Motornya Hancur Di Jerez, Marc Marquez Akui Crash Itu Murni Blundernya

Author: Qoo Media

Marc Marquez mengakui dirinya melakukan blunder yang berujung crash pada balapan utama MotoGP Spanyol. Insiden itu membuat motornya rusak parah setelah terseret keluar lintasan dan masuk gravel di tikungan 11.

Padahal, pembalap Ducati Lenovo Team itu sempat tampil meyakinkan sejak start dari posisi terdepan di Circuito de Jerez – Angel Nieto. Ia juga datang dengan modal kuat setelah sebelumnya memenangi Sprint Race, sehingga kelihatannya Marquez sedang berada dalam jalur yang ideal.

Blunder kecil yang berujung besar

Marquez kehilangan kontrol setelah dua lap berjalan. Posisi pimpinan balapan yang sempat ia pertahankan akhirnya direbut Alex Marquez, adiknya sendiri, yang memulai lomba dari posisi kelima.

Momen itu menjadi titik awal masalah. Setelah disalip, Marquez crash di tikungan 11 dan motornya mengalami kerusakan berat saat keluar dari aspal lalu menghantam gravel.

Marquez tidak mencari alasan atas insiden tersebut. Ia menegaskan bahwa jatuhnya dia murni disebabkan kesalahannya sendiri karena terlalu memaksakan kendali di fase awal lomba.

"Itu murni kesalahan saya. Terkadang hal itu terjadi, dan pada putaran-putaran awal balapan, saya mencoba mengendalikan segalanya," ujar Marquez, dikutip dari Crash.

Tekanan untuk terlalu cepat ambil alih balapan

Marquez menjelaskan bahwa insiden itu terjadi karena tekanan yang ia berikan pada dirinya sendiri. Ia mengaku terlalu bernafsu untuk menguasai jalannya balapan sejak awal, meski situasi di lintasan belum sepenuhnya aman.

Sikap agresif itu tidak lepas dari pengamatannya terhadap kecepatan Alex Marquez sepanjang akhir pekan. Menurut Marc, adiknya tampil sangat kuat saat trek dalam kondisi kering dan menunjukkan laju yang sulit diimbangi pembalap lain.

"Saya tahu bahwa Alex lebih cepat daripada siapa pun dalam kondisi trek kering akhir pekan ini," katanya.

Di tengah kondisi itu, Marquez tetap mencoba mengambil pendekatan aman dari sisi hasil. Ia menyebut target realistisnya bukan kemenangan besar, melainkan finis di posisi ketiga atau keempat untuk menjaga perolehan poin.

Fokus beralih ke evaluasi dan konsistensi

Setelah crash, Marquez memilih segera mengalihkan perhatian ke perbaikan performa. Ia ingin memanfaatkan sesi uji coba dan latihan berikutnya untuk melihat apa saja yang masih perlu dibenahi, terutama agar lebih stabil pada hari Minggu.

"Besok kita ada uji coba, di mana kita akan mencoba berusaha lebih keras dan melihat apakah kita bisa berkembang di beberapa aspek, terutama agar bisa lebih konsisten di hari Minggu," ujarnya.

Insiden ini menambah catatan sulit bagi Ducati Lenovo Team pada awal musim. Tim pabrikan itu sedang mengalami paceklik kemenangan karena belum meraih hasil terbaik dari empat balapan utama yang sudah berjalan pada awal musim 2026.

Bagi Marquez, hasil di Jerez menjadi pengingat bahwa kecepatan saja belum cukup jika kontrol balapan tidak dijaga sejak lap-lap awal. Dengan performa Alex Marquez yang kuat dan tekanan di papan klasemen yang terus berlangsung, konsistensi kini menjadi pekerjaan utama yang harus segera dibereskan oleh juara dunia delapan kali itu.

Source: oto.detik.com
Terbaru