Wuling Eksion Resmi Dijual, SUV 7-Seater Elektrik Ini Dapat Garansi Baterai Seumur Hidup

Wuling resmi membuka babak baru di pasar SUV elektrifikasi keluarga lewat Eksion, model 7-seater yang langsung diposisikan agresif dari sisi harga dan kelengkapan fitur. Kehadirannya menarik perhatian karena menawarkan dua pilihan teknologi, yakni EV dan PHEV, dalam satu lini yang dibidik untuk konsumen keluarga Indonesia.

Yang paling mencolok adalah status Wuling Eksion EV sebagai SUV listrik 7-penumpang termurah di Indonesia. Harga jualnya dimulai dari Rp 389 juta hingga Rp 459 juta, sementara varian PHEV dibanderol mulai Rp 449 juta sampai Rp 499 juta.

Dengan banderol tersebut, Wuling menyasar pembeli yang ingin beralih ke kendaraan elektrifikasi tanpa masuk ke kelas SUV premium. Posisi ini membuat Eksion tampil sebagai alternatif baru untuk keluarga yang membutuhkan kabin lega, teknologi modern, dan biaya masuk yang lebih terjangkau.

Dimensi besar untuk kebutuhan keluarga

Secara ukuran, Eksion bermain di segmen medium SUV 7-seater. Dimensinya disebut mirip Wuling Almaz hingga Toyota Innova Zenix, sehingga cocok untuk penggunaan keluarga maupun mobil harian.

Mobil ini juga berbagi platform dan spesifikasi teknis dengan Wuling Darion yang lebih dulu hadir di pasar global. Menariknya, versi EV Darion justru sedikit lebih mahal, yakni mulai Rp 399 juta hingga Rp 459 juta, sedangkan versi PHEV dipatok sama di kisaran Rp 449 juta sampai Rp 499 juta.

Dua pilihan elektrifikasi dengan karakter berbeda

Varian EV mengandalkan baterai 69,2 kWh yang dipadukan dengan motor listrik bertenaga 204 PS dan torsi 310 Nm. Kombinasi ini membuat Eksion EV dijagokan untuk penggunaan harian di dalam kota sekaligus perjalanan jarak jauh.

Kapasitas baterai besar menjadi salah satu nilai jual utamanya di kelas harga Rp 300-400 jutaan. Bagi konsumen yang mencari SUV listrik dengan daya jelajah lebih optimal, paket ini menjadi salah satu daya tarik paling kuat.

Sementara itu, varian PHEV memakai mesin 1.500 cc yang dikombinasikan dengan baterai 20,5 kWh dan transmisi DHT. Motor listriknya menghasilkan tenaga 197 PS dengan torsi 230 Nm, memberi fleksibilitas bagi pengguna yang belum sepenuhnya siap bergantung pada mobil listrik murni.

Fitur lengkap di kelas harga kompetitif

Salah satu senjata utama Eksion ada pada daftar fiturnya yang sangat panjang untuk harga yang ditawarkan. Fitur standar mencakup suspensi belakang multi-link independent, velg alloy 18 inci, head unit 12,8 inci, Wireless Apple CarPlay, Wireless Android Auto, kamera 360 derajat, electric seat pengemudi, jok kulit warna coklat, auto wiper, kisi AC hingga baris ketiga, TPMS, dan IOV connectivity.

Pada varian tertinggi EX, Wuling menambahkan ADAS, electric tailgate, wireless charging, ventilated seat, dan panoramic sunroof. Paket ini membuat Eksion tampil kompetitif di tengah persaingan SUV elektrifikasi yang makin ramai.

Pilihan warna dan garansi jadi penopang utama

Wuling menyediakan empat pilihan warna untuk Eksion, yaitu Archipelago Blue khusus tipe EX two-tone atap putih, Haze Grey, Frosty White khusus tipe EX two-tone atap hitam, dan Starry Black. Pilihan ini memberi ruang lebih luas bagi konsumen untuk menyesuaikan karakter mobil dengan selera masing-masing.

Di luar fitur dan harga, program garansi menjadi daya tarik besar lain. Wuling memberikan garansi kendaraan 6 tahun atau 150.000 km, lifetime EV/PHEV core component warranty termasuk baterai, serta garansi mesin 8 tahun atau 150.000 km khusus untuk varian PHEV.

Dengan kombinasi harga agresif, kapasitas kabin besar, dua opsi elektrifikasi, dan garansi baterai seumur hidup, Eksion berpeluang kuat menarik perhatian keluarga yang ingin masuk ke segmen SUV modern. Di tengah pasar yang biasanya memaksa pembeli memilih antara SUV listrik mahal atau hybrid premium, model ini hadir membawa opsi yang lebih ramah kantong tanpa mengorbankan fitur utama.

Terkait