langkah itu akan dibarengi pembangunan sistem operasional lokal yang mencakup manufaktur, logistik, keuangan, dan branding.

Manajemen memperkirakan model-model yang diluncurkan tahun ini, termasuk A05 dan D99 yang dijadwalkan meluncur pada pertengahan tahun, akan menyumbang sekitar 60% dari total penjualan tahunan. Dengan dorongan pesanan kuat, perluasan model, dan ekspansi internasional yang makin agresif, Leapmotor kini menempatkan pertumbuhan global sebagai inti strategi menuju volume pengiriman yang jauh lebih besar.

Terkait