Peugeot Motocycles memilih Jakarta Selatan sebagai panggung untuk menunjukkan keseriusannya kembali di pasar Indonesia. Melalui PT Permata Otomotif Indonesia (POI), merek roda dua asal Prancis itu resmi membuka dealer flagship pertamanya di Jl. Banjarsari I, Cilandak Barat, dengan konsep 3S yang mencakup Sales, Service, dan Spare-parts.
Pembukaan fasilitas ini menjadi sinyal bahwa Peugeot Motocycles tidak hanya datang membawa produk, tetapi juga jaringan layanan yang lebih lengkap. Pada saat yang sama, perusahaan ikut meluncurkan Django 150 Café Racer 2026 sebagai varian terbaru yang memperkuat fokus mereka di segmen skuter premium.
Sejumlah petinggi Peugeot Motocycles global hadir dalam peresmian tersebut. CEO Peugeot Motocycles Group, Laurent Lilti, menegaskan bahwa Indonesia punya peran penting dalam ekspansi regional, sementara Director APAC, Judah Sangaran, menyebut dealer ini sebagai tonggak penting pengembangan distribusi.
Dealer flagship itu dirancang sebagai fasilitas terpadu untuk konsumen. Di dalamnya tersedia showroom modern, area servis lengkap, gudang suku cadang, dan ruang tunggu yang nyaman.
Dorong layanan purnajual
PT POI menempatkan layanan purnajual sebagai bagian penting dari strategi bisnisnya. Direktur PT Permata Otomotif Indonesia, William Sinanta, menegaskan perusahaan ingin meningkatkan kepuasan pelanggan dan memastikan persoalan lama terkait dokumen kendaraan serta ketersediaan suku cadang tidak terulang.
Dalam waktu dekat, bengkel berkapasitas lima unit akan mulai beroperasi. Operasionalnya didukung satu Head of After Sales dan dua mekanik berpengalaman.
Fasilitas ini juga terbuka bagi pemilik lama Peugeot Django. Mereka dapat memanfaatkannya untuk perawatan rutin.
Di area pamer, Peugeot Motocycles menampilkan lini produk unggulan seperti Django Classic dengan pilihan warna baru. Perusahaan juga memberi sinyal akan menghadirkan satu model tambahan pada Jakarta Fair 2026 mendatang.
Django 150 Café Racer 2026 meluncur
Peluncuran dealer flagship berlangsung bersamaan dengan kehadiran Django 150 Café Racer. Model ini menjadi edisi spesial satu dekade lini Django dan membawa karakter sporty dengan sentuhan desain neo-retro khas Prancis.
Komisaris PT POI, Haryanto Damanik, menjelaskan bahwa varian ini ditujukan bagi pengendara yang menginginkan tampilan stylish tanpa mengorbankan kenyamanan berkendara. Arah desain itu terlihat dari penggunaan detail bergaya café racer yang lebih menonjol.
Secara teknis, Django Café Racer mengandalkan mesin 150cc satu silinder, 4-tak, dengan sistem injeksi. Tenaganya mencapai 12 hp pada 7.500 rpm dan torsi 13 Nm pada 6.000 rpm.
Motor ini juga dibekali sejumlah aksesori khas café racer. Beberapa di antaranya adalah wind deflector, jok single seat, dan spion bar end.
Fitur modern tetap hadir untuk mendukung penggunaan harian. Peugeot Motocycles menyematkan lampu LED, panel instrumen kombinasi analog-digital, dan sistem pengereman ABS.
Untuk pasar Indonesia, Django Classic dijual Rp69.000.000, sedangkan versi Café Racer dibanderol Rp75.000.000 berstatus on the road Jakarta. Selama periode grand opening, konsumen juga bisa mendapatkan free check-up, skema DP ringan, dan paket perlindungan asuransi.
Ekspansi jaringan Peugeot Motocycles tidak berhenti di Jakarta Selatan. PT POI menyiapkan pembukaan dealer baru di Semarang dan Bali untuk memperluas jangkauan ke lebih banyak pelanggan di segmen skuter premium.
Source: www.zigwheels.co.id






