Keaslian BPKB mobil kini menjadi titik paling rawan dalam transaksi mobil bekas. Dokumen ini bukan hanya bukti kepemilikan, tetapi juga penanda bahwa unit kendaraan tidak tersangkut masalah hukum.
Risiko menerima BPKB palsu atau duplikat ikut meningkat karena permintaan pasar mobil bekas terus tinggi. Dokumen tiruan juga dibuat dengan kemiripan yang makin presisi, sehingga pemeriksaan sekilas sering tidak cukup untuk memastikan keasliannya.
Kenali tanda fisik BPKB asli
Pembeli perlu melihat detail fisik dokumen resmi dengan teliti sebelum melanjutkan transaksi. BPKB asli umumnya memiliki cover berwarna lebih gelap dengan tampilan solid, tidak kusam, dan tidak buram.
Di halaman pertama, dokumen resmi memuat hologram khusus berwarna abu-abu stabil. Hologram ini tidak berubah warna saat diterawang, dan data identitas pemilik tercetak rapi tanpa bekas penghapusan atau cetak ulang.
Bagian keamanan yang sering luput diperiksa
Keamanan BPKB asli juga muncul di halaman ke-14 saat disinari sinar ultraviolet. Pada bagian itu akan terlihat lambang Korlantas Polri, sementara permukaan kertas di area logo terasa sedikit kasar karena ada pola timbul.
Nomor seri di bawah hologram juga penting diperhatikan. Kode unik tersebut hanya bisa divalidasi melalui sistem resmi Korlantas Polri dan tidak dibagikan bebas kepada publik.
Ciri BPKB palsu yang patut diwaspadai
BPKB palsu biasanya terlihat kurang meyakinkan dari sisi visual. Sampul luarnya cenderung lebih buram dan kualitas cetakannya tidak setajam dokumen standar Kepolisian.
Hologram di halaman depan juga sering menjadi pembeda paling jelas. Pada dokumen tiruan, bagian ini biasanya berubah warna menjadi kekuningan saat diterawang, bukan stabil seperti pada dokumen resmi.
Detail isi dokumen juga bisa membongkar pemalsuan
Pemalsu umumnya hanya mengubah data kendaraan tanpa menyelaraskan data pemilik secara menyeluruh. Akibatnya, isi dokumen sering tampak tidak rapi atau seperti hasil rekayasa digital yang dicetak ulang.
Pada pemeriksaan UV, BPKB palsu tidak akan menampilkan lambang Korlantas Polri. Tekstur kertasnya pun biasanya lebih halus dan tidak memiliki sensasi timbul ketika diraba.
Jangan abaikan format dan nomor seri
Kesalahan lain yang kerap muncul ada pada format tulisan dan susunan nomor seri. Ketidakkonsistenan ini menjadi petunjuk kuat bahwa dokumen tersebut tidak sesuai dengan standar instansi berwenang.
Pemeriksaan menyeluruh pada sampul, hologram, tekstur, tulisan, dan nomor seri menjadi langkah penting agar pembeli tidak salah pilih. Dalam transaksi mobil bekas, ketelitian pada BPKB bisa mencegah kerugian finansial sekaligus risiko hukum yang jauh lebih besar.







