Masalah Tersembunyi Di Coyote 5.0, Mesin Gen 3 Bisa Boros Oli Tanpa Bocor

Author: Qoo Media

Banyak pemilik Ford Mustang GT dan F-150 dengan mesin Coyote 5.0 mendapati masalah yang tidak biasa saat servis rutin. Alih-alih sekadar ganti oli, mereka justru menemukan bahwa mesin mereka mengonsumsi oli lebih banyak dari seharusnya.

Masalah ini terutama dikaitkan dengan beberapa mesin Ford Gen 3 model tahun 2018 hingga 2020. Pada kasus tertentu, konsumsi oli bisa melebihi satu quart setiap 3.000 mil tanpa ada kebocoran yang terlihat.

Masalahnya ada di dalam mesin, bukan di lantai garasi

Ford menjelaskan dalam Technical Service Bulletin pada 2019 bahwa kondisi ini bisa muncul saat mesin menciptakan vakum internal yang kuat ketika injeksi bahan bakar sementara dikurangi saat deselerasi. Dalam situasi itu, oli dapat tertarik dari crankcase ke ruang bakar.

Karena tidak ada tanda kebocoran eksternal, banyak pemilik tidak langsung sadar ada yang salah. Mereka baru mengetahuinya saat memeriksa level oli secara aktif atau ketika kendaraan masuk perawatan berkala.

Langkah perbaikan yang diarahkan Ford

Ford meminta dealer memeriksa kendaraan lebih dulu untuk memastikan apakah ada kebocoran. Jika kebocoran ditemukan, masalahnya dianggap berbeda dan perlu penanganan lain.

Jika tidak ada kebocoran, dealer diminta menguras oli mesin, mengganti filter, lalu mengisi ulang oli sebelum memprogram ulang Powertrain Control Module. Pada model tahun tertentu, teknisi juga diarahkan untuk memasang indikator level oli mesin yang diperbarui.

Dampaknya meluas ke keluhan pemilik

Konsumsi oli berlebih ini kemudian menjadi keluhan umum di kalangan pemilik mesin Ford 5.0 Coyote. Karena masalahnya tidak selalu terlihat, banyak pemilik baru sadar setelah menemukan penurunan level oli saat pengecekan rutin.

Situasi itu memicu berbagai keluhan dari pemilik kendaraan. Dalam sejumlah kasus, masalah tersebut juga berkembang menjadi langkah hukum.

Gugatan kelas menyoroti kurangnya pemberitahuan

Sejumlah class action lawsuit telah diajukan dengan tuduhan bahwa kendaraan ini menghabiskan oli dalam jumlah berlebihan. Salah satunya diajukan oleh pemilik Ford F-150 model tahun 2018 hingga 2020 di pengadilan federal Michigan pada Agustus 2025.

Gugatan itu menyebut Ford tidak cukup memberi informasi kepada konsumen dan hanya mengeluarkan technical service bulletin untuk dealer. Para penggugat juga menuduh pemilik tetap harus memantau level oli dengan ketat dan menambah oli lebih sering dari kebutuhan normal di antara jadwal servis.

Meski Coyote dikenal sebagai salah satu mesin V8 terbaik yang pernah dibuat, kasus ini menunjukkan bahwa beberapa varian dan model tahun tertentu tetap memiliki titik lemah yang nyata. Bagi pemilik Mustang GT dan F-150 dengan Gen 3 5.0, pengecekan oli rutin tetap menjadi hal penting karena masalahnya bisa muncul tanpa jejak kebocoran sama sekali.

Terbaru