Memilih BBM Shell untuk motor matic tidak bisa asal ikut kebiasaan. Kunci utamanya ada pada kecocokan antara nilai oktan bahan bakar dan rasio kompresi mesin.
Mengacu pada informasi yang dikutip dari laman resmi Honda, bahan bakar sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan mesin. RON 90 cocok untuk rasio kompresi 9-10:1, RON 92 untuk 10-11:1, RON 95 untuk 11-12:1, dan RON 98 untuk kompresi di atas 12:1.
Di SPBU Shell, ada tiga pilihan yang sering jadi pertimbangan pemilik motor matic. Ketiganya adalah Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+.
Panduan memilih BBM Shell untuk motor matic
Motor matic harian umumnya memakai mesin dengan kompresi yang tidak terlalu tinggi. Karena itu, BBM dengan RON 92 kerap menjadi pilihan yang paling aman dan seimbang.
Sementara itu, motor matic bermesin lebih besar membutuhkan angka oktan yang lebih tinggi. Tujuannya agar pembakaran tetap stabil dan mesin tidak mengalami knocking saat bekerja di tekanan lebih besar.
1. Shell Super untuk motor matic harian
Shell Super memiliki nilai oktan RON 92. Dalam artikel referensi disebutkan, BBM ini setara dengan Pertamax dan cocok untuk mayoritas motor matic harian.
Beberapa contoh yang disebut antara lain Honda BeAT, Vario 125, Scoopy, dan Genio. Karakter motor seperti ini umumnya lebih pas memakai bahan bakar yang efisien, mudah digunakan untuk aktivitas harian, dan tetap mendukung umur mesin.
Shell Super juga disebut mengandung teknologi Dynaflex. Teknologi ini dirancang untuk membantu menjaga mesin tetap bersih dari endapan karbon.
Mesin yang lebih bersih biasanya mendukung pembakaran yang lebih stabil. Efek yang sering dicari pengguna adalah tarikan terasa lebih enteng dan konsumsi bahan bakar tetap efisien untuk pemakaian rutin.
2. Shell V-Power untuk motor matic mesin besar
Bagi pemilik motor matic dengan kapasitas mesin lebih besar, Shell V-Power jadi opsi yang lebih relevan. Produk ini memiliki RON 95, sehingga cocok untuk mesin dengan kompresi lebih tinggi.
Artikel referensi mencontohkan motor seperti Honda PCX 160 dan Honda ADV. Pada mesin seperti itu, BBM beroktan lebih tinggi membantu menahan tekanan di ruang bakar tanpa memicu gejala knocking.
Shell V-Power juga disebut punya formula pembersih yang lebih kuat. Selain itu, produk ini diklaim mampu membantu mengurangi gesekan antar komponen mesin.
Dalam penggunaan harian, karakter seperti ini biasanya dibutuhkan oleh motor yang tenaganya lebih besar. Tujuannya bukan hanya mengejar performa, tetapi juga menjaga kerja mesin tetap halus saat dipakai di perkotaan maupun perjalanan lebih jauh.
3. Shell V-Power Nitro+ untuk mesin berperforma tinggi
Shell V-Power Nitro+ berada di level paling tinggi di antara tiga pilihan ini. Produk ini memiliki RON 98 dan ditujukan untuk mesin dengan kompresi sangat padat.
Dalam referensi disebutkan, BBM ini cocok untuk motor matic yang sudah dimodifikasi seperti bore-up atau memang memiliki spesifikasi mesin tinggi. Pada kondisi tersebut, kebutuhan terhadap oktan tinggi menjadi lebih penting agar pembakaran tetap sesuai.
Karakter yang ditawarkan adalah akselerasi yang lebih responsif. Namun, pemakaiannya memang lebih masuk akal jika mesin benar-benar membutuhkan RON setinggi itu.
Karena itu, tidak semua motor matic perlu langsung memakai Nitro+. Jika kompresi mesin belum masuk kategori tinggi, penggunaan BBM ini belum tentu memberi manfaat yang optimal.
Dampak memakai BBM yang sesuai
Pemilihan BBM yang tepat bukan sekadar soal merek. Efeknya berkaitan langsung dengan cara mesin bekerja setiap hari.
Artikel referensi menyebut ada beberapa dampak positif yang bisa dirasakan. Tarikan motor bisa terasa lebih enteng, suara mesin lebih halus saat idle atau putaran rendah, dan endapan karbon bisa lebih minimal.
Endapan karbon yang lebih sedikit membantu menjaga ruang bakar dan sistem injeksi tetap bersih. Kondisi ini penting untuk motor matic yang banyak dipakai stop and go di kemacetan.
Dalam praktiknya, pilihan paling cocok tetap bergantung pada spesifikasi motor. Shell Super lebih pas untuk motor matic harian berkapasitas kecil, Shell V-Power sesuai untuk motor bermesin lebih besar seperti PCX 160, sedangkan Shell V-Power Nitro+ lebih tepat untuk mesin berkompresi sangat tinggi atau motor yang sudah mengalami ubahan performa.
Source: www.suara.com