Penjualan NEV China Tergelincir 11 Persen, Pasar Menunggu Beijing Auto Show

Penjualan ritel kendaraan energi baru atau new energy vehicle (NEV) penumpang di China turun pada 1-26 April. Data China Passenger Car Association (CPCA) menunjukkan total penjualan ritel mencapai 614.000 unit, turun 11% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya dan 6% dari periode yang sama bulan lalu.

Pelemahan itu terjadi saat pasar otomotif China masih menghadapi tekanan permintaan. Konsumen terlihat menahan keputusan beli karena bersikap wait-and-see menjelang Beijing Auto Show di akhir April, yang memicu penundaan pembelian di segmen kendaraan penumpang.

NEV Masih Lebih Tahan Dibanding Mobil Konvensional

Meski turun, NEV tetap mencatat kinerja yang relatif lebih baik dibanding mobil bermesin pembakaran internal. Pada periode tersebut, tingkat penetrasi ritel NEV mencapai 61,2%, menandakan pangsa pasar kendaraan listrik dan hibrida plug-in masih sangat kuat di tengah pelemahan pasar yang lebih luas.

Secara kumulatif, penjualan ritel NEV penumpang di China sepanjang tahun ini mencapai 2,523 juta unit. Angka itu masih turun 19% dibandingkan tahun lalu, sehingga menunjukkan bahwa perlambatan tidak hanya terjadi pada satu bulan tertentu, tetapi juga terlihat dalam tren sepanjang tahun berjalan.

Pasar Mobil Penumpang Melemah Lebih Dalam

Kondisi yang sama juga terlihat pada pasar mobil penumpang secara keseluruhan. Total penjualan ritel kendaraan penumpang di China pada 1-26 April tercatat 1,004 juta unit, turun 24% secara tahunan dan 19% dibanding periode yang sama bulan sebelumnya.

Sampai 26 April, penjualan ritel kumulatif seluruh mobil penumpang di China untuk tahun ini berada di level 5,226 juta unit. Data itu turun 19% dibandingkan periode yang sama tahun lalu dan memperlihatkan bahwa tekanan pasar tidak hanya menyasar NEV, tetapi juga segmen kendaraan lain.

CPCA mencatat penjualan harian rata-rata pada pekan-pekan awal April masih lemah. Pada 1-6 April, rata-rata penjualan ritel harian mobil penumpang hanya 24.594 unit, lalu naik menjadi 38.159 unit pada 7-12 April, sebelum kembali melambat pada 13-19 April dan 20-26 April.

Persediaan Dijaga, Dealer Masih Tertekan

Di sisi grosir, pengiriman passenger NEV pada 1-26 April mencapai 712.000 unit. Angka ini turun 11% dibanding tahun lalu dan 13% lebih rendah dari periode yang sama bulan sebelumnya, menunjukkan distributor dan pabrikan ikut menyesuaikan laju pasokan.

Total grosir seluruh mobil penumpang di China pada periode yang sama mencapai 1,268 juta unit, turun 15% secara tahunan dan 24% dibanding bulan sebelumnya. CPCA menilai pelemahan grosir ini merupakan respons terhadap penjualan ritel yang lesu sekaligus langkah produsen untuk menahan penambahan stok di dealer.

Faktor Musiman dan Ketidakpastian Konsumen

CPCA menyebut awal April juga terdampak libur Tomb-Sweeping Day yang mengurangi hari jual efektif. Namun, faktor yang lebih besar datang dari perubahan produk dan teknologi yang cepat, sehingga banyak konsumen memilih menunggu model baru.

Kondisi itu semakin kuat setelah sejumlah model baru diluncurkan secara terpusat di Beijing Auto Show pada akhir April. Dalam situasi seperti ini, pasar cenderung bergerak hati-hati karena pembeli ingin melihat opsi terbaru sebelum mengambil keputusan.

Masalah lain muncul di jaringan dealer. CPCA menilai kanal distribusi menjadi tantangan terbesar saat ini karena dua kuartal berturut-turut mengalami penurunan tahunan, sehingga profitabilitas dealer makin sulit dan tekanan operasional terus meningkat di industri otomotif China.

Exit mobile version