Chery Siapkan 13 Model Baru, Strategi Keluarga Global Diperkuat Dari SUV Hingga EV

Chery menyiapkan langkah ekspansi besar dengan fokus baru pada kebutuhan kendaraan keluarga di pasar global. Melalui strategi bertajuk “For Family”, pabrikan asal China itu akan menghadirkan 13 model baru dalam lima tahun ke depan untuk memperkuat jangkauan produknya.

Rencana tersebut diumumkan dalam Chery Brand International Summit 2026 di Wuhu, Anhui, yang dihadiri perwakilan dari 120 negara. Model yang disiapkan mencakup SUV, sedan, dan pikap dengan pilihan mesin bensin, mild hybrid, hybrid, serta kendaraan listrik murni atau EV.

Fokus keluarga jadi arah utama bisnis

Chery menempatkan keluarga sebagai pusat pengembangan produk dan strategi bisnisnya. Pendekatan ini tidak hanya menyasar variasi model, tetapi juga kebutuhan mobilitas yang lebih luas untuk pengguna di berbagai negara.

CEO of Chery Brand, Jeff Zhang, menegaskan bahwa pertumbuhan perusahaan harus dibangun di atas kepercayaan konsumen. Ia menyampaikan, “Angka menunjukkan capaian, tetapi kepercayaan dibangun melalui konsistensi.”

Pernyataan itu memperlihatkan bahwa Chery tidak hanya mengejar volume penjualan. Perusahaan juga ingin menjaga hubungan jangka panjang dengan jutaan keluarga yang telah memakai produknya di berbagai pasar.

Capaian global jadi modal ekspansi

Langkah agresif Chery datang dengan bekal performa bisnis yang kuat. Perusahaan tercatat berada di urutan ke-233 dalam Fortune Global 500 edisi 2024.

Chery juga mempertahankan posisinya sebagai eksportir otomotif China teratas selama 23 tahun berturut-turut. Dalam periode tersebut, total pengiriman perusahaan mencapai 1,344 juta unit.

Basis pengguna global Chery kini telah menembus 18 juta orang. Dari jumlah itu, 4 juta merupakan pengguna kategori keluarga, yang menjadi sinyal penting bagi arah strategi produk terbaru perusahaan.

Kendaraan energi baru terus tumbuh

Selain lini kendaraan konvensional, Chery mencatat lonjakan besar pada penjualan kendaraan energi baru. Penjualannya naik 642 persen secara tahunan dan penetrasi pasarnya telah melampaui 20 persen.

Data ini menunjukkan bahwa elektrifikasi menjadi bagian penting dari strategi Chery ke depan. Karena itu, kehadiran model baru tidak hanya bertumpu pada mesin bensin, tetapi juga pada teknologi hybrid dan EV yang lebih relevan dengan kebutuhan pasar modern.

Ragam pilihan powertrain tersebut memberi ruang bagi Chery untuk menjangkau konsumen yang berbeda-beda. Pendekatan ini juga membuat strategi “For Family” lebih fleksibel dalam menghadapi perubahan preferensi pembeli di berbagai wilayah.

Teknologi mobilitas cerdas ikut dipersiapkan

Pengembangan produk baru tidak berjalan sendiri tanpa dukungan teknologi. Chery juga tengah menggarap baterai solid-state, penggunaan AI agents, dan sistem Valet Parking Driver atau VPD yang terintegrasi.

Inovasi tersebut menunjukkan bahwa perusahaan ingin memperluas posisinya dari sekadar produsen mobil menjadi penyedia solusi mobilitas cerdas. Arah ini selaras dengan kebutuhan konsumen yang semakin mengutamakan efisiensi, kemudahan, dan teknologi pendukung berkendara.

Untuk memperkuat ekosistem itu, Chery menjalin kolaborasi dengan AiMOGA Robotics. Langkah ini menandakan bahwa perusahaan melihat integrasi teknologi sebagai bagian penting dari pengembangan merek jangka panjang.

Ekspansi jaringan tetap jadi prioritas

Di kawasan Asia Tenggara, Chery juga menargetkan penambahan 35 kemitraan internasional baru pada tahun 2026. Target ini disiapkan untuk memperkuat jaringan perusahaan di pasar yang dinilai punya potensi besar.

Indonesia termasuk di antara pasar yang disebut potensial dalam perluasan jaringan tersebut. Dengan kombinasi model baru, teknologi, dan kemitraan, Chery berupaya memperkuat posisi globalnya sekaligus menjaga relevansi di segmen kendaraan keluarga yang semakin kompetitif.

Terkait