
Ford kembali jadi sorotan setelah mengumumkan recall massal terhadap 179.698 unit Bronco dan Ranger di Amerika Serikat. Masalahnya ada pada baut penghubung poros penyesuaian ketinggian kursi depan yang berpotensi mengendur lalu terlepas dari sambungan.
Kondisi ini membuat perhatian tertuju pada komponen kecil yang bisa berdampak besar pada keselamatan dan kenyamanan pengemudi. Ford menyebut penarikan ini mencakup Bronco dan Ranger model 2024-2026.
Penyebab teknis pada baut kursi
Ford menjelaskan sumber masalah berasal dari proses produksi pemasok. Saat pemeriksaan torsi dimulai sebelum proses pengeringan selesai, tambalan perekat pada pengikat berulir terganggu.
Gangguan itu dapat membuat baut poros mengendur seiring waktu. Dalam skenario terburuk, baut tersebut bisa terlepas dari sambungannya.
Masalah ini menambah daftar recall Ford yang kembali menyentuh lini kendaraan populer. Bronco dan Ranger selama ini dikenal sebagai model andalan dengan citra tangguh di berbagai kondisi.
Bukan kasus pertama untuk Ford
Penarikan kali ini bukan yang pertama dengan penyebab serupa. Pada Oktober 2025, Ford juga menarik kembali 163.256 unit Bronco keluaran 2021-2023 karena persoalan yang sama.
Lonjakan laporan garansi untuk model tahun 2024 dan 2025 ikut memicu perhatian lebih besar dari pabrikan. Ford mencatat 60 klaim garansi terkait masalah itu.
Meski potensi risikonya dianggap serius, Ford mengonfirmasi belum ada laporan kecelakaan maupun cedera akibat kondisi tersebut. Informasi ini setidaknya meredakan kekhawatiran bahwa masalah itu sudah menimbulkan insiden di jalan.
Langkah perbaikan yang disiapkan
Untuk memperbaikinya, Ford akan meminta pemeriksaan pada baut-baut kursi depan. Prosesnya dimulai dengan melepas jok depan, lalu memeriksa apakah ada baut yang gagal dalam pemeriksaan.
Jika baut tidak lolos inspeksi, mekanik akan menggantinya. Pendekatan ini menandakan fokus Ford ada pada identifikasi komponen yang berisiko sebelum masalah berkembang lebih jauh.
Recall ini juga memperlihatkan bahwa masalah pada satu komponen kecil dapat memicu penarikan dalam skala besar. Dalam kasus Bronco dan Ranger, baut pada area penyesuaian kursi depan menjadi titik krusial yang kini harus diperiksa satu per satu.
Sorotan terhadap catatan recall Ford
Kasus ini muncul saat Ford masih berada di bawah sorotan soal jumlah recall di Amerika Serikat. Pada 2025, Ford tercatat menempati urutan teratas dengan 153 program recall yang melibatkan hingga 12.926.436 unit mobil.
Jika dirata-ratakan, angka itu setara dengan sedikit lebih dari 0,4 recall per hari sepanjang 2025. Dalam hitungan harian, rata-rata 35.414 mobil Ford masuk ke program penarikan kembali.
Jumlah itu jauh di atas Toyota dan Stellantis dalam periode kalender yang sama. Toyota dilaporkan berada di 3.223.256 unit, sedangkan Stellantis 2.776.952 unit.
Source: www.bincangbincangmobil.com








