Chery kembali menaruh sorotan pada keselamatan keluarga lewat demonstrasi uji tabrak terbuka Tiggo 9 di Chery Crash Safety Laboratory. Yang menarik, pengujian ini memakai skenario tiga kendaraan sekaligus, bukan uji tabrak satu arah seperti tes konvensional.
Uji tersebut digelar dalam rangkaian 2026 International Business Summit dan disaksikan dealer global, media internasional, perwakilan konsumen, serta tamu undangan dari berbagai negara. Chery menempatkan keselamatan sebagai fondasi pengembangan produk melalui semangat “Safety. For Family” yang menjadi bagian dari filosofi “For Family For Love”.
Uji tabrak yang meniru risiko nyata
Skenario yang dipakai dirancang untuk mendekati kecelakaan beruntun yang kerap terjadi di jalan tol maupun persimpangan. Tiggo 9 menerima benturan dari depan oleh Tiggo 7 dengan kecepatan 50 km/jam dan benturan dari belakang dengan kecepatan 40 km/jam secara hampir bersamaan.
Kondisi seperti ini memberi tekanan besar pada struktur bodi, sistem keselamatan, dan respons darurat kendaraan. Karena itu, hasil uji ini dinilai lebih menggambarkan performa keselamatan dalam situasi nyata dibanding pengujian satu arah yang umum dilakukan.
Fondasi keselamatan yang dibangun lama
Chery menyebut keselamatan bukan sekadar standar, melainkan perlindungan nyata bagi keluarga di berbagai kondisi jalan. Karena itu, pengembangan produk tidak hanya mengejar kenyamanan dan teknologi, tetapi juga kemampuan menghadapi situasi berisiko tinggi yang dekat dengan penggunaan sehari-hari.
Komitmen itu didukung safety ecosystem yang dibangun secara berkelanjutan. Selama bertahun-tahun, Chery mengoleksi pencapaian uji tabrak dari lembaga independen seperti Euro NCAP, ANCAP, dan ASEAN NCAP, semuanya dengan peringkat keselamatan bintang lima.
Laboratorium uji dengan cakupan luas
Di balik pengujian tersebut, Chery mengandalkan crash test laboratory yang telah beroperasi sejak 2010 dan disebut sebagai salah satu yang terdepan di Asia. Fasilitas ini memiliki delapan lintasan uji tabrak, kemampuan simulasi multi-arah, dan lebih dari 200 skenario pengujian.
Laboratorium itu juga telah mengantongi sertifikasi dari CNAS, VCA, dan TÜV. Dengan kapasitas tersebut, Chery mengklaim dapat memenuhi regulasi global sekaligus menguji skenario yang lebih kompleks dan mendekati kondisi lapangan.
Daya tarik bagi konsumen keluarga
Pendekatan keselamatan seperti ini dinilai relevan dengan karakter konsumen Indonesia yang menempatkan keluarga sebagai prioritas utama. Dalam konteks itu, faktor keselamatan menjadi pertimbangan penting saat memilih kendaraan, bukan hanya desain, kenyamanan, atau fitur.
Melalui demonstrasi Tiggo 9, Chery ingin menegaskan bahwa perjalanan keluarga yang tenang berawal dari rasa aman yang dapat diandalkan. Perusahaan juga menyatakan akan terus mengembangkan teknologi dan standar keselamatan yang lebih tinggi agar setiap perjalanan keluarga semakin aman, nyaman, dan bermakna.







